Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN

POTENSI BAKTERI DENITRIFIKASI DALAM BIODEGRADASI CARBARYL PADA KONDISI ANAEROBIK Agustiyani, Dwi
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 12 No. 3 (2011)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.545 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v12i3.1234

Abstract

Potensi bakteri denitrifikasi dalam mendegradasi senyawa Carbaryl dalam kondisi anaerobik dipelajari. Penelitian diawali dengan aklimatisasi kultur mikroba yang berasaldari tanah pertanian tercemar pestisida di daerah Lembang dan Dieng, dalam media denitrifikasi yang mengandung Carbaryl. Dari hasil aklimatisasi diperoleh 3 kultur mikrobadenitrifikasi (CL, CD dan D3) yang mengindikasikan mampu tumbuh pada media yang mengandung 1000 ppm Carbaryl. Hasil isolasi dari ketiga kultur tersebut diperoleh 10 isolat bakteri murni. Enam isolat bakteri (CL1, CL2, CD1, CD2, D3.1, D3.2) diuji aktivitas denitrifikasi dan kemampuan degradasi Carbaryl pada kondisi anaerobik. Hasilpengujian menunjukkan bahwa keenam isolat bakteri mampu tumbuh dan melakukan aktivitas denitrifikasi serta memperlihatkan indikasi mampu mendegradasi Carbaryl,dengan terbentuknya senyawa 1-Naphtol. Reaksi denitrifikasi dan degradasi Carbaryl berlangsung secara simultan. Ada dua pola perubahan Carbaryl oleh bakteri denitrifikasi yang diuji, yaitu bakteri denitrifikasi yang hanya mampu merombak Carbaryl menjadi 1-Naphthol dan bakteri denitrifikasi yang dapat merombak Carbaryl menjadi 1-Naphthol dan senyawa tertentu lainnya (belum terdeteksi).
EFEK PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK DAN INOKULAN MIKROBATERHADAP PERTUMBUHAN JATI SUPER (Tectona grandis L.f.) PADA LAHAN BEKAS TAILING POND PENAMBANGAN EMAS DI CIKOTOK Supriyati, Dyah; Agustiyani, Dwi
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 11 No. 3 (2010)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.01 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v11i3.1181

Abstract

Experiment using organic fertilizer and microbial community to support the growth of Tectona grandis L.f in the cyanide contaminated-soil has been conducted in gold tailing pond Cikotok. Microbes used in this experiment were mixed of cyanide degradingbacteria,Nitrogen fixing-bacteria, and Phosphat solubilizing-bacteria. The results show that the microbes given in the Tectona grandis L.f plantation was significantly supporting the growth of the plants and reduced cyanide from the contaminated soil, but did not influence the microbe population of the soil.Key word: Phytoremediation, Cyanide, Tectona grandis L.f.
SISTEM KULTIVASI ORGANIK PADA KACANG TANAH (Arachis hypogea L.) DENGAN MEMANFAATKAN TINGKAT KEMATANGAN KOMPOS Agustiyani, Dwi; Martono, Budhi; Rahmansyah, Maman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2012)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.875 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v13i2.1419

Abstract

Untuk mendukung suatu sistem pertanian yang berkelanjutan, praktek pertanian organic dilakukan pada kultivasi kacang tanah. Pada penelitian ini, pengkombinasian antara penggunaan bakteri pelarut fosfat (Pseudomonas sp.), bakteri penambat nitrogen (Rhizobium spp.), dan fungi pendegradasi selulosa (Trichoderma sp. dan Aspergillussp.) digunakan untuk inokulan. Kompos berupa bahan hijauan daun dan limbah kotoran ternak kemudian diformulasikan dengan inokulan untuk digunakan sebagai pupuk hayati. Kompos-matang dan kompos-setengah-matang fermentasi digunakan untuk pengkayaan hara tanah. Penggunaan kompos setengah matang merupakanpraktek semi-on-site-composting di dalam upaya menstimulasi pertum-buhan tanaman. Pengaruh perlakuan pada penelitian ini dievaluasi melalui pertum-buhan tanaman dan hasil polong. Tidak didapat perbedaan yang signifikan di antara perlakuan pupuk hayati, namun seluruh perlakuan memperlihatkan perbedaan yang nyata terhadap kontrol.Oleh sebab itu, praktek pengunaan kompos setengah matang mampu mempersingkat persiapan tanam dan dapat diterapkan pada kultivasi kacang tanah. Penggunaan kompos separuh matang hasil penelitian ini dapat dipraktekan di dalam pengembangan tehnik kultivasi untuk mendukung sistem pertanian berkelanjutan. Kata kunci : pupuk hayati, semi-on-site-composting, sistem pertanian berkelanjutan, Arachis hypogea L. AbstractIn order to support a sustainable agriculture system, an organic farming purpose had been carried out all through groundnut cultivation. In this experiment, the combination of phosphate solubilizing bacteria (Pseudomonas sp.), fixing nitrogen bacteria (Rhizobium spp.), and fungal degrading cellulose (Trichoderma sp. and Aspergillus sp.) were used as inoculant. Organic substrate as a green manure compost and cattle waste was mixing with the inoculant to utilize into biofertilizer improvement. Full and half fermented compost materials designed for soil augmentation. Half fermented compost materials exploited to semi-on-site-composting practice in appropriate to fuel plant growth. Result of the treatment evaluated through plant growth and the pods yield. There have not significant  different among biofertilizer handling, and all have the exclusion to the control. As due