Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengetahuan Ibu Tentang Cara Penanganan Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) Pada Bayi Usia 0-1 Tahun Di Puskesmas Mojosari Kabupaten Mojokerto Dyah Siwi Hety; Ika Yuni Susanti
Journal for Quality in Women's Health Vol. 3 No. 1 (2020): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v3i1.53

Abstract

Imunisasi sebagai salah satu pencegahan upaya preventif yang berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat harus dilaksanakan sesuai standar. Imunisasi juga dapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan seperti efek panas setelah imunisasi PDT dan Campak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang cara penanganan kejadian ikutan paska imunisasi pada bayi usia 0-1 tahun. Jenis penelitian adalah deskriptif. Variabel penelitian adalah pengetahuan ibu. Populasi dalam penelitian seluruh ibu yang mempunyai bayi usia 0-1 tahun sebanyak 36 orang dan sampel sebanyak 36 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling tipe total sampling. Penelitian dilakukan di Puskesmas Mojosari Mojokerto pada September 2019 – Pebruari 2020. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Pengolahan data dengan cara editing, coding, scoring, tabulating dan dianalisis dengan persentase. Kesimpulan penelitian adalah pengetahuan ibu tentang cara penanganan kejadian ikutan pasca imunisasi pada bayi usia 0-1 tahun di Puskesmas Mojosari Mojokerto adalah kurang.
UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA IBU HAMIL MELALUI SOSIALISASI PROKES 5 M DI PUSKESMAS MOJOSARI KABUPATEN MOJOKERTO Dyah Siwi Hety; Dhonna Anggreni; Ika Yuni Susanti
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES) Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55316/amk.v2i2.774

Abstract

Stimulasi kreativitas anak dapat dilakukan dengan beberapa cara untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak. Tujuan kegiatan pendidikan dan pelatihan pada guru tentang cara stimulasi kreativitas anak sebagai salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim Dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menstimulasi kreativitas anak pra sekolah di TK Dharma Wanita dan KB Darul Huda Desa Gayaman. Upaya diklat dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi serta Focus Grup Discussion (FGD) untuk menyusun modul penerapan terapi musik dalam stimulasi kreativitas anak. Kegiatan yang dilaksanakan selama 1 minggu tersebut mampu meningkatkan kemampuan pemahaman guru tentang cara stimulasi menggunakan terapi musik klasik mozart dan tersusun modul pembelajaran. Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas peserta didik yang dibina oleh sekolah dan meningkatkan prestasi KB Darul Huda dan TK Dharma Wanita Desa Gayaman Kata Kunci : stimulasi, kreativitas, anak, pra sekolah
UPAYA OPTIMALISASI TUMBUH KEMBANG PADA ANAK PRA SEKOLAH DI PONKESDES RANDUBANGU WILAYAH UPT PUSKESMAS MOJOSARI KABUPATEN MOJOKERTO DHONNA ANGGRENI; DYAH SIWI HETY; IKA YUNI SUSANTI
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES) Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55316/amk.v3i2.968

Abstract

ABSTRAK: Mengoptimalkan tumbuh kembang anak sangat penting agar anak bisa menjadi manusia dewasa yang cerdas dan berkualitas. Upaya orang tua mengoptimalkan tumbuh kembang anak diantaranya diwujudkan dengan memberikan stimulasi untuk tumbuh kembang yang optimal, memberikan asupan gizi dan nutrisi yang baik, memilih lembaga pendidikan yang berkualitas, memberikan motivasi, menyalurkan minat dan bakat anak melalui kegiatan, baik di sekolah maupun di lingkungan rumah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang upaya optimalisasi tumbuh kembang anak, serta mengaktifkan masyarakat terutama kader posyandu dalam upaya optimalisasi tumbuh kembang pada anak pra sekolah. Kegiatan dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan pada ibu anak pra sekolah mengenai cara mengoptimalkan tumbuh kembang pada anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Ponkesdes Randubangu wilayah kerja Puskesmas Mojosari Kabupaten Mojokerto. Sasaran kegiatan ini adalah ibu yang memiliki anak usia pra sekolah. Pada akhir kegiatan didapat terjadinya peningkatan pengetahuan ibu dalam mengoptimalisasi tumbuh kembang anak. Harapan dari diadakannya kegiatan ini adalah orang tua mampu untuk meningkatkan perannya dalam memaksimalkan tumbuh kembang anak ABSTRACT: Optimizing children's growth and development is very important so that children can become intelligent and quality adult humans. Parents' efforts to optimize children's growth and development include providing stimulation for optimal growth and development, providing good nutrition and nutrition, choosing quality educational institutions, providing motivation, channeling children's interests and talents through activities, both at school and in the home environment. . This community service activity has the aim of increasing mother's knowledge about optimizing child growth and development, as well as activating the community, especially posyandu cadres, in an effort to optimize growth and development in pre-school children. Activities are carried out by providing health education to mothers of pre-school children regarding how to optimize growth and development in children. This community service activity was carried out at the Randubangu Posyandu in the working area of ​​the Mojosari Health Center, Mojokerto Regency. The target of this activity is mothers who have pre-school age children. At the end of the activity, it was found that there was an increase in mother's knowledge in optimizing child growth and development. The hope of holding this activity is that parents are able to increase their role in maximizing the growth and development of their children
SKRINING KANKER PAYUDARA DENGAN SADARI PADA PUS DI DUSUN TAMBANG DESA KARANGJERUK KECAMATAN JATIREJO KABUPATEN MOJOKERTO JAWA TIMUR: Array Zulfa Rufaida; Sri Wardini Puji Lestari; Ika Yuni Susanti
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 5 No 1 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i1.133

