Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Fungsi Manajemen Diri Siswa SLTP dalam Memahami Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Mindani, Mindani
AT-TALIM Vol 21, No 1 (2014)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.45 KB) | DOI: 10.15548/jt.v21i1.73

Abstract

In this paper the writer discusses the function of students’ self management in understanding Islamic learning and tries to relate it with general management function as a controlling system in learning.  The indicators of students’ self management function will be seen in the following learning process such as the ability to set the goal of learning, monitor and evaluate the learning activity, and provide self reinforcement. Furthermore, it will also discuss about the implementation of student’s self management through some indicator; students, school and institution in applying learning management. Afterwards, it will also elaborate about to value, management and Islamic value and applying the student’s self management in learning process.Copyright © 2014 by Al-Talim All right reservedDOI: 10.15548/jt.v21i1.73
THE CORRELATION OF THE LECTURERS’ TEACHING METHODS AND COMPETENCIES TO THE STUDENTS’ LEARNING ACHIEVEMENT Mindani Mindani; Zulvia Trinova; Afni Lindra; Alimir Alimir
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 23 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2020v23n1i6

Abstract

Abstract: The lecturers' teaching methods and competencies vary at IAIN Bukittinggi so that it is important to know the correlation of the lecturers’ teaching methods and competencies to the students’ learning achievement at IAIN Bukittinggi. The method used of this research was quantitative method with ex post facto design. This research involved all lecturers and students of IAIN Bukittinggi as population and the sample was consisted of 40 people. The instrument used to collect the data was closed-questionnaire. The data were processed by scoring and inferential analyzing. The finding indicated that most of the lecturers at IAIN Bukittinggi applied lecture, question-answer, discussion, assignment, and problem solving methods. It was also found that the correlation of the lecturers’ teaching methods and competencies to the students’ achievement was only 2.8%. Therefore, there was low correlation of the lecturers’ teaching methods and competencies to the students’ achievement in IAIN Bukittinggi.Abstrak: Metode dan kompetensi mengajar dosen bervariasi di IAIN Bukittinggi sehingga penting untuk mengetahui hubungan antara metode pengajaran dan kompetensi dosen dengan prestasi belajar mahasiswa di IAIN Bukittinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain ex post facto. Penelitian ini melibatkan semua dosen dan mahasiswa IAIN Bukittinggi sebagai populasi dan sampel terdiri dari 40 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner tertutup. Data diproses dengan penilaian dan analisis inferensial. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar dosen di IAIN Bukittinggi menerapkan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, penugasan, dan pemecahan masalah. Ditemukan juga bahwa korelasi antara metode pengajaran dan kompetensi dosen dengan prestasi belajar siswa hanya 2,8%. Oleh karena itu, ada korelasi yang rendah antara metode pengajaran dan kompetensi dosen dengan prestasi siswa di IAIN Bukittinggi.
Penerapan Metode Pemodelaan dalam Pem belajaran Menulis Puisi pada Siswa Kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu inge sherendita inge; mindani mindani mindani; ixsir eliya ixsir
Jurnal Bahastra Vol 3, No 1 (2018): Edisi September 2018
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i1.4125

Abstract

Penerapan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII di MTsN 2 Kota Bengkulu dan  faktor penghambat dan pendukung penerapan metode pemodelan menulis puisi pada siswa kelas VIII di MTsN 2 Kota Bengkulu. Tujuan penelitian mendeskripsikan bagaimana proses pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII di MTsN 2 Kota Bengkulu dan mendeskrisikan apakah prinsip-prinsip metode pemodelan sudah diterapkan dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa pada siswa kelas VIII di MTsN 2 Kota Bengkulu.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang terdiri atas tahap perencanaan, pengumpulan data, proses pelaksanaan, tahapan-tahapan, dan tahap evaluasi penerapan metode pemodelan. Subjek penelitianya yaitu guru dan siswa kelas VIII A MTsN 2 KOTA Bengkulu. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui proses Triagulasi sumber data dan Triagulasi Teknik. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan Metode Pemodelan dalam Pembelajaran Menulis Puisi pada Siswa kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu dapat dikatakan terlaksana dengan baik, dan berjalan dengan semestinya. Hal ini dapat dilihat evaluasi hasil belajar siswa yang diatas rata-rata walaupun ada sebagian siswa yang hasil puisinya kurang menarik. Evaluasi pembelajaran dilakukan dengan penugasan untuk menulis puisi, adapun aspek yang di evaluasi yaitu tulisan yang dihasilkan oleh para siswa berupa kesesuaian isi, judul, kerapian, penggunaan majas dan penggunaan diksi.Kata Kunci: menulis, puisi, metodepemodelan   
Representation of Feminism in the Novel Jatisaba Santi Gusfitasari; Mindani Mindani; Bustomi Bustomi
Jadila: Journal of Development and Innovation in Language and Literature Education Vol. 2 No. 3 (2022): Jadila: Journal of Development and Innovation in Language and Literature Educat
Publisher : Yayasan Karinosseff Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jadila.v2i3.218

