Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN MODEL UTAUT UNTUK MEMAHAMI TINGKAT PENERIMAAN DAN PENGGUNAAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR Margareta, Maria; Krismiyati, Krismiyati
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i1.5942

Abstract

Platform Merdeka Mengajar (PMM) telah dihadirkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek). Salah satu tujuan pengembangan platform ini adalah supaya guru maupun kepala sekolah mendapatkan referensi, materi, inspirasi, dan pemahaman tentang Kurikulum Merdeka. Hal tersebut selanjutnya akan dapat membantu pengembangan dan implementasi Kurikulum Merdeka. Dengan menerapkan model UTAUT diharapkan dapat menjelaskan perilaku serta sejauh mana penerimaan dan penggunaan penggunaan PMM oleh guru/kepala sekolah. Data yang diolah dalam penelitian ini didapatkan dari penyebaran kuesioner dalam bentuk google form kepada guru/kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan PMM diyakini dapat meningkatkan kinerja pemakainya. Sebagian besar responden juga merasa bahwa penggunaan PMM cukup mudah. Pengaruh sosial dalam hal ini juga memberikan peranan besar bagi para pengguna dalam menggunakan PMM. Ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, dan pengaruh sosial ini mempengaruhi minat pemanfaatan PMM. Namun dalam penelitian ini sebagian besar responden merasa kurang adanya kondisi yang memfasilitasi dalam penggunaan PMM. Minat pemanfaatan dan kondisi yang memfasilitasi pada akhirnya akan mempengaruhi perilaku penggunaan PMM.
Analisis Perilaku Tambang Pasir Masyarakat Ipir Di Pesisir Pantai Yang Berdampak Terjadinya Bencana Abrasi Margareta, Maria
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v2i6.933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku masyarakat Ipir sehingga terjadinya abrasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, redukasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dilapangan tentang perilaku masyarakat pesisir pantai terhadap bencana abrasi di Desa Ipir, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka yaitu penambangan pasir dan batu di pesisir pantai, serta penebangan pohon di sepajang pesisir pantai. Dampak dari bencana abrasi bagi wilayah pesisir desa Ipir yaitu menyempitnya pemukiman warga, fasilitas jalan menjadi rusak, pohon-pohan penyangga air laut menjadi punah, dan rusaknya wilayah tangkapan ikan nelayan. dimana berbagai alasan yang dilakukan penambangan ini yaitu dijadiakan sebagai bahan material bangunan, kebutuhan ekonomi, penebangan pohon pelindung pantai. Dampak dari perilaku masyarakat pesisir pantai yaitu kerusakan rumah permukiman warga, perubahan kondisi fisik pantai, dan menghambat aktifitas para nelayan. Sedangkan upaya masyarakat setempat dalam menanggulagi abrasi yaitu melaui edukasi penghijauan dan melalui partisipasi pemerintah dalam menjaga ekosistem yang ada di wilayah pesisir Desa Ipir.
Principium Iuris Patientium Sebagai Perlindungan Terhadap Hak Pasien Yang Terkena Stroke Margareta, Maria
Journal of Global Legal Review Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Global Legal Review
Publisher : Universitas Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59963/jglegar.v1i1.189

Abstract

The legal relationship between a doctor and a patient, or generally called a legal relationship between a health service user and a health service provider, is legally based on an agreement which requires the service provider to provide optimal information while the user must also provide information openly. This article reviews the Princium Iuris Patientium as an important conceptual framework in protecting the rights of patients affected by stroke. This principle emphasizes the importance of patients' rights to autonomy, including the right to obtain comprehensive information about medical procedures and the right to provide informed consent. In the context of stroke patients, a good understanding of the Princium Iuris Patientium helps in maintaining patient privacy, avoiding unwanted medical procedures, and ensuring that patients have control over their care. This article highlights the relevance of these principles in the medical setting and the importance of applying them to ensure care that is ethical, dignified and appropriate to the needs of patients affected by stroke..