Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

The Role of Adaptation Technology to enhance Social and Economic Resilience to Climate Change Marsal, Antonino Pedro; Oluwatosin, Adebayo; Sulani, Sulani
Bulletin of Science, Technology and Society Vol. 3 No. 2 (2024): Bulletin of Science, Technology and Society (August)
Publisher : Metromedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Climate change has had a significant impact on various sectors of life, requiring the development and implementation of adaptation technology as a strategic solution. This research aims to analyze the role of adaptation technology to deal with climate change and its impact on the social and economic life of the community. Using a literature research approach, this research explores the challenges in the development of adaptation technology, the effectiveness of implementation in various sectors, and its contribution to social and economic resilience. The results show that adaptation technologies play an important role in enhancing the productivity of the agricultural sector, strengthening infrastructure against natural disasters, and creating adaptive financial systems to reduce economic risks due to climate change. Adaptation technologies also contribute to raising community awareness of climate change risks and supporting sustainable development policies. Challenges in the implementation of these technology are still great, including limited funding, gaps in access to technology, and lack of policy coordination between central and local governments. More effective strategies are needed to accelerate the adoption of adaptation technology through enhanced investment in research and development, integration of ecosystem-based policy, and active community participation in adaptation planning. With a more inclusive and evidence-based approach, it is expected that adaptation technology can provide more optimal solutions to the challenges of climate change and improve the social and economic resilience of the community
Pengaruh Etos Kerja Islami, Disiplin Kerja, Dan Pembinaan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Mindani, Mindani; Sulani, Sulani; Sunarto, Andang
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan sebuah organisasi sangat erat berkaitan dengan kinerja dari pegawai yang ada dalam organisasi tersebut. Pegawai mengemban tugas dan fungsi dalam organisasi. Meningkatnya kinerja organisasi merupakan indikator dari keberhasilan suatu organisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, menganalisis, dan membuktikan : 1) pengaruh etos kerja Islami terhadap kinerja pegawai, 2) pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, 3) pengaruh pembinaan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai, 4) pengaruh etos kerja Islami, disiplin kerja, dan pembinaan pengembangan karir secara simultan terhadap kinerja pegawai. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Sumber data berasal dari data primer dan data skunder. Populasi dalam penelitian adalah pegawai Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu sebanyak 222 pegawai dan sampel sebanyak 70 pegawai dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling atau pengambilan sampel bertujuan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja Islami, disiplin kerja, dan pembinaan pengembangan karir berpengaruh terhadap kinerja pegawai baik secara parsial maupun simultan. Pengaruh yang diberikan oleh variabel etos kerja Islami, disiplin kerja, dan pembinaan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai sebesar 55,7%; dan sebesar 44,3 % kinerja pegawai dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Supervisi Klinis dalam Meningkatkan Kualitas Mengajar Guru Madrasah Ibtidaiyah Sulani, Sulani; Liana, Reza; Khairiah, Khairiah
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2022): Islamic Education Research
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v7i1.5248

