Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Karakteristik Kimia Pempek Akibat Penambahan Konsentrasi Ekstrak Kulit Buah Naga Dan Metode Penyimpanan Anak Agung Putu Sri Mahayani; Amelia Nirmalawaty
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 14 No 01 (2021)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.14.01.3584.10-17

Abstract

The part of dragon fruit that is used is only the flesh of the fruit for direct consumption or processing as other food products, while the peel is just thrown away. Based on several research results, red dragon fruit peel is a rich source of polyphenols and antioxidants. The antioxidant activity of the red dragon fruit peel is greater than the activity in the flesh, so the dragon fruit peel can be used as a natural herbal medicine by utilizing the antioxidants inside. The more dragon fruit peel extract is added, the pempek's shelf life is longer than without the addition of dragon fruit peel extract (control), the use of vacuum plastic can increase the shelf life of pempek. Keywords: dragon fruit peel extract, pempek, physical properties, chemical properties
UJI EFEKTIFITAS BOLU KUKUS JUS BUNGA TELANG Amelia Nirmalawaty; Anak Agung Putu Sri Mahayani
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 47, No 2 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v47i2.6358

Abstract

The aim of the research was to determine the effect of adding butterfly pea flower juice to changes in its physical and chemical properties. A completely randomized design with 3 levels of butterfly pea flower juice (3, 6, and 9%) and control treatment was chosen as the experimental method. The hedonic test (taste, aroma, and color) showed the panelists' preference level which was not significantly different in taste and aroma but the addition of 6 and 9% butterfly pea flower juice resulted in a blue color favored by the panelists. The addition of butterfly pea flower juice significantly affected the dough's swellability, texture, moisture content, and fiber content. After the effectiveness test, the addition of 6% telang flower juice is the recommended treatment from the results of this research
Analisa Kimia Bakpia Kering Substitusi Tepung Kulit Buah Naga Amelia Nirmalawaty; Anak Agung Putu Sri Mahayani
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 13 No 01 (2020)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.13.1.2418.15-23

Abstract

The potential of red dragon fruit peels both in terms of antioxidant activity and as sufficient food coloring promising. On the other hand antioxidants, one of which is vitamin C, is very susceptible to high heat. This study aims to determine the content of proximate, fiber and vitamin C from dry bakpia substitution of dragon fruit peels flour. A randomized block design with 4 replications was selected in this study, while the treatment consisted from 3 levels of dragon fruit peels flour substitution, namely 1%, 2%, 3% and control (0%). The results showed substitution of dragon fruit peels flour has no effect on water content, protein, fat, fiber and vitamin C dry bakpia. The 3% substitution of dragon fruit peels flour produces lower carbohydrate levels and significantly different with control, 1% and 2%. The ash content of 3% substitution of dragon fruit peels flour is higher and than significantly different with control and 1% but not significantly different with 2% . The conclusion was substitution of dragon fruit peels flour can be applied to 1- 2% of flour need to increase its nutritional value. Keywords: dragon fruit peels flour, dried bakpia, proximate, fiber, vitamin C
Karakteristik Fisik Bakpia Kering Kulit Buah Naga Amelia Nirmalawaty; Anak Agung Putu Sri Mahayani
SNHRP Vol. 2 (2019): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 2 Tahun 2019
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.05 KB)

Abstract

Kulit buah naga merah kaya akan antioksidan, antosianin serta berbagai vitamin dan mineral seperti halnya daging buahnya, bahkan kandungan total fenol pada kulit buah naga lebih tinggi dibandingkan daging buahnya. Substitusi tepung kulit buah naga pada kulit bakpia kering diharapkan dapat meningkatkan nilai gizi dan tanpa mempengaruhi cita rasanya. Penelitian dilakukan di laboratorium pangan terpadu Universitas 17 Agustus 1945 dalam 2 tahapan. Pada tahap pertama, substitusi tepung kulit buah naga hanya diberikan pada kulit pertama bakpia, yaitu sebesar 3%, 6% dan 9%, sedangkan pada tahap kedua substitusi pada kulit pertama dan kulit kedua, yaitu sebesar 1%, 2% dan 3%. Variabel yang diamati terdiri dari warna, rasa tekstur dan after taste secara organoleptik dan tingkat kekerasan bakpia kering dengan metode penetrometer. Hasil penelitian tahap I menunjukkan bahwa semakin banyak tepung kulit buah naga, warna bakpia kering semakin coklat, tekstur semakin keras, rasa getir di lidah (after taste) meningkat tetapi tidak menimbulkan rasa pahit. Pada penelitian tahap 2, semakin banyak tepung kulit buah naga, warna bakpia kering semakin coklat, tekstur semakin keras dan muncul rasa pahit pada perlakuan 3%. Substitusi tepung kulit buah naga pada kedua kulit bakpia (kulit I dan II) mengakibatkan penurunan kelenturan kulit sehingga lebih sulit dibentuk Kata Kunci : bakpia kering, tepung kulit buah naga, kulit bakpia I dan II
PELATIHAN OLAHAN, DESAIN KEMASAN, WIRAUSAHA DONUT KENTANG DI SMK UNITOMO SURABAYA Wahyu Kanti Dwi Cahyani; Amelia Nirmalawaty; Anak Agung Putu Sri Mahayani; Anita Wulandari
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Juni 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i1.2261

