Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI PERMAINAN KOLASE BAHAN BEKAS STUDI LITERATUR Putri, Rania
Jurnal Golden Age Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i2.3705

Abstract

Anak usia dini adalah masa keemasan (golden age), masa yang memberikan pengaruh besar terhadap kualitas perkembangan anak selanjutnya, sehingga pemberian stimulasi yang cukup dan benar akan membantu pertumbuhan dan perkembangan yang sesuai aspek perkembangan anak, salah satunya yaitu meningkatkan motorik halus anak. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia dini melalui permainan kolase bahan bekas. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini yaitu  kajian pustaka, dengan cara mencari, mengumpulkan dan memilih artikel jurnal sebagai bahan pustaka yang kemudian dianalisis untuk memecahkan suatu masalah. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak dapat meningkat melalui kegiatan kolase bahan bekas, seperti anak dapat menempel sesuai dengan pola yang ada dan anak dapat menggunakan tangan kanan dan kiri secara bersamaan. Sehingga kegiatan kolase dengan bahan bekas sangat disarankan untuk digunakan sebagai metode dalam upaya meningkatkan motorik halus anak usia dini.
Program Pengembangan Kemampuan Menulis Kelompok B Pada Masa Pandemi Di R.A. Al-Hidayah Putri, Rania; Hafidah, Ruli
Jurnal Golden Age Vol 5, No 01 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i01.2977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program pengembangan yang guru berikan untuk meningkatkan kemampuan menulis permulaan pada anak kelompok B di TK. Rumusan masalah penelitian ini yaitu bagaimana program pengembangan yang guru berikan dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan pada anak kelompok B pada masa pandemi serta bagaimana kemampuan yang sudah anak capai dari implementasi program pengembangan tersebut. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B, R.A. Al-Hidayah yang berjumlah 6 murid, terdiri dari 4 anak perempuan dan 2 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik observasi dan wawancara. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa program pengembangan dalam meningkatkan kemampuan menulis anak di RA Al-Hidayah yaitu menggunakan metode demonstrasi, metode meniru tulisan, serta metode mendikte.
Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Melalui Media Pembelajaran Kotak Pintar Putri, Rania; Sudarti, Sudarti; Iin Maulina
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 2 (2025): May-Agustus 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.825

Abstract

Kotak pintar memuat aspek kognitif yang dapat mengembangkan kemampuan matematika dan sains. Yang melatar belakangi penelitian ini adalah kurangnya ketersediaan media pembelajaran matematika dan sains di PAUD Bina Anak Sholih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media kotak pintar terhadap kemampuan matematika dan sains anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen pendekatan kuantitatif dengan perhitungan Uji Wilcoson Matched Paired Test yang menghitung dua data yaitu data pre-test dan post-test. Jumlah populasi dalam penelitian ini 15 anak dan sampel kelompok usia 5-6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan kemampuan matematika dan sains anak di kelas B pada beberapa indikator, dari hasil rata-rata (pre-test) 10,07 menjadi 22,13 (post-test) setelah diberikan stimulasi menggunakan media kotak pintar. Kesimpulannya bahwa media kotak pintar berpengaruh terhadap kemampuan matematika dan sains.
Islam Dan Ekonomi Digital Pandangan Historis Kontemporer Kartika, Aprilia; Putri, Rania; Wati, Ahla; Anisya, Anisya; Noviani, Dwi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6231

Abstract

The relationship between Islam and economics from a historical perspective highlights the values, principles, and evolution of Islamic economic practices from the time of the Prophet Muhammad (peace be upon him) to the modern economic era. The book Islamic Economics (Amar, 2016) serves as the primary reference to explain the conceptual and normative framework of Islamic economics. This study employs a qualitative approach based on historical literature studies and content analysis of classical sources (the Qur'an, Hadith, and books on Islamic jurisprudence) as well as modern academic literature. The results show that Islamic economic principles, such as the prohibition of usury, social justice, and wealth distribution, have become the basis for the formation of an economic system oriented towards social welfare (maslahah). In the modern context, these values are reinterpreted in the form of Islamic financial institutions, Islamic capital markets, and redistribution policies through zakat and waqf. Therefore, a historical understanding is crucial to ensure the relevance and authenticity of the application of Islamic economics in the contemporary era. The development of digital technology has brought about major changes in the global economic system, including in the economic practices of Muslims. This article aims to review the relationship between Islam and the digital economy from historical and contemporary perspectives. Historically, Islamic economic principles are rooted in justice, balance, and the prohibition of riba (usury), gharar (gharar), and maysir (gambling). In the contemporary context, the digital economy offers significant opportunities to improve the welfare of the Muslim community through sharia-compliant e- commerce, halal fintech, and blockchain-based payment systems. However, these developments also pose challenges in maintaining adherence to Islamic values. This study uses a qualitative approach with a literature review method. The results demonstrate that the synergy between sharia principles and digital technology can create an inclusive, transparent, and equitable economic ecosystem.