Abstract

Background of the problem raised in this research was how the form of feminism and the role of feminism in the novel Jatisaba by Ramadya Akmal. The purpose of this study was to find out how the form of feminism and the role of feminism in the novel Jatisaba by Ramadya Akmal. The method used in this research was descriptive qualitative method, and the approach used in this research was the literary criticism approach of feminism. The data source was the novel Jatisaba by Rmadya Akmal. The data collected in the form of words and quotes. Data collection techniques was in the form of library techniques. The data validity technique was focused on trust testing which consists of two activities, namely increasing persistence and using reference materials. The data analysis technique used the Miles and Huberman analysis model. The results of this study were that the form of feminism and the role of feminism found in the novel Jatiaba by Ramadya Akmal, which was in the form of feminism in the novel, told about a village called Jatisaba, the majority of the population of this village are Indonesian Labor, many Indonesian labor brokers enter the village, one of which was Mae. Many villagers had been victims of violence during their time as migrant workers, both physical and non-physical. The researcher could conclude that women in Jatisaba village experience a lot of physical and non-physical violence. Mae and other Indonesian labor brokers only took advantage of the existing conditions in the village.
KOMPETENSI GURU: FAKTOR PENGHAMBAT IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Asvio, Nova; Sriwahyuni, Eci; Rahmadoni, Jefril; Sugianto, Sugianto; Mindani, Mindani; Wulandari, Isnain
PRODU: Prokurasi Edukasi Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/p-prokurasi.v5i2.8021

Abstract

Pancasila students are a subset of Indonesian students who have global competence and character as defined by Pancasila values across six major dimensions. This study is a literature review that employs the SLR method, which consists of six stages: planning, literature search, criteria assessment (inclusion and exclusion), quality assessment, data collection, and data analysis. The purpose of this research is to learn about the history, steps, and challenges associated with implementing P5. The data analysis results show that P5 implementation is carried out to produce Indonesian students who are competent, have character, and behave in accordance with Pancasila values. P5 consists of four steps: 1) Understanding the Independent Curriculum Outline; 2) Understanding Learning and Assessment; 3) Recognize the evolution of the educational unit's operational curriculum in the Independent Curriculum; and 4) Recognize the evolution of a project to strengthen the Pancasila student profile. Obstacles to implementing P5 are more prevalent in teachers, who are the primary component in shaping the character of Indonesian students.
Penerapan Pendekatan Behavioral dan Kognitif Sosial Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Mindani, Mindani; Puspitasari, Rini; Norvaizi, Ikhrom; Sulistri, Sulistri; Apdasuli, Ririn Rizki; Anggita, Lonie; Handayani, Desika
Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : LP3M STIT Al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/irsyaduna.v5i1.2083

Abstract

Most teachers still apply conventional lecture methods and do not utilize positive behavioral reinforcement techniques or interactive social learning models in Islamic Religious Education learning, so that students' critical thinking skills and ability to connect religious teachings with the context of everyday life are underdeveloped. Recent research shows that these two approaches complement each other in creating an effective and adaptive learning process to the needs of today's students. To see and understand it, by using a qualitative approach, namely descriptive research with a focus on analysis, the author conducted a study. This study uses a literature review as its approach. By reading, recording, analyzing, and utilizing library data collection methods. After being collected, the data is analyzed using a methodology that begins with data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. Both of these approaches have an influence on learning and behavior. However, while behaviorism emphasizes the importance of reinforcement and punishment from the external environment, social cognitive theory emphasizes how individuals actively process and assess information received from their environment. These behavioristic and social cognitive approaches complement each other in Islamic Religious Education learning. The behavioral approach helps understand how behavior can be shaped through external stimuli, while the social cognitive approach explains how internal factors such as thoughts, emotions, and social experiences influence behavior.
Psikologi Pendidikan Islam Di Era Digital: Tantangan Dan Solusi Puspitasari, Rini; Mindani, Mindani; Anshori, Muhammad Farouk Alakbar; Aprisa, Melda Tri; Malasari, Junita; Khoirunnisa, azizah
Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : LP3M STIT Al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/irsyaduna.v5i1.2131

