Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Teknologi Internet of Things (IoT) Untuk Pengukuran Amonia Pada Kandang Ayam Jenis Close House : Penerapan Teknologi Internet of Things (IoT) Untuk Pengukuran Amonia Pada Kandang Ayam Jenis Close House Komaludin, Deden
MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Vol. 8 No. 2 (2024): MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/ftk.v8i2.1987

Abstract

Paparan gas berbahaya di kandang dapat menghasilkan ayam yang mengalami penurunan kualitas dan produktivitas, serta lingkup pertumbuhan mengalami keterlambatan dengan munculnya berbagai penyakit pada ayam. Batasan dari kadar amonia untuk lingkungan peternakan sebesar 20 ppm (part per million). Apabila gas amonia yang ada dalam kandang melampaui dari 25 ppm maka berbahaya pada kesehatan ayam boiler. Dengan kadar 30 ppm ayam akan terganggu kesehatannya secara umum. Jika gas amonia mencapai 40-50 ppm maka kan terjadi penurunan pertumbuhan 15% pada ayan boiler. Secara umum jika kelebihan gas amonia pada kandang maka dapat menyebabkan iritasi pada mata dan tenggorokan hewan ternak bahkan bisa menyebabkan kematian pada ayam. Permasalahan ini dapat diatasi dengan memberikan sentuhan teknologi otomasi pada kandang ayam untuk menekan angka kematian produksi ayam boiler pada kelompok ternak ayam.
Sistem IoT Dan Kecerdasan Buatan Terintegrasi Untuk Optimalisasi Kondisi Lingkungan Kandang Ayam Closed House Komaludin, Deden; Sofyan, Hadi
Jurnal Teknologika Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v15i1.446

Abstract

Gas paparan amonia (NH₃) dalam kandang ayam close house dapat menurunkan produktivitas dan meningkatkan mortalitas ayam boiler. Penelitian sebelumnya telah mengembangkan sistem IoT untuk menjaga kadar amonia, suhu, dan kelembaban. Namun, sistem tersebut belum dilengkapi dengan mekanisme pengendalian otomatis berbasis kecerdasan buatan (AI)..Lingkungan kandang ayam close house yang tidak terkontrol dapat meningkatkan kadar amonia (NH₃) dan memicu stres termal pada ayam boiler, menurunkan produktivitas hingga 15%. Penelitian ini sistem IoT berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mengembangkan dan mengendalikan kadar amonia, suhu, serta kelembaban secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem IoT yang terintegrasi dengan pembelajaran mesin algoritma untuk memprediksi kadar amonia dan mengoptimalkan ventilasi serta pemberian pakan secara otomatis. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data secara real-time menggunakan sensor MQ135, DHT22, dan sensor oksigen, serta penerapan algoritma Random Forest untuk analisis prediktif. Sistem terdiri dari jaringan sensor MQ135 (amonia), DHT22 (suhu/kelembaban), dan ESP32 sebagai pengontrol utama, dengan algoritma Random Forest untuk prediksi kenaikan amonia. Hasil uji coba selama 60 hari di kandang komersial menunjukkan akurasi pengukuran 98.7% (RMSE = 0.4 ppm), respon sistem <3 detik, dan penurunan mortalitas ayam sebesar 22%. Sistem ini juga mengoptimalkan konsumsi energi ventilasi hingga 30% melalui mekanisme kontrol berbasis penguatan pembelajaran. Temuan ini membuktikan bahwa integrasi IoT-AI mampu menciptakan lingkungan kandang yang stabil (suhu: 20±1.5°C, NH₃ <15 ppm) sekaligus meningkatkan efisiensi operasional peternakan
Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Perkuliahan Berbasis Website Permadi, Dadi; Wijaya, Masesa Angga; Komaludin, Deden
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 7 No. 1 (2023): PROSIDING NSEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v7i1.3457

Abstract

Di dunia Pendidikan saat ini terutama di perguruan tinggi, penggunaan teknologi sangatlah diperlukan untuk memfasilitasi seluruh civitas akademika. Salah satu perguruan tinggi yang akan menggunakan kemajuan teknologi khususnya dalam media pembelajaran adalah Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Dr Kh Ez Muttaqien. Saat ini pembelajaran perkuliahan masih bersifat konvensional dimana tenaga pendidik melakukan tatap muka bersama mahasiswa, pemberian materi dan pengumpulan tugas masih menggunakan kertas sehingga ketika tenaga pendidik berhalangan hadir maka perkuliahan ditiadakan dan pemberian tugas dan pengumpulan tugas jadi terhambat. Inilah saatnya kemajuan teknologi diperlukan dengan merancang dan membangun Sistem Informasi Manajemen Perkuliahan (SIMPEL) berbasis website. Metode perancangan perangkat lunak yang akan digunakan yakni Waterfall agar mudah melakukan analisis kebutuhan hingga pengujian. Oleh karena itu diperlukan suatu media pembelajaran baru dengan adanya SIMPEL ini maka kegiatan pembelajaran dapat diakses dimana saja dan kapan saja.