Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Jamban Keluarga di Desa Ranah Singkuang Kabupaten Kampar Trismon, Ignatius; Saam, Zulfan; Nazriati, Elda
Dinamika Lingkungan Indonesia Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.32 KB) | DOI: 10.31258/dli.3.2.p.122-126

Abstract

People in the village Ranah Singkuang who do not have family toilets still use the land, shrubs and streams to defecate, it was incompatible with the rules of health, so that they can transmit diseases and health problems. This study aimed to analyze the relationship between education, knowledge, attitudes, conditions of latrines and the role of extension with the participation of the community in the use of family latrines in the village of Ranah Singkuang Kampar by using Analytic Survey method with cross sectional design. Research conducted on 64 samples of defined population of 149 people in the village of Ranah Singkuang Kampar district in Riau province. Research shows that education, knowledge and attitudes as predisposing factors have the meaningful relationships with community participation in the use of household toilets, attitude is the most influential factor in which a good attitude will affect eight times participated both in the use of household toilets. As well as enabling factors (conditions of latrines) and reinforcing factors (the role of extension workers) also has a significant relationship with public participation in usage of toilet in the Ranah Singkuang village . Adverse effects as a result of low participation in the use of household toilets are contaminate soil, water and aesthetics, giving rise to the spread of disease to society.
NURSES PRACTICES IN SEGREGATING SOLID HAZARDOUS MEDICAL WASTE Furqon, Al; Dewi, Oktavia; Herniwanti, Herniwanti; Devis, Yesica; Rahayu, Endang Purnawati; Trismon, Ignatius
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.2445

Abstract

Limbah B3 medis padat dari rumah sakit berpotensi membahayakan kesehatan dan lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui perilaku perawat dalam pemilahan limbah B3 medis padat. Sampel berjumlah 136 diambil dengan teknik proportional sampling, dan data dianalisis menggunakan multiple logistic regression model prediksi dengan tujuan untuk mendapatkan model yang paling baik (fit) yang dapat menggambarkan hubungan variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara sarana dan fasilitas (p=0,003), peran kepala ruangan (p=0,015), ketersediaan informasi (p=0,032), sikap (p=0,045) dan supervisi (p=0,046) dengan perilaku perawat dalam pemilahan limbah B3 medis padat. Variabel paling dominan adalah sarana dan fasilitas (POR=3,463). Manajemen rumah sakit disarankan untuk melengkapi setiap ruang rawat inap dengan fasilitas pemilahan limbah yang sesuai standar (kantong plastik berwarna, safety box), Menarik wadah limbah non-standar dan menggantinya dengan yang sesuai regulasi limbah B3 medis, menyediakan buku saku dan pelatihan rutin tentang limbah B3 medis, serta meningkatkan sosialisasi dan monitoring SOP pemilahan limbah kepada perawat secara berkala. Manajemen limbah B3 padat yang baik di rumah sakit mencegah penularan penyakit, melindungi tenaga kesehatan, menjaga lingkungan, memastikan kepatuhan regulasi, meningkatkan efisiensi, dan membangun kepercayaan masyarakat.