Abstract

Pelatihan dan pendampingan untuk siswa-siswi sangatlah penting untuk meningkatkan ketrampilan. Ketrampilan siswa-siswi dapat digunakan untuk persaingan dalam dunia kerja. SMK Unitomo merupakan mitra prodi Agroindustri Fakutltas Vokasi Untag untuk menyalurkan pengetahuan dan ketrampilan pengolahan produk pangan yang dimiliki. SMK Unitomo belum mengetahui pengolahan dan membutuhkan pelatihan akan pembuatan Olahan Donut Kentang untuk pengetahuan siswa-siwinya. Olahan donut kentang merupakan salah satu frozen food yang memiliki daya simpan lebih lama. Sehingga dapat dikonsumsi kapan saja. Tujuan Pengabdian ini adalah menambah ketrampilan siswa-siswi SMK Unitomo tentang olahan donut kentang, desain kemasan, berwirausaha,dan pengelolaan keuangan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah praktik secara langsung dengan berpedoman pada Cara Produk Olahan yang Baik. Hasil pengabdian ini adalah Meningkatkan pengetahuan tentang pangan frozen food, Mendorong siswa dan siswi SMK UNITOMO untuk berwirausaha frozen food, Menyediakan produk pangan yang higienis dan menarik.
PERMEN JELLY BUAH SIRSAK (Annona muricata L.), KAJIAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP SIFAT FISIK DAN TINGKAT KESUKAAN KONSUMEN Cici Nurul Hidayati; Richardus Widodo; Anak Agung Putu Sri Mahayani; Tiurma Wiliana Susanti P
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 36 No 1 (2026): Jurnal Agroteksos April 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v36i1.1576

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) terhadap tingkat kesukaan konsumen serta sifat fisik permen jelly berbahan dasar buah sirsak (Annona muricata L.). Daun kelor merupakan tanaman yang kaya akan zat gizi seperti vitamin A, C, protein, zat besi, serta senyawa bioaktif seperti flavonoid dan saponin yang memiliki manfaat sebagai antioksidan dan antibakteri. Produk permen jelly dikembangkan sebagai salah satu inovasi pangan fungsional yang dapat meningkatkan konsumsi daun kelor, terutama bagi masyarakat yang kurang menyukai konsumsi sayur dalam bentuk utuh. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap satu faktor, yaitu konsentrasi penambahan ekstrak daun kelor sebanyak lima taraf perlakuan: 0%, 2%, 4%, 6%, dan 8%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun kelor memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap tekstur dan rasa, namun tidak berpengaruh nyata terhadap warna dan aroma. Perlakuan terbaik terdapat pada konsentrasi 2% ekstrak daun kelor yang memberikan keseimbangan antara kandungan gizi tambahan dan tingkat penerimaan konsumen.
Upaya UPAYA MEMPERTAHANKAN KESEGARAN UDANG VANAME DENGAN BUBUK INSTAN KULIT PISANG KEPOK Amelia Nirmalawaty; Rida Samsahas Naini; Anak Agung Putu Sri Mahayani
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 3 (2025): Jurnal Agroteksos Desember 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i3.1491

Abstract

Penelitian ini bertujuan mempertahankan kesegaran udang vaname melalui bubuk instan kulit pisang kapok. Sebelum digunakan sebagai bahan “pengawet”, ekstrak kulit pisang diubah menjadi bubuk instan melalui metode foam mat drying dengan putih telur sebagai bahan pembusa. Rancangan penelitan yang digunakan dalam pembuatan bubuk instan kulit pisang kepok adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan lima taraf konsentrasi putih telur yaitu 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30%. Pada penelitian ini, parameter fisik yang diamati meliputi rendemen, kelarutan, kecepatan larut, dan kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi putih telur tidak berpengaruh signifikan terhadap semua parameter (p > 0,05). Secara deskriptifkonsentrasi 15% menghasilkan rendemen tertinggi (16,82%), kadar air terendah (24,2%), dan kelarutan tinggi (85%). Kecepatan larut tercepat diperoleh pada konsentrasi 10% dan 30% (3,7–4,3 detik). Berdasarkan uji de Garmo, disimpulkan konsentrasi 15% merupakan perlakuan terpilih untuk pengujian kesegaran udang vaname. Uji organoleptic (SNI 01-2346.1-2006) terhadap udang vaname menunjukkan bahwa larutan bubuk instan mampu mempertahankan kenampakan, bau, dan tekstur udang lebih baik dibandingkan kontrol negatif, dan mendekati kontrol positif (perendaman es). Kesimpulannya, konsentrasi 15% putih telur efektif menghasilkan bubuk pengawet instan yang unggul secara fisik dan fungsional, serta berpotensi sebagai pengawet alami yang aman, ekonomis, dan ramah lingkungan.