Abstract

Breast cancer is an important health problem in both developed and developing countries. The incidence and mortality rates of breast cancer can be suppressed by early detection, namely breast self-examination. The aim of community service is to increase the knowledge of pus about breast and improve the skills to do breast self-examination. The method used is the lecture method, discussion, role play and mentoring, the target is EFA in Tambang Hamlet Karangjeruk Village Jatirejo District, activities in August 2017-January 2018, analysis used frequency distribution. The results were counseling participants 22 with means of pre-test 47.8 and post-test 76.6, The results were significant there was an increase in knowledge 0,000 with a value of t = - 27,840, and 95% CI between - 31.02 - -26.71 means that the effect was strong because it did not cross the number 1 ; treatment can increase 2-3 x knowledge compared to not given. Whereas for BSE assistance, there were 33 EFA participants. Participants in breastfeeding counseling and detection with breast self-examination were enthusiastic and active in the material presented and in the discussion activities with evidence of enrichment, and during the role play activities the participants actively participated in the movements taught by the presenters. An increase in EFA knowledge about breast cancer and detection with breast self-examination. Health workers always provide information about breast cancer and breast self-examination to couples of childbearing age on an ongoing basis.
The Body Mass Index and the menstrual pattern of female adolescents in Gebangmalang Village, Mojoanyar District, Mojokerto Regency.: Array Zulfa Rufaida; Sri Wardini Puji Lestari; Ika Yuni Susanti
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 5 No 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.183

Abstract

A woman's menstrual cycle is influenced by the Body Mass Index. This is caused by the presence of fat that accumulates in a woman's body which can affect the body temperature levels which will cause irregular menstruation. The research objective was to determine the relationship between the Body Mass Index and the menstrual pattern of female adolescents in Gebangmalang Village, Mojoanyar District, Mojokerto Regency. This type of research uses analytical research. The independent variable is the Body Mass Index, while the dependent variable is the menstrual pattern. The study population was all young women in Gebangmalang Village, Mojoanyar District, Mojokerto Regency as many as 430 people with a sample of 207 people who were taken using simple random sampling. The instrument for calculating BMI used microtoise and weight scales, while for menstrual patterns used an interview sheet. The results showed that of the 93 respondents who had normal BMI experienced normal menstrual patterns as many as 77 people (83%). The results of the Wilcoxon statistical test at the level of significance α = 0.05 indicated that ρ = 0.000, which means that there is a relationship between the Body Mass Index and the menstrual pattern of young women. Young women who have a high Body Mass Index tend to experience menstrual pattern disorders. For this reason, it is recommended that young women pay attention to body weight and BMI so that they do not experience interference with their menstrual patterns.
Upaya Peningkatan Status Gizi Ibu Hamil di Masa Pandemi Covid-19 melalui Program Penyuluhan Rawat Jalan (PENYU RAJA) di Puskesmas Mojosari Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto Dyah Siwi Hety; Ika Yuni Susanti; Dhonna Anggreni
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.247

Abstract

Kehamilan merupakan masa kritis di mana gizi ibu yang baik adalah faktor penting yang mempengaruhi kesehatan ibu dan anak. Masa kehamilan merupakan salah satu masa kritis tumbuh-kembang manusia yang singkat (window of opportunity). Kekurangan gizi yang terjadi di masa tersebut akan menimbulkan kerusakan awal pada kesehatan, perkembangan otak, kecerdasan, kemampuan sekolah, dan daya produksi yang bersifat menetap, tidak dapat diperbaiki. Salah satu upaya yang diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan gizi pada ibu hamil, adalah dengan melaksanakan penyuluhan kesehatan tentang gizi ibu hamil melalui Antenatal Care (ANC) Terpadu. Pelayanan ANC Terpadu di batasi hanya hari selasa saja, tidak seperti sebelum ada pandemic covid-19 setiap hari selasa dan rabu. Hal ini untuk antisipasi penyebaran virus covid-19 di Puskesmas Mojosari.Tujuan Pengabmas ini adalah adanya peningkatan pemahaman, sikap serta perilaku ibu hamil tentang pentingnya kebutuhan gizi ibu hamil di masa pandemic Covid-19. Pertemuan penyuluhan rawat jalan ini dilakukan 4-5 kali pertemuan pada ibu hamil yaitu pemberian materi tentang Gizi Ibu Hamil di masa pandemi Covid-19. Setelah pemberian materi di lanjutkan evaluasi. Evaluasi dilakukan sebanyak kurang lebih 2-3 kali untuk melihat kesesuaian dengan hasil kesepakatan fasilitator dengan peserta. Waktu pertemuan disesuaikan dengan jadwal ANC terpadu di Puskesmas Mojosari, yaitu setiap hari selasa. Keberhasilan dari program ini di harapkan ibu hamil secara bersama-sama terus berkesinambungan serta selalu berdiskusi, tukar pendapat, tukar pengalaman akan pemenuhan pelayanan kesehatan ibu hamil khususnya tentang pentingnya kebutuhan gizi ibu hamil di masa pandemi Covid-19 yang telah dibimbing oleh fasilitator.