Abstract

The quality of teaching madrasah ibtidaiyah teachers has not been optimal because clinical supervision plays a maximum role. The purpose of this paper is to map and analyze clinical supervision in improving the quality of teaching madrasah ibtidaiyah teachers. Using qualitative methods of descriptive analysis with three descriptive, explanatory and interpretive steps. The results can be concluded that the quality of teaching teachers is influenced by the implementation of clinical supervision, because the implementation of clinical supervision can improve the pedagogical competence of teachers, maximizing the follow-up program of clinical supervision results. Clinical supervision is part of teaching supervision, and clinical supervision emphasizes looking for weaknesses and causes of problems that occur in the learning process and striving for improvements to these weaknesses, so that teachers have a sense of security, and are willing to improve teaching behavior with full awareness and awareness. The quality of teaching teachers can be realized through clinical supervision because clinical supervision focuses on efforts to improve the learning process, and clinical supervision is professional assistance given to teachers who experience obstacles in carrying out learning so that the teacher can overcome the problems he experiences related to the learning process. Thus the author can warn if you want to improve the quality of teaching teachers then increase clinical supervision of madrasah Ibtidaiyah teachers.
REVITALISASI RUANG TERBUKA HIJAU KAMPUS MELALUI PENANAMAN POHON MANGGA DAN JAMBU Mardikaningsih, Rahayu; Gautama, Elly Christanty; Sulani, Sulani; Masithoh, Nurul; Aliyah, Nelud Darajaatul; Yuliastutik, Yuliastutik; Hariani , Mila
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah lingkungan di area kampus menjadi semakin kompleks seiring dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa dan pembangunan infrastruktur yang intensif sehingga ruang terbuka hijau kian menyusut. Berkurangnya vegetasi menyebabkan penurunan kualitas udara, kenaikan suhu, dan menurunnya kenyamanan warga kampus. Lahan kosong yang tidak termanfaatkan juga menjadi sumber debu dan genangan air, memperburuk kerusakan lingkungan. Padatnya aktivitas manusia di kampus menambah tingkat polusi sehingga ekosistem lokal makin rentan terhadap dampak perubahan iklim, minimnya keanekaragaman hayati, serta menurunnya kualitas psikologis mahasiswa dan staf kampus. Dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut, mahasiswa KKN bersama pihak kampus melakukan penanaman pohon mangga dan jambu secara partisipatif. Metode yang diterapkan melibatkan survei lokasi, pemilihan pohon adaptif, perencanaan tugas, dan pelaksanaan penanaman serta perawatan terstruktur. Hasil program menunjukkan keberhasilan penanaman 50 bibit mangga dan 10 bibit jambu di lahan kampus terpilih. Kegiatan ini tidak hanya memperbaiki aspek ekologi dan estetika, tetapi juga meningkatkan edukasi lingkungan serta potensi ekonomi berbasis hasil buah. Diharapkan kegiatan ini menjadi contoh dan inspirasi bagi institusi lain untuk mewujudkan kampus yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.  
PEMBERDAYAAN SOSIAL MELALUI BAKTI SOSIAL SEMBAKO BERBASIS PARTISIPATIF DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI Dirgantara, Febrian; Darmawan, Didit; Khayru, Rafadi Khan; Hardyansah, Rommy; Issalillah, Fayola; Mardikaningsih, Rahayu; Sulani, Sulani; Hariani, Mila
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Z-COVIS) Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Z-COVIS)
Publisher : Penerbit Az-Zahra Media Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diarahkan untuk menjawab tantangan ketimpangan sosial-ekonomi di sekitar kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas bakti sosial pembagian sembako yang dilakukan secara partisipatif oleh mahasiswa dan dosen Universitas Sunan Giri Surabaya (Unsuri). Metode yang digunakan adalah metode partisipatif berbasis kolaborasi, dimana seluruh proses, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, melibatkan unsur mahasiswa, dosen, dan masyarakat penerima manfaat secara aktif. Hasil observasi dan wawancara kemudian menjadi dasar pemetaan kebutuhan masyarakat, sehingga distribusi sembako dapat dilakukan secara tepat sasaran dan transparan. Kegiatan ini terbukti berperan signifikan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah serta meningkatkan kepekaan sosial dan pengalaman belajar mahasiswa di luar kelas. Penguatan interaksi sosial antara sivitas akademika dan masyarakat juga menunjukkan terjadinya proses transfer nilai kemanusiaan serta pembentukan karakter sosial mahasiswa. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan pendekatan berbasis data dan kolaboratif agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan. Studi ini juga merekomendasikan perlunya integrasi berkelanjutan antara pengabdian masyarakat, penelitian, dan pembelajaran untuk mendorong relevansi dan kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan sosial.
Edukasi Green Campus Sebagai Strategi Institusi Dalam Menjaga Lingkungan Kampus Suwito, Suwito; Zarkasyi, Ahmad Fadil; Mujito, Mujito; Elly Christanty; Sulani, Sulani
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i2.15191

Abstract

Kampus ini berfungsi sebagai landasan strategis bagi lembaga pendidikan tinggi dalam upaya melestarikan dan menjaga lingkungan kampus secara berkelanjutan. Konsep Kampus Hijau tidak hanya berfokus pada pengembangan fisik yang ramah lingkungan, tetapi juga melibatkan pendidikan lingkungan. Program ini menerapkan metode Pengembangan Komunitas Berbasis Aset (ABCD), yang menekankan eksplorasi potensi individu, kelompok, dan lingkungan sekitar di Universitas Sunan Giri Surabaya. Program ini juga mendorong kemandirian mahasiswa dalam menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan dan menjadi teladan bagi masyarakat. Kegiatan Kampus Hijau dilaksanakan pada pagi hari, di mana seluruh mahasiswa penerima beasiswa semester pertama berkumpul di depan gedung baru untuk mendengarkan instruksi dari dosen sebelum memulai program. Kegiatan ini memotivasi dan melatih mahasiswa untuk menjadi lebih mandiri dalam berbagai aspek, dengan tujuan menciptakan kampus yang bersih dan nyaman. Kampus yang bersih dan nyaman mendukung proses pembelajaran yang lebih baik. Sebagai hasil dari kegiatan ini, kampus menjadi lebih bersih, dan mahasiswa mengembangkan kesadaran yang lebih besar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan menerapkan kegiatan pembersihan rutin di sekitar kampus, mahasiswa menjadi lebih sadar akan kebutuhan untuk merawat lingkungan sekitar, terutama lingkungan kampus. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan ini diadakan sekali seminggu untuk terus menjaga kebersihan dan kenyamanan kampus.  
AKSI GOTONG ROYONG GENERASI MUDA UNTUK MENGURANGI GULMA DEMI KELESTARIAN KAMPUS Mujito, Mujito; Tirta Jagad Dhita, Muhamad Ricky; Suwito, Suwito; Sulani, Sulani; Jahroni, Jahroni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v5i01.2033

