Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PARADIGMA ETIS DAN METODOLOGIS BAGI DAKWAH STRATEGIS Affandy, Shofyan
INTELEKSIA: Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Kajian & Pengembangan Manajemen Dakwah
Publisher : STID Al-Hadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.932 KB) | DOI: 10.55372/inteleksiajpid.v8i1.115

Abstract

Dalam lingkungan dakwah yang semakin dinamis dan kompleks, organisasi dakwah dituntut harus mampu menerapkan manajemen profesional, dan bertransformasi menjadi organisasi pembelajar yang adaptif terhadap dinamika lingkungan dakwah. Agar program dakwah dapat bersifat lebih strategis, lentur, dan mampu bertahan dalam jangka panjang. Untuk itu, perlu dikaji sebuah paradigma berpikir yang mampu memberikan landasan etis dan metodologis bagi pengembangan dakwah strategis. Sehingga dapat menghadirkan sebuah ancangan teoritis bagi kerangka kerja manajemen strategis yang mampu diadaptasikan bagi kepentingan organisasi dakwah. Tulisan ini berbasis pada qualitative nonempirical research (conceptual research) dengan menerapkan analisis sintesis teoritis yang bertujuan untuk mengadaptasikan teori manajemen strategi pada konsep dakwah atau organisasi dakwah. Paradigma etis-normatif bagi dakwah strategis dapat merujuk pada konsep manajemen strategis syariah yang lahir dari semangat Islamisasi ilmu pengetahuan. Paradigma etis ini lebih menekankan pada pengembangan etos kerja SDM dakwah berbasis pada nilai-nilai syariat, tetapi kurang menekankan pada aspek teknis metodologis dalam kerangka kerja manajemen strategis. Sehingga kerangka manajemen strategis syariah ini tidak memiliki perbedaan yang esensial dengan manajemen strategis konvensional. Karena itu diperlukan terobosan analitis untuk merumuskan paradigma metodologis dalam kerangka kerja manajemen strategis agar adaptif bagi dakwah strategis. Paradigma metodologis ini bekerja pada setiap tahapan manajemen strategis, mulai perumusan visi-misi, analisis dan pemilihan strategi, hingga pedoman implementasinya.
Impementasi Analisis SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Threat) pada Organisasi Dakwah Affandy, Shofyan
INTELEKSIA: Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : STID Al-Hadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/inteleksiajpid.v4i1.241

Abstract

Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) adalah suatu perangkat prosedur manajemen bagi organisasi untuk melakukan pemindaian lingkungan (environment scanning). Fungsi analisis SWOT untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang situasi lingkungan yang dihadapi oleh organisasi, sehingga bisa menjadi titik tolak bagi pengambilan keputusan strategis manajemen organisasi. Organisasi dakwah juga perlu melakukan analisis SWOT untuk mengetahui situasi lingkungan, khususnya kebutuhan para mitra dakwahnya. Agar organisasi dakwah mampu memberikan produk dan layanan dakwah yang tepat dan empati untuk menjawab kebutuhan mitra dakwahnya. Tetapi perangkat teori analisis SWOT yang berkembang saat ini masih lebih banyak diimplementasikan untuk organisasi bisnis komersial. Analisis SWOT digunakan untuk memetakan situasi persaingan bisnis dan mencari cara untuk memenangkan persaingan. Belum ada inovasi yang mengadaptasikan teori analisis SWOT agar lebih relevan untuk memetakan situasi lingkungan yang dihadapi oleh organisasi sosial dan dakwah. Karena karakter kompetisi bisnis yang agresif belum tentu sesuai dengan karakter misi dakwah yang lebih persuasif. Tulisan ini mencoba untuk mengembangkan suatu kerangka analisis SWOT yang telah diadaptasikan dengan karakter unik organisasi sosial dan dakwah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berbasis data kepustakaan sekunder. Berdasarkan esensi, tujuan dan metode dakwah yang tidak kompetitif, maka perlu ada penyesuaian dan pemaknaan ulang terhadap beberapa konsep dan metode analisis SWOT. Implementasi analisis SWOT pada konteks dakwah akan menghasilkan model strategi yang unik dan lebih relevan dengan pelaksanaan misi organisasi dakwah.
Formulasi Strategi Dakwah: Adaptasi Framework Manajemen Strategis untuk Dakwah Berdimensi Jangka Pendek Affandy, Shofyan
INTELEKSIA: Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : STID Al-Hadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/inteleksiajpid.v4i2.249

