Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 7E Terhadap Kemampuan Menulis Teks Berita Siswa Kelas VIII MTs Nurul Falah Talagahurang Tahun Ajaran 2024/2025 Holil, Holil
Calakan : Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2024): (Nopember)
Publisher : PT. Alahyan Publisher Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61492/calakan.v2i3.185

Abstract

The learning cycle 7E learning model is one of the learning models that allows students to optimize their way of thinking, searching, finding, and explaining the concepts that have been learned. This study aimed to determine the effect of learning models on the ability to write news texts in class VIII, students of MTs Nurul Falah Talagahurang school, the year 2024/2025. This research method uses a quantitative method of experimental type. Data analysis using one group design, and IBM SPSS Statistics T-test. Research results Based on the pretest value, an average value of 53.05 was obtained with a low category, and the posttest results after treatment were 72.90 with a good category. The results of the Paired Sample T-test hypothesis, got a Sig value, of 0'001 <0.05 which showed that there was a significant difference between the pretest and posttest results, then the results of the t-count value of 13.976> t-table 2.093 the t-count value is greater than the t-table so that the Ha hypothesis is accepted. Shows that there is an influence of the use of the learning cycle 7E learning model on the ability to write news texts for students.
Public Campaign Mengenai Gerakan Bersih Lingkungan Dalam Mendukung Penataan Calon Lokasi Kampung Nelayan Maju Di Desa Sungai Jaga A Anggraini, Anggraini; Yatik, Emeliyana; Saputra, Fajar; Aprilia, Ghina; Holil, Holil; Elwaren, Jimmy Yonathan; Diyanti, Krisma; Darussalam, M.; Huda, M.; Prasetyo, Ratno Eko Jati; Widiatmoko, Ryan; Pratara, Yula
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 12 (2025): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i12.2107

Abstract

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) di Desa Sungai Jaga A bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan serta mendukung penataan calon lokasi kampung nelayan maju. Dalam konteks ini, tingkat partisipasi sekolah rendah dan prevalensi penyakit menular yang tinggi akibat sanitasi buruk menjadi tantangan utama. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan edukasi melalui pertemuan, seminar, serta kegiatan gotong royong yang melibatkan partisipasi aktif warga desa. Program ini juga bertujuan untuk membentuk tim pemantau kebersihan yang diharapkan dapat menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan partisipasi yang lebih aktif dalam kegiatan kolektif seperti penanaman pohon serta pengelolaan sampah yang baik. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dampak positif yang dihasilkan dapat berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap kualitas hidup masyarakat di Desa Sungai Jaga A. Dengan evaluasi yang diharapkan menjadi acuan untuk pengembangan program-program pengabdian masyarakat yang lebih efektif di masa mendatang.
Analisis tentang status anak pada pasangan murtad perspektif UU No. 16 Tahun 2019 dan Mazhab Syafi’i Affan, Moh. Sa’i; Holil, Holil
AL-MUQARANAH Vol 3 No 1 (2025): Vol 3 No 1 Februari 2025
Publisher : Prodi Perbandingan Madzab Fakultas Syari'ah Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/jpmh.v3i1.509

Abstract

This research addresses the legal status of children born to a couple in which one partner committed apostasy after marriage. The issue arises when a marriage, initially based on Islamic principles following the conversion of one Christian partner to Islam, later becomes complicated as one spouse returns to their previous religion. This situation leads to questions regarding the legitimacy of children born before and after the apostasy, especially in the context of Indonesian Law No. 16 of 2019, which states that a marriage is valid only if conducted according to the religious laws of each party. This study employs a normative legal research method with a comparative approach, focusing on literature review and documentation techniques. The analysis compares the perspectives of Indonesian positive law and the Shafi'i school of Islamic jurisprudence on the child’s status. The findings indicate that, under Law No. 16 of 2019, the children are considered legitimate despite the marriage's invalidity due to differences in religious belief. From the Shafi'i perspective, if apostasy occurs before consummation (dukhul), the marriage is immediately annulled; if it occurs after consummation, the marriage remains valid until the completion of the 'iddah period. In both cases, children retain legitimate status. However, regarding custody, the law does not provide explicit guidance, whereas in the Shafi'i school, custody is automatically granted to the Muslim parent.
Meningkatkan Peduli Lingkungan Melalui Projek Profil Pelajar Pancasila Menanam Pohon Di SDN Ciawet Holil, Holil; Lyesmaya, Dyah; Uswatun, Din Azwar
JURNAL PENDIDIKAN Vol 32 No 3 (2023): November
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v32i3.4239

