Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh penggunaan film dokumenter terhadap hasil belajar IPS SMP Adi, Depict Pristine; Ahmad, Abdurrahman; Anam, Sahrul
JIPSINDO Vol. 8 No. 2 (2021): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v8i2.38819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu pengaruh penggunaan media pembelajaran film dokumenter terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Gending Probolinggo Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Gending Probolinggo  sebanyak 100 siswa, diwakili oleh 59 siswa kelas VIIA dan VIIB sebagai sampel. Teknik sampling ditentukan dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi, observasi dan uji instrument. Uji validitas dilakukan dengan menguji validitas isi melalui aplikasi SPSS for Windows 22. Analsisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas dan Uji T-test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran film dokumenter terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Gending Probolinggo tahun pelajaran 2019/2020.The effect of using documentary films on Social Studies learning outcomes in junior high schoolThis study aims to find out the effect of using documentary film learning media on student learning outcomes for social studies subjects at SMP Negeri 2 Gending Probolinggo for the 2019/2020 academic year. The research was conducted with a quantitative approach with a quasi-experimental method. The population of this study was the seventh grade students of SMP Negeri 2 Gending Probolinggo as many as 100 students, represented by 59 students of grades VIIA and VIIB as samples. The sampling technique was determined by purposive sampling method. Data collection techniques were carried out by means of documentation, observation and instrument testing. The validity test was carried out by testing the content validity through the SPSS for Windows 22 application. Data analysis was carried out through the normality test, homogeneity test and T-test. The results showed that there was a significant influence between the use of documentary film learning media on student learning outcomes in social studies subjects at SMP Negeri 2 Gending Probolinggo for the 2019/2020 school year.
KEEFEKTIFAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 RAMBIPUJI JEMBER Rahmawati, Weni Kurnia; Ahmad, Abdurrahman
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perencanaan karir siswa kelas delapan di SMP Negeri 2 Rambipuji Jember. Pengambilan sampel menggunakan Metode Purposive Sampling Area. Perencanaan karir yang dilakukan sejak dini sangat penting bagi siswa untuk membuat keputusan yang terinformasi tentang jalur pendidikan dan arah karir masa depan mereka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah teknik pemodelan dapat meningkatkan perencanaan karir siswa kelas delapan di kelas A dan B di SMP Negeri 2 Rambipuji Jember. Data yang dikumpulkan untuk penelitian ini meliputi pengujian validitas, reliabilitas, normalitas, dan homogenitas. Analisis deskriptif dengan rumus uji t-test digunakan untuk analisis data. Desain penelitian yang digunakan adalah Desain Eksperimen Kuasi dengan metode Desain Kelompok Kontrol Nonekuivalen. Berdasarkan perhitungan uji t-test menggunakan data dari 64 siswa sebelum perlakuan (pre-test) dan 64 siswa setelah perlakuan (post-test), nilai signifikansi yang diperoleh (2-tailed) adalah 0,000, yang lebih besar dari 0,05. Dengan nilai t yang dihitung sebesar 22,176 yang melebihi nilai t tabel sebesar 1,66, dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap perencanaan karir siswa di kelas A dan B di SMP Negeri 2 Rambipuji Jember setelah menerapkan teknik pemodelan.
DEVELOPMENT OF NON-COGNITIVE DIAGNOSTIC ASSESSMENT BASED ON SOCIAL-EMOTIONAL LEARNING WITH A DIFFERENTIATED INSTRUCTION APPROACH IN SOCIAL STUDIES LEARNING Ahmad, Abdurrahman; Fajarini, Anindya
J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol 12, No 1 (2025): JPIPS
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpips.v12i1.38861

Abstract

Abstract: This research aims to develop a non-cognitive diagnostic assessment instrument based on Social Emotional Learning and Differentiated Instruction to increase students' self-awareness, self-management and social awareness in social studies learning at the SMP/MTs level. This research uses a research and development model modified from the Borg Gall model. The research instruments used were: (1) validation questionnaire for experts, (2) individual test questionnaire for teachers and students, (3) teacher and student response questionnaire, (4) and interview guidelines for teachers and students. The type of data obtained is quantitative and qualitative data. Quantitative data analysis uses descriptive percentage techniques, namely the number of respondents' answers in one item divided by the number of ideal answers in one item. The research results show that the instrument developed meets the validity criteria with an average validation score of 80% for evaluation experts, 76.7% for psychology experts, and 93.3% for language experts. The individual test results obtained a percentage of 90%, which means the instrument is valid or suitable for use. The results of the product use applicability test obtained from teacher and student responses obtained percentages of 89% and 87.6%. This instrument in its applicability shows a high level of validity with quantitative analysis results. This instrument is easy to use and relevant to the conditions of SMP/MTs students. and help them express the emotional and social needs of learners..
Hubungan intensitas penggunaan gadget dan motivasi belajar dengan hasil belajar pada mata pelajaran IPS MTsN 8 Banyuwangi Ahmad, Abdurrahman; Kharisma Lailatul Fadlilah
EQUILIBRIUM : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 1 (2025): Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/equilibrium.v14i1.23564

Abstract

Penelitian ini mengkaji korelasi antara intensitas penggunaan gadget dan motivasi belajar dengan pencapaian akademik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) siswa kelas IX di MTs Negeri 8 Banyuwangi. Penelitian ini didorong oleh meningkatnya prevalensi penggunaan gadget di kalangan siswa, yang dapat memengaruhi proses dan hasil belajar baik secara positif maupun negatif. Selain itu, motivasi belajar sebagai faktor internal berperan penting dalam keberhasilan akademik. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk menelaah hubungan antara intensitas penggunaan gadget dan prestasi belajar IPS; (2) untuk menilai hubungan antara motivasi belajar dan prestasi belajar IPS; dan (3) untuk menganalisis pengaruh gabungan intensitas penggunaan gadget dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar IPS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, serta menerapkan teknik Probability Sampling dengan metode Simple Random Sampling. Ukuran sampel dihitung menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%, sehingga diperoleh 161 siswa dari populasi 270 siswa. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi nilai. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antarvariabel, dengan nilai R sebesar 0,914 dan R² sebesar 0,836, yang mengindikasikan bahwa intensitas penggunaan gadget dan motivasi belajar secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 83,6% terhadap hasil belajar. Temuan ini menegaskan pentingnya penggunaan gadget secara bijak,Penggunaan gadget perlu diarahkan secara terkontrol sebagai media pendukung pembelajaran IPS melalui pengawasan dan pengaturan yang sistematis. Selain itu, peningkatan motivasi belajar siswa perlu dioptimalkan melalui peran guru, dukungan orang tua, dan kebijakan sekolah yang mendukung literasi digital dan pencapaian akademikdan peningkatan motivasi belajar untuk meningkatkan prestasi akademik siswa.