Hasdar, Hasdar
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemenuhan Hak-Hak Warga Binaan Pemasyarakatan Melalui Inovasi dalam Lingkup Lapas Kelas IIA Parepare Amima, Luki; Hasdar, Hasdar; Hasbullah, Hidayah Setiani
Vifada Assumption Journal of Law Vol. 1 No. 2 (2023): July - December
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70184/s913hv75

Abstract

Penjara adalah lembaga atau fasilitas yang dirancang untuk menahan, menghukum, dan mengisolasi individu yang dianggap melanggar hukum. Fungsi utama penjara adalah sebagai tempat penahanan sementara bagi narapidana yang menunggu persidangan, tempat menjalani hukuman setelah dihukum, dan sebagai sarana memisahkan individu dari masyarakat agar tidak merugikan diri sendiri atau orang lain. Di masa lalu, penjara adalah sesuatu yang menakutkan bagi penghuni dan masyarakat luar, yang identik dengan kekerasan bagi penduduk. Namun, kini menjelma menjadi lebih manusiawi dalam bentuk lembaga pemasyarakatan dan tetap berada di jalur penegakan HAM untuk penghuininya. Proses transisi dari konsep penjara tradisional ke lembaga pemasyarakatan melibatkan perubahan filosofi dan pendekatan lembaga pemasyarakatan. Pemahaman bahwa perbudakan hukuman harus lebih dari hukuman fisik dan isolasi adalah kunci dalam evolusi ini.
Optimizing ZIS Awareness through Dakwah Communication Strategy: A Case Study of BAZNAS Makassar City Hasdar, Hasdar; Shamad, M. Ishaq; Syamsuriah, Syamsuriah
Journal of Research and Multidisciplinary Vol 8 No 2 (2025): Journal of Research and Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Sembilan Tiga Community

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jrm.v8i2.125

Abstract

Zakat, Infaq, Alms (ZIS), and Other Religious Social Funds (DSKL) are pivotal for equitable welfare distribution and poverty alleviation in Indonesia. However, public compliance remains suboptimal due to uneven awareness. This study explores the da’wah communication strategies employed by BAZNAS Makassar City to enhance public awareness and participation in ZIS and DSKL payments while identifying implementation challenges. Utilizing a qualitative descriptive approach, data were gathered through in-depth interviews, field observations, and documentation involving key informants from BAZNAS Makassar City. The findings reveal that BAZNAS Makassar adopts a multi-channel communication strategy, integrating direct outreach via Zakat Collection Units (UPZ), digital transformation through websites and social media, and strategic collaboration with the Makassar City Government via the Automatic Deduction (PO) System for civil servants' salaries. These strategies are executed through segmented, persuasive, and educational approaches tailored to diverse audience demographics. Despite these efforts, obstacles such as inconsistent participation from volunteer preachers, internal resistance to salary deductions, and low zakat literacy persist. This study suggests that strengthening preacher capacity and diversifying digital communication media are essential for building institutional trust. These findings provide a strategic framework for zakat institutions to develop more adaptive and sustainable communication models in a contemporary religious context. Keywords: Da’wah Communication, Zakat Management, BAZNAS, Public Awareness, ZIS