Abstract

Framework manajemen strategi lazimnya diterapkan untuk kebijakan organisasi yang bersifat makro, berjangka panjang dan dirumuskan pada level korporasi, unit bisnis, dan fungsional. Format strateginya bersifat generik dan berdimensi jangka panjang. Sedangkan program dakwah tidak selalu bersifat kompleks dan berjangka panjang, melainkan bersifat dinamis, insidental, dan berdimensi jangka pendek. Sehingga, framework manajemen strategis sulit diterapkan pada konteks dakwah yang berjangka pendek. Perlu adaptasi framework manajemen strategis pada tahap formulasi strategi, agar compatible bagi dakwah berjangka pendek. Artikel ini bertujuan untuk melakukan adaptasi framework manajemen strategis agar dapat diaplikasikan untuk program dakwah berdimensi mikro dan berjangka pendek. Pendekatan penelitiannya kualitatif-teoritis berparadigma basic research dengan metode sintesis antara variabel fundamental dalam teori manajemen strategis dengan prinsip esensial dakwah. Data bersumber dari pustaka tentang variabel konsep manajemen strategis dan dakwah. Hasil adaptasi framework adalah: pertama, proses analisa sintesis antar faktor strategi dari lingkungan harus dilakukan secara komprehensif tanpa perlu kanalisasi faktor, agar bisa menghasilkan strategi yang holistik, sinergis, dan sistematis. Kedua, proses kanalisasi faktor strategis dalam bentuk matriks yang membatasi strategi dalam bentuk generik tidak bisa diterapkan. Formulasi strategi harus lebih terbuka, dinamis dan kreatif, tidak mengikuti strategi generik yang ditentukan secara apriori. Ketiga, implementasi strategi dapat dilakukan oleh lower-manajer atau komisi ad hoc.
Formulasi Strategi Dakwah Berbasis Analisis SWOT: Studi Kasus Renstra Masjid Baitussalam Sidoarjo 2023 Affandy, Shofyan
INTELEKSIA: Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : STID Al-Hadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/inteleksiajpid.v5i1.264

Abstract

Formulasi strategi adalah proses perencanaan strategis organisasi dalam mengelola sumber dayanya secara optimal demi mencapai visi, misi, dan tujuannya. Analisa SWOT adalah salah satu instrumen manajemen bagi organisasi untuk melakukan formulasi strategi berbasis pada dinamika lingkungan internal dan eksternalnya. Masjid Baitussalam Sidoarjo sedang melakukan reformasi kepengurusan takmir secara periodik. Dalam momentum tersebut, Takmir Masjid Baitussalam perlu merancang suatu perencanaan strategis dakwah secara sistematis dan komprehensif. Hal ini menjadi eksperimentasi untuk menakar sejauhmana relevansi framework formulasi strategi berbasis analisis SWOT mampu beradaptasi pada lingkungan organisasi dakwah masjid. Penelitian dalam artikel ini bertujuan untuk menerapkan instrumen analisis SWOT sebagai framework formulasi strategi dakwah Masjid Baitussalam Sidoarjo. Penelitian lapangan (field research) ini menggunakan metode kualitatif pendekatan rasionalistik, dengan mengkonstruksikan strategi organisasi melalui penerapan framework teori pada studi kasus empiris. Analisis yang digunakan adalah sintesa induktif dari premis data deskriptif lingkungan yang memiliki keterkaitan logis, untuk menghasilkan solusi strategis. Outcome yang dihasilkan adalah seperangkat strategi dakwah periodik yang meliputi strategi optimalisasi kapasitas internal, inovasi pengembangan produk dakwah, intensifikasi dan ekstensifikasi penggalian donasi, serta akomodasi seluruh elemen jemaah melalui model dakwah yang inklusif dan multikultural. Kata Kunci : Perencanaan Strategis, Analisis SWOT, Formulasi Strategi
Konsep & Kerangka Analisis Manajemen Strategis Dakwah Affandy, Shofyan
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v3i2.50

