Wijaya, Candra
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KORELASI MOTIVASI KERJA DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN DISIPLIN KERJA GURU Nasution, Sri Rahayu; Wijaya, Candra; Daulay, Nurika Khalila
Research and Development Journal of Education Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v10i1.21055

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) hubungan motivasi kerja dengan disiplin kerja guru (2) hubungan interaksi interpersonal dengan disiplin kerja guru (3 hubungan antara motivasi kerja dengan interaksi interpersonal Mempengaruhi disiplin kerja guru. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif, dan sampel penelitian ini adalah 132 guru. Kuesioner model skala Likert digunakan untuk mengumpulkan data penelitian, dan rumus korelasi product-moment digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel, sedangkan disiplin kerja guru dan beberapa faktor digabungkan untuk menentukan derajat hubungan antar variabel tersebut. seperti motivasi kerja dan komunikasi interpersonal. Relevansi digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) adanya hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dengan disiplin kerja guru; 2) adanya hubungan yang signifikan antara interaksi interpersonal dengan disiplin kerja guru (3) adanya hubungan yang signifikan secara bersama-sama antara motivasi kerja dengan interaksi interpersonal.
STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KEDISPLINAN SISWA MELALUI PROGRAM BERBASIS BUDAYA ISLAMI DI MTSN TANJUNGBALAI Putri, Eka Julia; Wijaya, Candra
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i1.28866

Abstract

Kedisiplinan merupakan aspek penting dalam pendidikan yang tidak hanya mendukung terciptanya suasana belajar yang kondusif, tetapi juga membentuk karakter dan tanggung jawab siswa. Di madrasah, nilai-nilai Islami dapat menjadi landasan strategis kepala madrasah dalam membangun kedisiplinan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi kepala madrasah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa melalui program berbasis budaya Islami di MTsN Tanjungbalai serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menerapkan berbagai strategi dalam merancang program budaya islami seperti pembiasaan ibadah harian (shalat berjamaah, doa bersama, tahfidz, bimbingan keagamaan), pelibatan seluruh komponen madrasah, sistem reward and punishment, kerja sama dengan orang tua, serta evaluasi program secara berkala. Program ini konsisten dalam meningkatkan kedisiplinan siswa meskipun masih menghadapi kendala seperti kurangnya partisipasi aktif siswa akibat rendahnya pemahaman terhadap makna kegiatan. Keberhasilan program sangat ditunjang oleh lingkungan madrasah yang kondusif, kepemimpinan partisipatif kepala madrasah, serta dukungan orang tua. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan persuasif dan konsisten untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan berbasis budaya Islami secara menyeluruh
KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK DI SMA SWASTA BUDYSATRYA MEDAN Rambe, Khoirunnisa Fadila; Wijaya, Candra
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i1.28867

