Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi Patient Safety pada Pasien dan Keluarga Pasien dalam Rangka Pencegahan Insiden Keselamatan Pasien Haryanti, Dwi Yunita; Nugraha, Ely Rahmatika; Sherly, Baiq Ananda; Salsabila, Kanza; Christina, Angel; Supriyanto, M. Adi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17471

Abstract

ABSTRAK Keselamatan pasien merupakan sebuah kegiatan terencana yang ditujukan untuk mencegah terjadinya bahaya terhadap pasien dengan berfokus pada pelayanan kesehatan yang aman, menghindari kesalahan, belajar dari kesalahan yang terjadi dan menjadikan budaya keselamatan yang melibatkan tenaga kesehatan, organisasi, pasien dan keluarga pasien. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan peran pasien dan keluarga dalam pemberian layanan kesehatan untuk menghindari atau memperkecil risiko terjadinya insiden keselamatan pasien. Pengabdian ini dilaksanakan pada hari Rabu, 28 Februari 2024 menggunakan pendekatan edukasi dengan tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari edukasi ini terdapat peningkatan pengetahuan tentang konsep keselamatan pasien dan 6 sasaran keselamatan pasien sebesar 22.5% dan psikomotorik berupa teknik cuci tangan yang benar sebesar 90%. Efektivitas edukasi yang diberikan sebesar 56.25% yang berarti tingkat efektivitas edukasi ini berada dalam kategori sedang. Keluarga merupakan unit terdekat dengan pasien, sehingga keterlibatan keluarga dalam perawatan menjadi sangat penting, terutama untuk menghindari terjadinya insiden keselamatan pasien. Kerjasama dari penyedia layanan, pasien dan keluarga akan menjadi solusi terbaik dalam mewujudkan keselamatan pasien yang juga akan berujung pada kepuasan pasien terhadap layanan yang diberikan serta tercapainya indikator nasional mutu pelayanan kesehatan. Kata Kunci: Edukasi, Sasaran Keselamatan Pasien, Keterlibatan Pasien Dan Keluarga  ABSTRACT Patient safety is a planned activity aimed at preventing harm to patients by focusing on safe health services, avoiding errors, learning from errors that occur and making a safety culture that involves health workers, organizations, patients and patient families. This devotion activity is aimed at increasing the role of patients and families in health care delivery to avoid or minimize the risk of patient safety incidents. This devotion was carried out on Wednesday, February 28, 2024 using an educational approach with the stages of preparation, implementation and evaluation. The results of this education were an increase in knowledge about the concept of patient safety and 6 patient safety goals by 22.5% and psychomotor skills in the form of proper hand washing techniques by 90%. The effectiveness of the education provided is 56.25%, which means that the effectiveness of this education is in the medium category. The family is the closest unit to the patient, so family involvement in care is very important, especially to avoid patient safety incidents. Cooperation from service providers, patients and families will be the best solution in realizing patient safety which will also lead to patient satisfaction with the services provided and the achievement of national indicators of health service quality.  Keywords: Education, Patient and Family Involvement, Patient Safety Goal’s
Faktor Dominan yang Mempengaruhi Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Terapi Komplementer Haryanti, Dwi Yunita; Amaliyah, Evis; Maulana, Muhammad Wahyu
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 6 No. 1 (2022): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v6i1.441

Abstract

AbstrakHasil belajar mahasiswa mencerminkan sejauh mana upaya belajar mereka. Hasil belajar ini dipengaruhi oleh faktor psikologis, keluarga, lembaga dan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor dominan yang berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah terapi komplementer. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji vailiditas dan reliabilitasnya. Jumlah total populasi adalah 146. Sampel diambil dengan random sampling sehingga didapatkan 136 responden. Analisis statistik dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasil uji f didapatkan f hitung 60,168 dengan tingkat signifikansi 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa faktor psikologis, keluarga, lembaga dan lingkungan secara simultan mempengaruhi hasil belajar. Hasil uji t pada faktor psikologis didapatkan t hitung sebesar 6,451, pada faktor keluarga sebesar -0,719 dengan nilai alpha 0,473, pada faktor lembaga sebesar 7,69 dan pada faktor lingkungan sebesar 4,497. Faktor dominan yang mempengaruhi hasil belajar adalah faktor psikologis dengan sumbangan efektif sebesar 35,5%. Upaya memunculkan minat dan motivasi mahasiswa untuk memahami bahwa peran seorang perawat dalam terapi komplementer baik dari segi promosi kesehatan, preventif dan kuratif akan memicu dimensi intrinsik yang berdampak pada hasil belajar yang baik.Kata kunci: Faktor Keluarga, Faktor Lembaga, Faktor Lingkungan, Faktor Psikologis,  Hasil BelajarAbstractStudent learning outcomes reflect the extent of learning efforts. Learning outcomes are influenced by psychological, family, institutional and environmental factors. The purpose of this study was to determine the dominant factors that influence student learning outcomes in complementary therapy courses. Using a cross sectional design, this investigation. employing questionnaires that have undergone validity and reliability testing to gather data. There are 146 people in the whole population, 136 responses were drawn from the sample using random sampling. Multiple linear regression is used in this study's statistical analysis. Results of F test obtained F count 60.168 with significance level 0.000. This shows that psychological, family, institutional and environmental factors simultaneously affect learning outcomes. The results of t test on psychological factors obtained t count 6.451, on family factor -0.719 with α 0.473, on institutional factor 7.69 and on environmental factor 4.497. Dominant factor that affects learning outcomes is the psychological factor with an effective contribution of 35.5%. Efforts to provoke interest and motivation of students to understand that the role of a nurse in complementary therapy in terms of health promotion, preventive and curative will trigger an intrinsic dimension that has an impact on good learning outcomes.Keywords: Environmental, Family, Institutional, Learning Outcomes, Psychological Factor
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Kanker di Instalasi Kemoterapi RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso Islamiyah, Yuniar Ayu; Asmuji, Asmuji; Haryanti, Dwi Yunita
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi terapeutik adalah salah satu komponen penting dalam pelayanan keperawatan berkualitas. Komunikasi terapeutik yang buruk sering kali menyebabkan pasien merasa tidak dihargai, tidak mendapatkan informasi yang cukup, atau tidak memperoleh perhatian yang layak sehingga mempengaruhi motivasi pasien dalam pengobatan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien kanker di Instalasi Kemoterapi RSUD dr. H Koesnadi Bondowoso. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kolerasional cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien kanker yang menjalani kemoterapi di instalasi kemoterapi RSUD dr. Koesnadi Bondowoso sebanyak 43 orang dan sampel pada penelitian ini ditetapkan 39 menggunakan rumus slovin dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk menilai komunikasi terapeutik perawat adalah Global International Therapeutic Communication Scale (GITCS), sedangkan tingkat kepuasan pasien diukur dengan membandingkan kenyataan dengan harapan pasien. Analisis data menggunakan uji statistik spearman rho menunjukkan hasil pahwa p value = 0.002 < 0.05. hasil ini menunjukkan bahwa H1 diterima dengan koefisien korelasi (r) = 0, 489 yang dapat diartikan hubungan cukup. Ada hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien kanker di Instalasi Kemoterapi RSUD dr. H Koesnadi Bondowoso.