Atsari, Arini Ghaisa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN HASIL TES BRUCKNER SKRINING KELAINAN REFRAKSI ANTARA DOKTER SPESIALIS MATA DENGAN MAHASISWA FK UNJANI Atsari, Arini Ghaisa; Mustikasari, Sylvia; Hisyam, Aliudin
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (Edisi PIT FK Unjani 2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tes Bruckner merupakan salah satu pemeriksaan refraksi objektif yang sederhana yang bermanfaat pada anak-anak dalam mendeteksi kelainan refraksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan hasil skrining kelainan refraksi menggunakan tes Bruckner antara dokter spesialis mata dengan mahasiswa FK Unjani pada Siswa TK Kartika VIII-42 Cimahi. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Data diambil melakukan pemeriksaan langsung pada siswa TK Kartika VIII-42 Cimahi dengan total subjek penelitian 20 siswa. Analisis data menggunakan indeks Kappa. Hasil penelitian ini didapatkan indeks kappa tiap mahasiswa diantara >0.4 dan <0.74 menunjukkan kesesuaian yang sedang (middle aggrement) antara hasil pemeriksaan status refraksi dokter spesialis mata dengan mahasiswa kedokteran pada siswa TK VIII-42 Cimahi. Hal ini disebabkan karena kurangnya pelatihan dan pengalaman dalam pemeriksaan tes Bruckner oleh mahasiswa kedokteran. Selain itu juga karena pasien adalah siswa TK sehingga fokus mudah teralihkan saat dilakukan pemeriksaan tes Bruckner. Kata kunci: dokter spesialis mata, kelainan refraksi, mahasiswa kedokteran, tes Bruckner DOI : 10.35990/mk.v8n0.p13-24
GAMBARAN VASKULARISASI MATA TIKUS DIABETIK YANG DIINDUKSI ALOKSAN DAN DIBERIKAN NANOGOLD Buana, Awan; Puti, Rianti; Istika, Anika; Linasari, Desy; Hikmawati, Ike; Atsari, Arini Ghaisa
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (Edisi PIT FK Unjani 2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) dapat menyebabkan komplikasi mikrovaskuler berupa retinopati. Prospek nanopartikel emas (nanogold) dalam mencegah komplikasi retinopati diabetikum dianggap baik karena mampu melewati penghalang darah-retina dan berasosiasi dengan sel epitel retina. Nanogold (AuNP) menekan berbagai ekspresi mediator inflamasi dan mengurangi radikal bebas yang meningkat akibat hiperglikemia. Berbagai studi membuktikan AuNP memiliki daya inhibisi terhadap TGF ß, VEGF, antiglikasi, dan antioksidan Penelitian ini menggunakan hewan coba tikus putih jantan (Rattus norvegicus) sebanyak 25 ekor yang dipisahkan secara acak menjadi lima kelompok, diinduksi oleh aloksan dan diberikan AuNP, inulin, dan keduanya untuk melihat gambaran vaskularisasi mata. Hasil pengukuran menggunakan uji Kruskall Wallis dan Uji ANOVA menunjukkan perbedaan kadar gula darah sewaktu antar kelompok tidak signifikan. Sementara, analisis gambaran vaskularisasi menggunakan uji pearson chi square menghasilkan pemberian kombinasi inulin dan nanogold dapat mencegah terjadinya vasodilatasi (Nilai p = 0,001) dan edema makula (Nilai p = 0,001). Namun tidak terdapat perbedaan proporsi yang signifikan pada kejadian perdarahan retina (Nilai p = 0,308). Stres oksidatif mendukung patogenesis komplikasi diabetik. Kombinasi inulin dan nanogold secara bersamaan memberikan efek yang tidak efektif terhadap menurunkan gula darah. Meskipun tidak dapat disimpulkan kemungkinan adanya interaksi antara inulin dan AuNP memberikan efek inhibisi terhadap kadar gula darah, kombinasi nanogold dan inulin memberikan efek protektif yang paling baik terhadap endotel retina mata karena dapat mencegah vasodilatasi, edema makula, dan perdarahan. Kata kunci: aloksan, diabetik, nanogold, vaskularisasi DOI : 10.35990/mk.v8n0.p1-12