Abstract

Disruptive forces have penetrated nearly all dimensions of life, triggering radical transformations in thinking patterns, work systems, and institutional structures. These shifts demand adaptive responses not only from individuals but also from social, commercial, and public institutions. Organizational adaptability to such environmental dynamics requires a robust set of concepts and responsive strategic analysis frameworks to sustain competitive advantage. In the context of da’wah organizations, there is a pressing need for a theoretical transformation of strategic management concepts that aligns with the distinct nature of the da’wah environment. This transformation should go beyond axiological concerns and encompass strategic and methodological dimensions. This study employs a qualitative-theoretical approach (basic research), using deductive analysis to synthesize conventional strategic management concepts with the essence and characteristics of Islamic da’wah. The outcome is a theoretical reconfiguration of strategic concepts and competitive advantage, alongside the development of an analytical framework tailored to the unique environment of da’wah organizations. Traditional da’wah approaches inherited from the past must evolve into a more strategic form of da’wah—one that is adaptive, innovative, competitive, and multidimensionally effective. Furthermore, competitive advantage must shift towards collaborative advantage, emphasizing mutualistic partnerships with the target audience (mad‘u). As a consequence, the conventional business-oriented SWOT analysis framework should be reinterpreted into a more holistic and optimistic SWOT framework that reflects the values and goals of da’wah.
Implementasi Strategi Dakwah: Studi Kasus Masjid Baitussalam Sidoarjo 2024 Affandy, Shofyan
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v2i2.26

Abstract

Sebuah perencanaan strategi yang baik harus juga didukung oleh mekanisme implementasi strategi yang sistematis, realistis, dan sinergis. Agar perencanaan strategi dapat ditransformasikan menjadi program operasional yang terukur, jelas, dan mudah diaplikasikan dalam tindakan, maka dibutuhkan sebuah kerangka implementasi strategi. Masjid Baitussalam Sidoarjo telah berhasil merumuskan perencanaan strategis secara komprehensif, hingga menghasilkan beberapa rekomendasi strategi. Selanjutnya rekomendasi strategi tersebut perlu diimplementasikan dalam kerangka kerja yang lebih operasional. Artikel ini bertujuan untuk merancang sebuah implementasi strategi untuk mentransformasikan rekomendasi strategi Masjid Baitussalam ke dalam beberapa instrumen operasional. Metode yang digunakan adalah berbasis pada penelitian kualitatif lapangan (field-qualitative research) melalui pendekatan eksperimen rasionalistik, dengan menerapkan kerangka kerja teori implementasi strategi pada studi kasus empiris. Dengan menerapkan kaidah teori implementasi strategi, baik melalui analisis kualitatif maupun kuantitatif, maka  rekomendasi strategi Masjid Baitussalam telah ditransformasikan menjadi beberapa instrumen operasional, yaitu program operasional, target yang terukur, alokasi waktu tahunan, restrukturisasi organisasi, kebijakan teknis (standard operational procedure) dan pengembangan kultur organisasi. Semua instrumen tersebut bisa menjadi panduan umum bagi semua level pengurus Takmir Masjid Baitussalam dalam mengimplementasikan strategi dakwahnya selama satu periode kepengurusan (lima tahun).
Strategic Leadership pada Organisasi Dakwah Affandy, Shofyan
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v3i1.36

Abstract

Organisasi yang menghadapi lingkungan dinamis, berubah dengan cepat, melibatkan kompleksitas variabel dan sulit diprediksi, pasti memerlukan kepemimpinan yang adaptif. Strategic Leadership adalah kompetensi yang mampu menyeimbangkan antara visi strategis jangka panjang dengan tuntutan dinamika jangka pendek. Dalam dunia bisnis, strategic leadership diterapkan untuk menjaga keunggulan kompetitif di tengah arus perubahan. Dalam organisasi nirlaba, strategic leadership perlu diadaptasikan dengan visi dan karakter lingkungannya. Tulisan ini mencoba memberikan model kerangka kerja strategic leadership bagi organisasi nirlaba atau dakwah. Dengan melakukan analisis sintesa terhadap konsep dasar strategic leadership dan studi empiris penerapannya pada organisasi nirlaba, maka bisa dirumuskan suatu model kerangka kerja strategic leadership secara umum. Kerangka kerja strategic leadership harus mencakup beberapa elemen fundamental, yaitu visi yang jelas, pengambilan keputusan yang terukur, kemampuan beradaptasi serta menjaga keberlanjutan organisasi melalui inovasi. Kerangka kerja strategic leadership ini bisa diadaptasikan dengan karakter organisasi dakwah, dan diterapkan dalam konteks jangka panjang maupun jangka pendek. Dalam penerapannya menuntut berbagai prasyarat yang harus dimiliki oleh organisasi dakwah, yaitu visi yang jelas, kepemimpinan yang visoner, pengambilan keputusan yang terukur, kemampuan adaptasi, budaya inovasi, serta jaringan kemitraan dan kolaborasi. Keterbatasan kapasitas bagi organisasi dakwah di Indonesia, akan menjadi tantangan yang harus dihadapi demi efektivitas dan keberkelanjutan pencapaian visinya.