Sabrawijaya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program Kemajelisan di Yayasan Al - Anfus dan Promosi Wisata Religi Makbaroh Sultan Rafiudin Serang Banten : Program Kemajelisan di Yayasan Al - Anfus dan Promosi Wisata Religi Fauji, Ade; Sabrawijaya; Juhandi; Komarudin, Mochamad Fahru; Fatoni, Malik; Saepudin, Eli Apud; Ghifari, Ahmad; Yuliana, Resty
Berdikari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Program Kemajelisan di Yayasan Alanfus dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan masyarakat serta kontribusinya terhadap promosi wisata religi Mukbaroh Sultan Rafiudin. Program Kemajelisan merupakan wadah kegiatan keagamaan dan sosial yang diselenggarakan secara rutin oleh Yayasan Alanfus untuk membina spiritualitas umat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menghidupkan kembali tradisi keagamaan lokal. Sementara itu, Makam (Mukbaroh) Sultan Rafiudin sebagai situs sejarah dan religi memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata religi yang edukatif dan spiritual. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pengurus yayasan, tokoh agama, serta pengunjung situs mukbaroh, dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kemajelisan tidak hanya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga berperan strategis dalam memperkenalkan dan melestarikan situs Mukbaroh Sultan Rafiudin sebagai bagian dari warisan budaya Islam. Sinergi antara pembinaan keagamaan dan promosi wisata religi ini menunjukkan potensi besar dalam mendukung pembangunan karakter masyarakat serta ekonomi lokal berbasis budaya spiritual. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kolaborasi antara yayasan, pemerintah daerah, dan pelaku pariwisata untuk optimalisasi potensi wisata religi berbasis kemajelisan