Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peluang Minuman Teh Kombucha Dan Potensinya Sebagai Minuman Kesehatan Pencegah Dan Penyembuh Aneka Penyakit Nasution, Irda Wahidah; Nasution , Nurul Hidayah
Journal of Comprehensive Science Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.381 KB) | DOI: 10.59188/jcs.v1i1.2

Abstract

Teh kombucha merupakan salah satu minuman tradisional yang sangat menarik karena teh ini merupakan hasil fermentasi yang dilakukan oleh kultur simbiotik. Teh kombucha mempunyai nilai gizi lebih tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan dibandingkan dengan teh biasa. Alat-alat yang digunakan dalam melaksanakan penelititan ini, antara lain: pengaduk teh kayu, toples kaca, penyaringan plastik, kain kasa, karet gelang, sendok kayu, timbangan analitik, pH meter, kertas saring, tabung reaksi. Kombucha dibuat dengan menggunakan 5 varian teh yang berbeda, yaitu teh bunga rosela, teh hijau, teh hitam, teh celup sari wangi, teh serbuk Goalpara. Pemanis yang digunakan adalah Gula pasir (merk Gulaku), air dan stater kombucha. Tahapan dalam pembuatan teh kombucha yaitu, perebusan air sebanyak 3 liter hingga 90°C, lalu air ditambahkan gula 450 gram, dan juga memasukkan daun teh yang akan digunakan dan didiamkan selama 5 menit hingga mendidih. Tahapan selanjutnya adalah memindahkan larutan teh ke dalam wadah dan menambahkan starter kombucha 10% dan 1 keping SCOBY di atas larutan teh. Fermentasi dilakukan dalam wadah kaca apabila ingin mendapatkan hasil yang optimal. Menutup mulut wadah fermentasi menggunakan kain dan diamkan 7-14 hari. Terdapat dua tahapan yang terjadi selama proses fermentasi berlangsung yaitu, pembentukan alkohol dan asam laktat. Semakin lama waktu fermentasi dan semakin lama SCOBY terendam di dalam larutan teh kombucha maka akan berdampak pada warna SCOBY. Jenis teh yang berbeda akan memberi warna berbeda pada kombucha. Jika teh yang digunakan memiliki warna yang lebih gelap, selama proses fermentasi SCOBY juga akan terlihat lebih gelap. Saat proses fermentasi kombucha dihasilkan senyawa seperti polifenol, asam organik (asam asetat, asam glukoronat, dll), vitamin, asam folat, asam amino esensial, antibiotik dan enzim yang bermanfaat bagi kesehatan. Diantara manfaat minuman teh kombucha adalah: antioksidan, antibakteri, memperbaiki mikroflora usus, dapat meningkatkan ketahanan tubuh dan menurunkan tekanan darah. Dengan kegunaan yang sangat baik ini, minuman teh kombucha dapat dipertimbangkan sebagai minuman kesehatan pencegah dan penyembuh aneka penyakit.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Budidaya Jamur Tiram di Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara Nasution, Irda Wahidah; Nasution, Nurul Hidayah
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i1.382

Abstract

Mushroom mushrooms, besides having a delicious taste, even similar to chicken meat, also have a nutritious content that is quite beneficial, so today they are a choice for the community as a food worth consuming. This makes the market demand for peanut mushrooms increase, not only from home but also from abroad, which is still a huge opportunity. Besides other advantages, the cultivation method is easy, can be done all year round, and does not require large land. Mushroom mushrooms are quite environmentally tolerant and can be used as primary or secondary work. Dusun VIII Angsana in Bandar Khalipah Village is a village located in Deli Serdang district, North Sumatra. The village community of Bandar Khalipah has a wide variety of occupations to fulfill everyday life, but his wives are mostly ordinary housewives. The method used is to enhance the knowledge and skills of household mothers in the family environment. Household mothers are representatives of the community who can use their free time for useful activities. The population profile in this area is appropriate for acquiring additional knowledge and skills that are useful for improving the quality of life and can also boost the economy. The target is the 8th Angsana Municipality of Bandar Khalipah, which has a total of 30 people composed of different household mothers. These households are expected to be stakeholders who can spread information to other members of the community. The procedure for the implementation of dedication to the community consists of three stages, including a survey and interview, preparation, and execution. Implementation of the program consists of several interactive activities from the beginning of the training activities in the form of tutorials presented in the room as well as practical activities followed by the partner members in the form of practices carried out outside the meeting room. The goal of this program is to continue the consistent mushroom-based culinary endeavors, so that will help the community to be able to engage directly or indirectly in the whole of the mushrooms. Through the various mushmo kulinery endeavors, it is expected to strengthen in the cultivation of fungus that, in the long term, will be very beneficial to all parties, the nature will be sustainable, including the society, and macro will be upgraded in his life. When the mindfulness of fungi can be an excellent product in the village of Bandar Khalipah, then consumers will come not only to travel but also to cook
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Materi Sel Menggunakan Strategi Pembelajaran Praktikum-Presentase-Diskusi yang digunakan untuk Menilai Pemahaman Konsep Siswa Nasution, Irda Wahidah; Nasution, Nurul Hidayah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7151

Abstract

Pemahaman konsep biologi harus diajarkan sejak siswa berada pada sekolah dasar. Siswa-siswa yang berada pada sekolah dasar sedang mengalami periode emas dalam pertumbuhan fisik dan pikiran.  Salah satu variasi pembelajaran yang dapat dilakukan adalah menerapkan metode PPD (Praktikum, metode Presentasi-Diskusi). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan perangkat pembelajaran dari penerapan metode pembelajaran PPD dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-experimental dengan One Group Pretest-Posttest Design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa MA kelas XI tahun akademik 2022/2023. Subjek penelitian dipilih secara acak berjumlah 30 siswa.  Hasil penelitian menunjukkan pengembangan perangkat pembelajaran melalui metode pembelajaran PPD dalam materi sel terbukti berpengaruh dalam meningkatkan penguasaan konsep siswa. Peningkatan penguasaan konsep dapat dilihat dari perubahan tingkat pemahaman siswa dimana diperoleh rata-rata peningkatan penguasaan konsep sebesar 44,18 yang dilihat dari pengetahuan awal (pretest) sebesar 37,12 meningkat setelah diterapkan strategi pembelajaran PPD (posttest) menjadi 83,30. Berdasarkan standar KKM menunjukkan pengembangan perangkat pembelajaran melalui pembelajaran PPD terhadap KKM pada penguasaan konsep berada pada rentang 71-85 yang dinyatakan dalam kategori tinggi