Abstract

The presence of weeds in the campus environment not only reduces aesthetics but also inhibits the growth of main plants through nutrient competition. This program aims to restore the beauty and aesthetics of the campus, as well as foster an environmentally conscious character in the younger generation through this collective action. The method used in this activity is Participatory Action Research (PAR), which involves active participation from students in planning, action, and observation. This technical implementation is carried out through a mutual cooperation mechanism that includes manual weed removal, sweeping, containerization into trash bags, weed waste processing, and weed transportation to the final disposal site. The results of the activity resulted in significant changes in the campus area environment looking neater, cleaner, and more beautiful. And it can be concluded that the participatory approach is effective in campus environmental management, and it is recommended that this action be carried out regularly to realize the vision of a green campus.
GERAKAN MAHASISWA SURABAYA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH SUNGAI BERBASIS IMPLEMENTASI ASSET-BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) Ayu Safitri, Feby Salma; Nurul Izzah, Nazwa; Sulani, Sulani; Catur Rizky, Muhammad; Arifin, Samsul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v5i01.2098

Abstract

Efforts to improve environmental quality through cleanliness and greening activities on campus are an important strategy to foster students’ awareness and active participation. These activities not only enhance poorly maintained environments but also cultivate collective responsibility and create a healthier and more comfortable campus atmosphere. In line with this, the Surabaya Student Movement held on October 3, 2025, aimed to raise public awareness about prohibiting waste disposal into rivers through socialization, environmental education, and collaborative communi ty work. The program applied the Asset-Based Community Develop ment (ABCD) approach, utilizing community potential and partici pation as key assets. Socialization focused on understanding waste types, waste segregation, and implementing the principles of reduce and reuse. The results showed positive community responses, redu ced potential for pollution and flooding, and increased awareness in waste management. This program is considered effective and can be replicated in other areas facing similar environmental challenges.
PROGRAM PENGHIJAUN KAMPUS SEBAGAI STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN KEBERSIHAN DAN KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN Sulani, Sulani; Nur Afiyah, Safitri; Suwito, Suwito; Sarwo, Sarwo; Sudja’i, Sudja’i
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v5i01.2123

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of greening activities at Universitas Sunan Giri Surabaya as a strategic effort to improve campus cleanliness and environmental sustainability. The study employed the Asset Based Community Development (ABCD) approach, positioning students as the main actors who utilized available assets and potentials to support program implementation. Data were collected through field observations and activity documentation. The results indicate that the greening activities successfully enhanced campus environmental quality, increased students’ awareness and concern for cleanliness, and strengthened collaboration among the academic community. In addition to ecological benefits such as healthy plant growth and improved microclimate conditions, the program also served as an effective medium for environmental education and character building. Therefore, campus greening is proven to be an effective strategy for fostering a culture of cleanliness and sustainability and can be replicated continuously to ensure long-term positive impacts.
DUE DILIGENCE AND RISK MITIGATION FOR WINNERS OF COLLATERAL LAND AUCTIONS Suwito, Suwito; Sulani, Sulani; Khayru, Rafadi Khan; Putra, Arif Rahman; Darmawan, Didit
Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Vol. 5 No. 3 (2025): Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/bureau.v5i3.863

Abstract

This study aims to analyze the legal protection afforded to recipients of land rights acquired through execution auctions involving fiduciary security and mortgage rights, focusing on the identification of legal gaps, substantive risks, and the construction of a due diligence mechanism. The method employed is normative legal research utilizing legislative, jurisprudential, and doctrinal approaches. The results indicate that the legal protection for auction winners possesses a strong normative basis within the Mortgage Rights Law and the Fiduciary Security Law, reinforced by Supreme Court jurisprudence that protects auction winners acting in good faith. However, the primary legal gap lies in the imperfection of the land registration system, the existence of unrecorded third-party rights, and vulnerability to procedural defects in the auction. Substantive risks faced by auction winners include ownership disputes, claims from heirs, the presence of physical occupants, as well as uncertainty regarding spatial planning status and tax liabilities. To mitigate these risks, the study formulates an effective due diligence framework encompassing verification of certificate legality, physical and social field inspections, tracing of encumbrances from agreements, and confirmation of spatial compliance. It is concluded that auction winners must transition from reliance on passive legal protection towards an active approach through comprehensive due diligence, while regulators need to enhance transparency regarding auction object information.