Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementation of Physical Education Learning Outcomes Assessment in the 2013 Curriculum Novri Gazali; Romi Cendra; Hafid Dwi Saputra; Ahmad Rahmadani; Feby Elra Perdima
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 5, No 1 (2022): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.36 KB) | DOI: 10.31851/hon.v5i1.6352

Abstract

Curriculum implementation is one of the most important problems in the curriculum cycle. The purpose of this study was to determine the implementation of the 2013 curriculum in physical education learning in the aspect of assessing learning outcomes at Cendana High School Pekanbaru. This study uses a qualitative research approach, where the researcher is the key instrument. The data collected in this qualitative study was carried out in a natural setting, the data collection techniques were mostly at the time of observation, primary data sources, and interviews and documentation. The research subjects taken in this study were only 1 school principal and 1 physical education teacher at Cendana High School Pekanbaru City. This data analysis includes three stages, namely data reduction, data display, and drawing conclusions. Based on the results of the study, the conclusions obtained in this study are: the teacher has implemented the 2013 curriculum in physical education learning in the aspect of assessing learning outcomes at Cendana High School Pekanbaru City is in accordance with the applicable curriculum, the implementation can be seen based on the RPP compiled mostly based on the 2013 curriculum, the implementation of learning is also good, as can be seen from the learning process that has used a scientific approach and an integrated thematic approach. 
Workshop Pengembangan Bakat terhadap Atlet Basket Muda Kepahiang Feby Elra Perdima; Deffri Anggara; Dolly Apriansyah; Azuwandri Azuwandri
Jurnal Dehasen Untuk Negeri Vol 1 No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.532 KB) | DOI: 10.37676/jdun.v1i1.1870

Abstract

The purpose of this community service is to increase the talent of Kepahiang Young Basketball Athletes. The training will be divided into 2 stages, where at the initial stage the team will explain the concept of Talent Development for Kepahiang Young Basketball Athletes. This training method is carried out using the tutorial method and FGD so that athletes can improve their basketball skills. This training resulted in a very good response/feedback for the participants, because it was very useful to increase their knowledge about the importance of an exercise program, motivation, teamwork in basketball.
OPTIMALISASI PENULISAN DAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS PADA GURU-GURU SEKOLAH ALAM BENGKULU MAHIRA Pamela Mikaresti; Feby Elra Perdima; Anita Carolina
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.372 KB)

Abstract

Guru merupakan fasilitator dalam mentransfer ilmu kepada peserta didiknya. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam setiap proses pembelajarannya, guru-guru bahkan diwajibkan melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) guna mengevaluasi proses pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Hasil dari PTK yang dilakukan guru berguna sebagai dasar evaluasi pembelajaran di kelas, selanjutnya hasil PTK tersebut diarahkan pula untuk ditulis dalam bentuk artikel dan dapat dipublikasikan guna penilaian angka kredit bagi guru. Akan tetapi, kenyataan di lapangan kurangnya pengetahuan dan pemahaman guru-guru tentang teknik penulisan karya ilmiah hasil dari PTK terutama pada guru-guru Sekolah Alam Bengkulu (SAB) Mahira Bengkulu menjadi alasan kegiatan ini dilakukan. Selain itu, alasan yang ditemukan adalah motivasi yang rendah dari guru-guru dalam menulis karya ilmiah karena kurangnya rasa percaya diri, sehingga muncul pemikiran bahwa penulisan karya ilmiah hal yang sulit dilakukan terlebih dalam mempublikasikannya. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam menulis dan mempublikasikan karya ilmiah. Metode pelatihan yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini dimulai dari 1) Model Community Development, yaitu dengan melibatkan guru-guru secara langsung sebagai subyek dan obyek pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) Dosen; 2) pendekatan persuasif, yaitu pendekatan yang bersifat himbauan dan dukungan tanpa unsur paksaan bagi guru-guru untuk berperan aktif; 3)Edukatif, yaitu pendekatan tim melalui sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, dalam rangka saling bertukar pengetahuan dan pengalaman sebagai ciri bentuk pemberdayaan masyarakat. Luaran dan target capaian kegiatan Abdimas berupa publikasi di jurnal nasional
Pelatihan Pengembangan Motivasi Terhadap Atlet Muda Bolabasket Kabupaten Kepahiang Feby Elra Perdima; Suwarni Suwarni; Deffri Anggara; Dwi Jantino; Nanda Saputra
Jurnal Dehasen Untuk Negeri Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jdun.v3i1.5542

Abstract

Bolabasket adalah sebuah olahraga permainan yang sederhana. Inti dan rahasia permainan bolabasket adalah melakukan hal-hal yang sederhana dengan sebaik-baiknya. Bolabasket adalah salah satu olahraga paling populer di dunia. Atlet muda menjadi sorotan baik bagi pengurus maupun pelatih karena mereka merupakan penerus-penerus atlet senior, sehingga mereka sangat perlu diperhatikan untuk tercapainya prestasi yang tinggi bagi mereka. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung (tatap muka) dengan pesertanya yaitu pelatih dan atlet muda bolabasket Kepahiang. Kegiatannya berbentuk pelatihan motivasi bagi atlet muda bolabasket Kepahiang. Kegiatan pengabdian pada atlet muda bolabasket Kepahiang ini memiliki manfaat yang besar bagi atlet, pelatih dan pengurus PERBASI Kepahiang tersebut dalam mengembangkan potensi atlet-atlet. Selain teknik yang semakin diasah juga pemberian motivasi.
Manajemen Pembelajaran Kolaboratif Melalui Integrasi Teknologi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Sebagai Inovasi Pembelajaran di SMP N 2 Kota Bengkulu Citra Dewi; Suwarni; Feby Elra Perdima; Juwita; Hendri Alamsyah; Dariusman; Hebrian Ananda
BEKTI : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): BEKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masarakat (November 2024 - February 2025)
Publisher : Lembaga Citra Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56480/bekti.v3i2.1319

Abstract

Collaborative learning is learning that places students with diverse backgrounds and abilities working together in small groups to achieve common goals. There are several characteristics of collaborative learning, namely: (1) positive dependence, (2) interaction (face to face), (3) individual and group accountability, (4) development of interpersonal skills (5) formation of heterogeneous groups, (6) sharing knowledge between teachers and students, (7) sharing authority or roles between teachers and students, and (8) teachers as mediators. Collaborative learning is in accordance with the constructivism ideology. According to the constructivism ideology, knowledge cannot be transferred from teacher to student, but must be actively constructed by students themselves. In this community service, the Dehasen Bengkulu University Lecturer Team provided assistance/socialization related to Collaborative Learning Management through technology integration in the implementation of the independent curriculum as a form of learning innovation at SMPN 2 Bengkulu City. This activity aims to increase knowledge for teachers at SMPN 2 Bengkulu City to be able to further develop varied and student-centered learning. Through collaborative learning, students can provide each other with intellectual guidance that allows them to work on more complex tasks. This would be difficult to achieve if students did it individually.