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah masih banyak siswa di SDN Ciawet yang kurang memiliki kesadaran dan peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan sikap peduli lingkungan pada siswa di SDN Ciawet melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Penelitian dilaksanakan di SDN Ciawet dan sebanyak 20 siswa SDN Ciawet menjadi subjek dalam penelitian ini. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas desain Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan sikap peduli lingkungan pada siswa SDN Ciawet melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila menanam pohon yang ditunjukkan dengan siswa lingkungan ditunjukkan dengan: (1) selalu menjaga kelestarian lingkungan sekitar, (2) tidak mengambil, menebang atau mencabut tumbuh-tumbuhan, jalan atau dinding, (3) tidak mencoretcoret, menorehkan tulisan pada pohon, batu-batuan, jalan atau dinding, (4) selalu membuang sampat pada tempatnya, (5) tidak membakar sampah di sekitar lingkungan, (6) melaksanakan kegiatan membersihkan lingkungan, (7) menimbun barang-barang bekas, dan (8) mebersihkan sampah-sampah yang berserakan. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa pada pra siklus, sikap peduli lingkungan siswa masuk dalam kriteria kurang dengan nilai rata-rata 45,31 dan ketuntasan klaiskal 0%. Pada siklus I terjadi peningkatan sehingga pada siklus II, sikap peduli lingkungan masuk dalam kriteria cukup dengan nilai rata-rata 60,78 dan ketuntasan klasikal 15%. Pada siklus II juga terjadi peningkatan yang signifikan dimana nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 81,25 dan ketuntasan klasikal 90%.
LEMBAGA ZAKAT DAN PERANANNYA DALAM EKUITAS EKONOMI SOSIAL DAN DISTRIBUSI Holil, Holil
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 10 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga zakat merupakan badan yang mengelola sumber dana zakat yang diterima dari muzakki, baik perorangan maupun badan usaha sesuai dengan kaidah Islam yang berlaku, baik zakat fitrah maupun zakat harta serta zakat dalam bentuk lainnya (di Indonesia dipersepsikan infaq dan shadaqah). Dan merupakan salah satu lembaga yang berperan untuk mendistribusikan dana dari muzakki kepada mustahik Dengan memberikan retribusi kekayaan sebagai zakat secara adil dan merata dapat dipastikan umat terhindar dari kesenjangan sosial antara orang kaya dan miskin, zakat tidak hanya menjamin keadilan sosial dimasyarakat tetapi juga memobilisasi untuk meningkatkan kapasitas produksi komunitas Muslim program zakat distribusi di Indonesia dibagi menjadi dua kategori yaitu, program berbasis konsumsi dan produksi. Yang bertujuan memenuhi kebutuhan dasar penerimanya termasuk kesehatan, makanan, danpendidikan sementara yang lainnya harus berniat untuk memberdayakan penerimanya secara ekonomi dengan memberikan bantuan keuangan, pelatihan bisnis dan pengawasan pada para penerima zakat. Program berbasis konsumsi bertujuan membantu penerima manfaat tanpa memiliki tujuan jangkapanjang untuk mewujudkan kemandirian keuangan penerima. Program berbasis produksi bercitacita untuk mencapai status keuangan independen dari penerima manfaat dalam jangka panjang, mereka diharapkan menjadi pembayar zakat.
Klasifikasi Kelayakan Calon Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Tlokoh Menggunakan Metode Naïve Bayes Holil, Holil; Budhi, Robby Kurniawan; Widianto, Yonatan
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i6.10116

Abstract

Abstrak - Kemiskinan masih menjadi persoalan yang cukup menonjol di Indonesia, termasuk di Desa Tlokoh. Kondisi ini menuntut adanya upaya agar program bantuan sosial, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH), dapat disalurkan secara tepat sasaran.  Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem yang dapat membantu menentukan kelayakan calon penerima PKH dengan memanfaatkan data sosial ekonomi masyarakat. Data dalam penelitian ini dikumpulkan langsung dari perangkat desa melalui wawancara dan beberapa dokumen yang mereka miliki. Informasi yang dihimpun mencakup pekerjaan dan penghasilan keluarga, usia, jumlah anak sekolah yang menjadi tanggungan, status tempat tinggal, hingga ada tidaknya ibu hamil/menyusui, lansia, penyandang disabilitas, serta bantuan sosial lain yang mungkin sudah diterima oleh calon penerima. Dalam proses pengembangannya, peneliti tidak langsung membuat sistem begitu saja. Tahapannya dimulai dari mengidentifikasi kebutuhan di lapangan, lalu berlanjut pada penyusunan rancangan sistem. Beberapa jenis diagram digunakan untuk membantu menggambarkan alur dan struktur sistem, seperti use case, class, sequence, dan activity diagram. Setelah itu, metode Naïve Bayes diterapkan sebagai teknik klasifikasi utama. Hasilnya adalah aplikasi web yang dapat melakukan klasifikasi kelayakan dengan cepat, menyimpan data calon penerima, menampilkan laporan hasil klasifikasi, dan menyediakan riwayat verifikasi. Berdasarkan pengujian, metode Naïve Bayes memberikan akurasi sekitar 93% dalam menentukan kelayakan penerima. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu membantu perangkat desa maupun pendamping PKH dalam membuat keputusan yang lebih objektif dan konsisten, sehingga bantuan dapat diberikan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.Kata kunci : Naïve Bayes; Klasifikasi; Program Keluarga Harapan; Data Mining; Sistem Pendukung Keputusan; Abstract - Poverty remains a significant issue in Indonesia, including in Tlokoh Village. This situation demands efforts to ensure that social assistance programs, notably the Family Hope Program (PKH), are distributed effectively and efficiently. This research aims to develop a system that can help determine the eligibility of prospective PKH recipients by utilizing community socioeconomic data. Data in this study were collected directly from village officials through interviews and several documents they possess. The information collected includes family occupation and income, age, number of dependent schoolchildren, housing status, presence or absence of pregnant/breastfeeding mothers, the elderly, people with disabilities, and other social assistance the prospective recipients may have received. In the development process, the researchers did not simply build the system. The stages began with identifying needs in the field, then continued with preparing the system design. Several types of diagrams were used to help illustrate the system's flow and structure, such as use case, class, sequence, and activity diagrams. The Naïve Bayes method was then applied as the primary classification technique. The result is a web application that can quickly classify eligibility, store prospective recipient data, display classification results reports, and provide a verification history. Tests showed that the Naïve Bayes method achieved approximately 93% accuracy in determining recipient eligibility. These findings demonstrate that the system developed can assist village officials and PKH facilitators in making more objective and consistent decisions, ensuring that assistance is provided to those truly in need.Keywords: Naïve Baye;, Classification; Family Hope Program; Data Mining; Decision Support System;