Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

MEMBANGUN CIVIC VIRTUE MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI TRADISI BEAS PERELEK DI KABUPATEN PURWAKARTA Edah Jubaedah; Elly Malihah
Jurnal Education and Development Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.682 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i3.2657

Abstract

Salah satu peran penting dalam Pendidikan Kewarganegaraan adalah menciptakan warga negara yang memiliki jiwa-jiwa kebajikan bagi warga negara yang lainnya atau civic virtue, apalagi di masa pandemi COVID-19 yang memberikan dampak terhadap pendidikan, sosial, budaya, pekerjaan, bahkan juga ketahanan pangan masyarakat. Maka untuk bisa menjaga ketahanan pangan tersebut diperlukannya kontribusi warga negara untuk bisa sama-sama saling memiliki jiwa kepedulian. Salahsatu bentuk kepedulian yang paling nyata adalah dengan membangun civic virtue masyarakat, sebagaimana civic virtue yang telah berkembang lama di Amerika Serikat, pelaksanaan civic virtue bisa dilakukan dalam menggali nilai-nilai dan tradisi masyarakat, salah satunya melalui tradisi Beas Perelek yang masih eksis dilaksanakan di Kabupaten Purwakarta. Maka dalam penelitian ini, penulis mengambil isu bahasan mengenai bagaimana cara membangun civic virtue masyarakat pada masa pandemi COVID-19 melalui tradisi Beas Perelek. Metode yang diambil dalam penelitian ini adalah kajian literatur dengan menggunakan kajian artikel jurnal, berita online, buku dan catatan-catatan lainnya yang berhubungan dengan permasalahan penelitian. Hasil dari kajian literatur dapat disimpulkan bahwa tradisi Beas Perelek yang dilaksanakan di Kabupaten Purwakarta masih dilaksanakan secara terjaga di 17 kecamatan, 183 desa dan 9 kelurahan, dimana bentuk kegiatan tradisi yang dilakukan ialah dengan cara masyarakat memberikan kurang lebih 2,5 deciliter yang dikumpulkan setiap hari sampai dengan pada saat pengumpulannya kurang lebih sebanyak satu cangkir, kemudian dibagikan oleh RT pada pemerintah desa setempat untuk masyarakat yang membutuhkan. Tradisi ini dalam kajian Pendidikan Kewarganegaraan, selain mampu menjaga ketahanan pangan masyarakat, tetapi melalui tradisi ini tentunya dapat membangun civic virtue masyarakat terlebih pada masa pandemi COVID-19.
PENGARUH CALON ARTIS LEGISLATIF TERHADAP PERILAKU PEMILIH MASYARAKAT DI KOTA BANDUNG Edah Jubaedah; Idrus Affandi; Leni Anggraeni
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.544 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3419

Abstract

Aktivitas warga negara tidak terlepas dari politik, pengamalan hak dan kewajiban, serta partisipasi publik. Salahsatu bentuk aktivitas yaitu pemilihan umum 2019 terkhusus di pemilihan umum legislative di kota Bandung, munculnya keterlibatan artis pada dunia politik baik sebagai artis endorsement maupun sebagai artis politik tentunya akan menghasilkan perilaku politik dan perilaku pemilih yang beragam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan terdapat pengaruh calon legislative artis terhadap perilaku pemilih masyarakat di kota Bandung. Hasil penelitian menunjukan pengaruh calon legislatif artis terhadap perilaku pemilih masyarakat kota Bandung memiliki pengaruh yang kuat. Terbukti dari hasil analisis data yang menunjukkan hasil hubungan korelasi sebesar 0,6222 serta menunjukkan H0 di tolak H1 sehingga menunjukan ada hubungan antara calon legislatif artis terhadap perilaku pemilih masyarakat di kota Bandung, sesuai dengan hipotesis yang dibuat oleh peneliti.