Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Buana Farma

FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI DAUN JELATANG (URTICA DIOICA L.) TERHADAP STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS Akbar, Muh. Rezki Ramadhan Ali; Karim, Suhrah Febrina; Majid, Bahri
Jurnal Buana Farma Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v4i4.1202

Abstract

Closed feet and long-term activities cause sweaty feet and damp conditions around the feet can cause odor. Foot odor is caused by a buildup of bacteria that breeds on damp feet. Some bacteria that cause foot odor include Staphylococcus epidermidis. Nettle leaf fractions (Urtica dioica L.) contain flavonoids, tannins, saponins and alkaloids which work as antibacterials for smelly feet. This research aims to determine whether the nettle leaf fraction (Urtica Dioica L.) can be formulated into a footspray preparation and what the activity of the nettle leaf fraction (Urtica Dioica L.) footspray preparation is on the growth of Staphylococcus Epidermidis bacteria. This research is an experimental research using methods of maceration, fractionation, formulation, evaluation of footspray preparations and testing of bacterial activity at concentrations of 12%, 13% and 14% using the disc diffusion method. The results of this research for formula concentrations of 12%, 13% and 14% meet the requirements for evaluating footspray preparations. Bacterial activity testing at concentrations of 12%, 13% and 14% had an average zone of inhibition of 15.1 mm (strong), 15.5 mm (strong), 16 mm (strong), respectively. It was concluded that the nettle leaf fraction (Urtica dioica L.) could be formulated as a footspray preparation and had antibacterial activity with the average zone of inhibition for each concentration being relatively strong in inhibiting the growth of Staphylococcus Epidermidis bacteria.
POTENSI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN LIP BALM LIOFILISAT KULIT BUAH TERUNG UNGU PANJANG (Solanum melongena L.) DALAM MENANGKAL RADIKAL BEBAS Karim, Suhrah Febrina; Nadjamuddin, Mirfaidah; Ramadhani, Aulia Rezky
Jurnal Buana Farma Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v4i4.1214

Abstract

Perubahan iklim mengakibatkan terjadinya peningkatan radiasi sinar ultraviolet (UV) yang menyebabkan kerusakan kulit akibat radikal bebas. Radikal bebas memberikan efek berupa pigmentasi pada Kulit, terutama pada kulit bibir sehingga warna bibir menjadi hitam serta pecah-pecah. Pigmentasi kulit bibir ini dapat dicegah dengan penggunaan tabir surya dalam bentuk lip balm. Lip balm merupakan salah satu produk lip care yang digunakan untuk mencegah serta mengatasi bibir kering dan pecah-pecah yang disebabkan oleh fungsi dari perlindungan pada bibir yang buruk. Kulit Terung Ungu panjang merupakan salah satu antioksidan alami yang mempunyai kandungan nasunin yang termasuk senyawa golongan flavonoid. Nasunin memiliki fungsi sebagai antioksidan alami yang 150 kali lebih kuat dari flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi aktivitas Antioksidan liofilisat kulit buah terung ungu panjang dalam menghambat radikal bebas dan memenuhi uji stabilitas fisik maupun kimia sediaan lip balm. Liofilisat kulit buah terung ungu panjang diformulasikan dengan variasi konsentrasi 2%, 4 % dan 6 % dilanjutkan dengan evaluasi sediaan secara fisik maupun kimia yang meliputi Uji Organoleptik, pH, Titik Lebur, Homogenitas, Daya Sebar dan Cycling Test. Setelah itu dilakukan Uji Potensi Aktivitas Antioksidan dari Liofilisat kulit buah terung ungu panjang melalui kemampuannya dalam mengangkal Radikal bebas dengan metode DPPH. Hasil penelitian yang didapatkan adalah Ekstrak kulit Buah Terung ungu panjang dapat dibuat dalam sediaan lip balm stabil secara fisik dan Kimia serta Sediaan lip balm ekstrak kulit Buah Terung ungu dapat memberikan aktivitas antioksidan paling efektif dengan metode DPPH pada konsentrasi ekstrak 6% dengan nilai IC50 sebesar 41,683 ppm dengan kategori sangat kuat
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN BODY SCRUB CREAM FRAKSI ETANOL DAUN JAMBU AIR (Syzygium aqueum) DENGAN METODE DPPH Mangago, Adventiani; Karim, Suhrah Febrina; Sirajuddin, Mutmainnah
Jurnal Buana Farma Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v4i4.1216

Abstract

Antioksidan adalah substansi yang diperlukan tubuh untuk menetralisir radikal bebas dan mencegah kerusakan sel normal, protein, dan lemak oleh radikal bebas. Daun jambu air (Syzygium aqueum) merupakan salah satu tanaman yang mempunyai aktivitas antioksidan karena memiliki kandungan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi body scrub cream fraksi etanol daun jambu air (Syzygium aqueum) sebagai antioksidan dan untuk mengetahui aktivitas antioksidan body scrub cream fraksi etanol daun jambu air (Syzygium aqueum). Metode penelitian ini secara eksperimental, dimulai dengan daun jambu air (Syzygium aqueum) diekstraksi menggunakan pelarut etanol 96% dengan metode maserasi, dilanjutkan dengan fraksinasi menggunakan pelarut etanol, n-heksan dan etil asetat lalu dibuat sediaan body scrub cream dengan konsentrasi ekstrak formula I, II, III berturut-turut 1%, 2% dan 3%. Pada penelitian ini uji stabilitas fisik body scrub cream meliputi uji organoleptis diperoleh hasil beraroma jambu dan tekstur semi padat, uji homogenitas diperoleh hasil homogen, uji pH diperoleh hasil sesuai dengan standar pH yaitu 4,5-7, uji daya sebar diperoleh hasil sesuai dengan persyaratan yaitu 5-7 cm dan cycling test yang dilakukan secara 6 siklus 12 hari. Berdasarkan hasil pengukuran aktivitas antioksidan maka didapatkan hasil nilai IC50 pada formula I, formula II, formula III, vitamin C secara berturut-turut yaitu 46,7602 µg/mL, 21,1618 µg/mL, 6,1973 µg/mL, 4,1727 µg/mL. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa fraksi etanol daun jambu air (Syzygium aqueum) dapat diformulasikan sebagai sediaan body scrub cream yang stabil secara fisika dan kimia serta memiliki aktivitas antioksidan paling efektif pada formula III dengan nilai IC50 sebesar 6,1973µg/mL.