Abstract

Konflik merupakan dinamika yang tidak bisa dipisahkan dari interaksi sosial di lingkungan sekolah. Perbedaan latar belakang, kepentingan, dan cara pandang antarwarga sekolah seringkali menjadi pemicu terjadinya konflik yang dapat mengganggu proses belajar mengajar. Dalam hal ini, keterampilan komunikasi interpersonal kepala sekolah merupakan aspek utama dalam menciptakan suasana sekolah yang harmonis dan produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kepala sekolah di SMA Swasta Budisatrya Medan menggunakan keterampilan komunikasi interpersonal dalam menyelesaikan konflik, strategi yang dilakukan, serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk menganalisis pola komunikasi interpersonal kepala sekolah dalam menyelesaikan konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai mediator, pendengar aktif, dan fasilitator dalam menyelesaikan konflik yang terjadi antara siswa, guru, maupun tenaga kependidikan. Strategi yang digunakan meliputi pendekatan musyawarah, mediasi, komunikasi dua arah, serta pendekatan individual dalam kasus yang sensitif. Faktor pendukung komunikasi interpersonal kepala sekolah antara lain adalah adanya empati, keterbukaan, budaya kekeluargaan, dan kepercayaan dari warga sekolah. Sementara itu, hambatan yang dihadapi berupa perbedaan persepsi, emosi yang tidak stabil, sikap egois, serta minimnya pelatihan formal tentang komunikasi. Selain menyelesaikan konflik, keterampilan komunikasi interpersonal juga membantu membangun hubungan yang lebih dekat antara kepala sekolah dengan warga sekolah. Dengan komunikasi yang efektif, kepala sekolah tidak hanya menyelesaikan konflik yang terjadi, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dan meningkatkan partisipasi dalam komunitas sekolah.
STRATEGI MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DI SMP MUHAMMDIYAH AEK KANOPAN Lativah, Hafni; Wijaya, Candra
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i1.28920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mengkaji strategi manajemen sarana dan prasarana di SMP Muhammadiyah Aek Kanopan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualtatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawanacara, melakukan observasi dan dokumentasi yang melibatkan Kepala madrasah, wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana serta guru. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu strategi manajemen yang baik diterapkan melaui perencanaan yang baik, penggunaan sumber daya yang tepat dan meningkatkan produktivitas. Kemudian penerapan strategi dalam menciptakan motivasi belajar yang optimal serta peran kepala madrasah dalam mendukung penerapan strategi manajemen sarana dan prasarana. Faktor pendukung dalam strategi manajemen sarana dan prasarana yaitu kepala sekolah yang berkomitmen dalam meningkatkan kuallitas pendidikan, serta beberapa fasilitas yang sangat memadai dalam menunjang proses pembelajaran di dalam kelas. Faktor penghambat dalam strategi manajemen sarana dan prasarana yaitu keterbatasan anggaran dan terkadang kurangnya perencanaan yang matang. Jadi penelitian ini tidak hanya mengenai strategi manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatka efisiensi tetapi juga untuk menillai keefektifan penerapan strategi manajemen dalam mendorong keaktifan belajar siswa.
GUIDANCE COUNSELING MANAGEMENT IN ANTICIPATION OF BULLYING AT INTEGRATED ISLAMIC JUNIOR HIGH SCHOOL AD DURRAH MEDAN Munawwarah, Tarisa; Wijaya, Candra
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2025): BENCHMARKING (Author Geographical Coverage: Egypt, Iran and Indonesia)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/benchmarking.v9i1.23937

Abstract

Bullying is a common problem in schools and has a negative impact on student development. The existence of counseling management plays a crucial role in preventing and addressing all forms of bullying that occur within the school environment. This study aims to describe and analyze the implementation of counseling management in anticipating bullying at SMP Islam Terpadu Ad Durrah Medan. The method used is descriptive qualitative with data collection through interviews, observations, and documentation. The research findings show that counseling management is carried out in a structured manner through three main stages: planning, implementation, and evaluation. In the planning stage, an Anti-Bullying Team is formed to develop a program based on student needs assessment. The implementation stage includes the BK Me Time program, Islamic Personal Development, anti-bullying counseling, as well as individual, group, and class counseling services. Evaluation begins with two main stages: first, periodic evaluations conducted each time there is a meeting with the counseling teacher, principal, and student affairs department. Second, an evaluation at the end of the academic year, which aims to assess the final results, including the program’s impact on bullying issues and identify necessary improvements for the following academic year.
KEBIJAKAN PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENGEMBANGKAN VIDEO PEMBELAJARAN DI MAN KOTA BINJAI Juliani, Juliani; Yetty, Milfa; Wijaya, Candra; Syahrapi, Ridho Bayu; Bilbina, Aljaiti; Raisha, Nazwa; Maulana, Rama
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.21034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan dalam peningkatan kecakapan mengajar guru dalam mengembangkan video pembelajaran di MAN Kota Binjai. Fokus penelitian ini mencakup kebijakan pengembangan video pembelajaran, kompetensi guru, serta hambatan dan upaya dalam meningkatkan kompetensi guru. Studi deskriptif kualitatif ini dilaksanakan di MAN Kota Binjai pada tahun pelajaran 2025/2026, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian, dan kesimpulan, serta memastikan kredibilitas data melalui standar keabsahan seperti credibility dan dependability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan peningkatan kompetensi guru mengarah pada pengintegrasian video pembelajaran buatan sendiri ke dalam kelas, serta mendorong guru untuk mengadaptasi pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Namun, partisipasi guru mata pelajaran agama dalam penggunaan video sebagai media pembelajaran masih terbatas. Hambatan utama termasuk kurangnya kompetensi dan literasi digital, serta minimnya pelatihan yang relevan. Upaya yang dilakukan meliputi pengadaan fasilitas dan pelatihan berbasis kebutuhan, seperti workshop penggunaan aplikasi desain video seperti Canva, Capcut, dan PowerPoint Video.