Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Kriya Anyaman Tradisional sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Lalu hasan ashari; Haryono
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i10.1772

Abstract

Pelestarian budaya lokal melalui pengembangan kriya anyaman tradisional menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga identitas masyarakat di era globalisasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan kriya anyaman tradisional, memperluas pemahaman tentang nilai budaya yang terkandung di dalamnya, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tahap perencanaan, pelatihan teknis, pendampingan produksi, hingga strategi pemasaran produk kriya berbasis kearifan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menghasilkan karya anyaman dengan inovasi bentuk serta fungsi yang sesuai dengan kebutuhan pasar modern, tanpa menghilangkan nilai tradisi. Selain itu, terjadi peningkatan motivasi masyarakat untuk menjadikan kriya anyaman sebagai salah satu sumber penghasilan tambahan. Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada pelestarian budaya lokal, tetapi juga membuka peluang usaha kreatif yang berdaya saing di tingkat regional. Dengan demikian, pelatihan kriya anyaman tradisional terbukti efektif sebagai media pemberdayaan masyarakat berbasis budaya sekaligus sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan.
Sosial Media dan Kesadaran Lingkungan: Pengaruh Kampanye Digital terhadap Perilaku Ramah Lingkungan Lalu hasan ashari; Reni
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 4 No. 1 (2025): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Februari 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v4i1.1633

Abstract

Perkembangan pesat media sosial telah mengubah cara individu memperoleh informasi, membangun opini, dan mengambil tindakan, termasuk dalam isu-isu lingkungan. Penelitian ini mengkaji pengaruh kampanye digital di media sosial terhadap peningkatan kesadaran lingkungan dan perilaku ramah lingkungan masyarakat. Melalui analisis konten kampanye digital dan survei terhadap pengguna aktif media sosial, ditemukan bahwa media sosial memainkan peran signifikan sebagai sarana edukasi dan advokasi lingkungan. Konten kampanye yang kreatif, interaktif, dan berbasis bukti ilmiah terbukti lebih efektif dalam memengaruhi sikap dan tindakan, seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pengelolaan sampah, dan pemilihan produk ramah lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi aktif dalam kampanye digital tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memperkuat norma sosial yang mendorong perubahan perilaku kolektif. Namun, efektivitas kampanye dipengaruhi oleh kepercayaan terhadap sumber informasi, tingkat literasi digital, dan konsistensi pesan. Studi ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara komunitas, aktivis lingkungan, dan platform media sosial untuk memperluas jangkauan kampanye dan mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan. Dengan demikian, media sosial dapat menjadi alat strategis dalam memperkuat gerakan lingkungan di era digital.
Kearifan Lokal dalam Pelestarian Lingkungan: Studi Kasus Desa Wisata dan Komunitas Adat Lalu hasan ashari; Ofan Satria
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 4 No. 2 (2025): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, April 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v4i2.1641

Abstract

Pelestarian lingkungan merupakan isu global yang memerlukan partisipasi aktif masyarakat lokal. Kearifan lokal, yang tercermin dalam praktik budaya dan tradisi masyarakat, memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekologi dan mendorong pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk kearifan lokal yang  1*diterapkan oleh komunitas adat dalam mendukung pelestarian lingkungan, khususnya di desa wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat desa wisata dan komunitas adat mengimplementasikan berbagai praktik kearifan lokal, seperti pengelolaan sumber daya alam berbasis tradisi, ritual adat yang mengatur pemanfaatan alam, serta pengembangan ekowisata yang ramah lingkungan. Temuan ini menegaskan bahwa kearifan lokal tidak hanya berfungsi sebagai identitas budaya, tetapi juga sebagai mekanisme efektif dalam pelestarian lingkungan. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya integrasi kearifan lokal ke dalam kebijakan lingkungan dan strategi pengelolaan desa wisata untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.