Abstract

This study examines the challenges and solutions of Islamic educational psychology in the digital age, focusing on three core issues: digital distraction, exposure to negative content, and limited teacher digital literacy. Through qualitative literature review and thematic content analysis, the research identifies that gadget addiction and social media/gaming platforms disrupt students' learning focus, moral development, and mental health, contradicting Islamic principles like the preservation of al-'aql (intellect). Educators' unpreparedness to integrate technology with Islamic values further hinders faith-based learning effectiveness. Proposed solutions include: (1) Developing Islamic-based technological platforms (e.g., "TafsirAI") integrating Quran-Hadith content with TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) frameworks; (2) Digital moral education via creative media (e.g., animated Prophet stories) to enhance intrinsic motivation grounded in ihsan (excellence); and (3) Multisector collaboration (education institutions-digital platforms) to filter harmful content. These strategies aim to balance technological advancement with Islamic values, fostering academically proficient, digitally resilient, and ethically grounded students. The study underscores the need for holistic approaches to digital disruption, while acknowledging limitations in sample scope and calling for further research across diverse educational levels.
Dampak Penggunaan Gadget terhadap Emosi Anak Usia Dini di Lingkungan RT 06 Gunung Ayu Bengkulu Selatan Vironica, Wince; Mindani, Mindani; Andani, Fidhia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30103

Abstract

Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi, penggunaan gadget telah menjadi bagian integral, terutama dalam lingkungan keluarga. Setiap lapisan masyarakat termasuk anak-anak telah terpengaruh oleh era modern, yang ditandai oleh meluasnya produk-produk digital seperti gadget. Perkembangan anak usia dini terpengaruh oleh gawai secara beragam dan kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak penggunaan gadget terhadap emosi anak usia dini di lingkungan RT 06 Gunung Ayu Bengkulu Selatan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Penelitian yang akan memberikan manfaat jangka panjang. Analisis regresi dan metode kuantitatif ex-post facto digunakan dalam metodologi penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia dini (3–6 tahun) yang berdomisili di RT 06 Gunung Ayu, Bengkulu Selatan, sebanyak 30 orang. Hasil data menunjukkan bahwa respons emosional anak terhadap penggunaan gadget dipengaruhi sebesar 13,5%, dengan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,135 (13,5%). Hal ini menunjukkan bahwa sejauh mana penggunaan gawai oleh anak memengaruhi emosinya adalah sebesar 13,5%, sedangkan sisanya 86,5% dipengaruhi oleh variabel (faktor) lain.
Analisis Materi Pembelajaran PAI melalui Pendekatan Behavioral dan Kognitif Sosial Puspitasari, Rini; Mindani, Mindani; Latifah, Siti Imroatul; Lestari, Nopita; Triani, Sefti; Sulhani, Sulhani; Siregar, Renal Sipangidoan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang sesuai dengan pendekatan behavioral dan kognitif sosial. Pendekatan behavioral, yang berakar pada teori pembelajaran Pavlov dan Skinner, menekankan pada perubahan perilaku melalui penguatan positif, penguatan negatif, dan pembiasaan. Sementara itu, pendekatan kognitif sosial, yang dipengaruhi oleh teori Bandura, menitikberatkan pada proses belajar melalui observasi, model, dan interaksi sosial. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap materi pembelajaran PAI yang terdapat dalam kurikulum sekolah. Data diambil dari berbagai sumber bahan ajar, buku teks, dan modul yang digunakan oleh guru PAI. Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi unsur-unsur yang sesuai dengan prinsip-prinsip behavioral dan kognitif sosial, serta mengevaluasi efektivitas materi dalam menciptakan pembelajaran yang komprehensif dan interaktif. Oleh karena itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa materi pembelajaran PAI yang efektif memerlukan integrasi kedua pendekatan tersebut untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama Islam di kalangan siswa. Materi yang dikembangkan dengan pendekatan behavioral mampu membentuk perilaku religius yang konsisten melalui pengulangan dan penguatan, serta pendekatan kognitif sosial membantu siswa dalam memahami nilai-nilai tersebut melalui contoh nyata dan pengalaman interaktif.
Pengaruh Metode Edutainment terhadap Kecintaan Anak dalam Pembelajaran Iqra di PAUD Permata Bunda Kota Bengkulu Susanti, Lia; Mindani, Mindani; Andani, Fidhia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh metode edutainment terhadap kecintaan anak dalam pembelajaran iqra. Latar belakang dari penelitian ini didasarkan dari rendahnya minat serta antusiasme anak usia dini terhadap pembelajaran iqra yang masih menggunakan pendekatan konvesional dan terkesan menonton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one group pretest-posttest yang diterapkan pada anak di PAUD Permata Bunda Kota Bengkulu. Intstrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap kecintaan anak dalam mengikuti pembelajaran iqra setelah diterapkannya metode edutainment. hal ini dibuktikan melalui hasil uji independen sampel t-test dengai nilai (t = 2,649 ; p = 0,001), yang mengindikasikan bahwa metode edutainment memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kecintaan anak dalam mengkuti pembelajaran iqra. Temuan ini membuktikan bahwa metode edutainmnet memiliki pengaruh positif serta mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, interaktif ,dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.