Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diplomasi Budaya Indonesia Ke Arab Saudi Melalui the Janadriyah Cultural and Heritage Festival Ke-33 Akbar, Dhanang Fawaiz; Anam, Muhammad Zahrul
Proceeding Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 1 No. 1 (2020): Armoring the Youth to Contribute to the SDGs
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.612 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki etnis, suku bangsa, budaya juga Bahasa yang beragam. Keanekaragaman budaya ini dimanfaatkan oleh Indonesia untuk menjembatani kepentingan-kepentingan Internasional melalui Diplomasi Budaya. Strategi ini dilakukan Indonesia untuk mempromosikan, menampilkan, dan mengkampanyekan hal-hal yang perlu diketahui oleh bangsa lain. Indonesia dan Arab Saudi adalah dua negara yang mempunyai banyak kesamaan seperti mayoritas penduduk muslim, beberapa kebudayaan yang sama dan lain sebagainya. Persamaan ini menjadi faktor utama hubungan strategis keduanya. Hubungan bilateral yang dilakukan keduanya mengalami eskalasi yang ditandai dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Arab Saudi pada tahun 2015 kemudian dilanjutkan kunjungan Raja Salman ke Indonesia tahun 2017. Kunjungan Raja Salman ini menghasilkan 11 perjanjian yang telah disepakati dan ditandatangani oleh kedua belah pihak. Salah satu aspek yang menjadi kesepakatan keduanya adalah kebudayaan. The Janadriyah Cultural and Heritage Festival ke-33 merupakan tindak lanjut kerjasama kebudayaan. Indonesia diundang menjadi tamu kehormatan ‘guest of honour’ dan diberi fasilitas paviliun seluas 2000 meter persegi. Festival ini menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk mengenalkan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat Arab Saudi. Paviliun Indonesia menjadi paviliun terbesar dan terbanyak dikunjungi oleh masyarakat disana. Hasil dari diplomasi kebudayaan Indonesia yang dilakukan melalui festival diantaranya adalah semakin eratnya hubungan antara Indonesia dengan Arab Saudi yang ditandai dengan terciptanya kesepakatan-kesepakatan baru. Penelitian ini saya tulis menggunakan Teori Diplomasi Kebudayaan dan konsep-konsep lain yang mendukung. Metode penulisan yang saya gunakan adalah Literature Review.
Digital Diplomacy in Crisis: Indonesia's COVID-19 Pandemic Response Akbar, Dhanang Fawaiz
Global and Policy Journal of International Relations Vol 12, No 02 (2024)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jgp.v12i02.4805

Abstract

ABSTRACT The COVID-19 pandemic has fundamentally altered global diplomacy, requiring states to embrace digital media as their main instrument for international participation. This paper investigates the impact of digital diplomacy on Indonesia's handling of the Covid-19 problem. It emphasizes how the country utilized online platforms to handle international relations, distribute vital public health information, and facilitate cooperation across borders. The paper examines the effectiveness of Indonesia's digital diplomacy in addressing the problems presented by the epidemic through examining social media initiatives and international collaborations. The findings demonstrate that digital diplomacy enabled immediate information interchange and enhanced Indonesia's worldwide influence. However, it also revealed weaknesses in digital infrastructure and communication methods. This study enhances the comprehension of digital diplomacy as a crucial element of disaster response, providing valuable insights into its capabilities and constraints in addressing worldwide health emergencies. Keywords: Digital diplomacy, Disaster Response, Covid-19, Collaboration ABSTRAK Pandemi COVID-19 telah mengubah diplomasi global secara mendasar, yang mengharuskan negara-negara untuk menggunakan media digital sebagai instrumen utama mereka untuk partisipasi internasional. Artikel ini menyelidiki dampak diplomasi digital terhadap penanganan masalah Covid-19 di Indonesia. Artikel ini menekankan bagaimana negara tersebut memanfaatkan platform daring untuk menangani hubungan internasional, mendistribusikan informasi kesehatan kepada masyarakat, dan memfasilitasi kerja sama lintas batas. Artikel ini mengkaji efektivitas diplomasi digital Indonesia dalam mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh epidemi tersebut melalui pemeriksaan inisiatif media sosial dan kolaborasi internasional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa diplomasi digital memungkinkan pertukaran informasi langsung dan meningkatkan pengaruh Indonesia di seluruh dunia. Namun, hal itu juga mengungkapkan kelemahan dalam infrastruktur digital dan metode komunikasi. Studi ini meningkatkan pemahaman diplomasi digital sebagai elemen penting dari respons bencana, memberikan wawasan tentang kemampuan dan kendalanya dalam menangani keadaan darurat kesehatan di seluruh dunia. Kata Kunci: Diplomasi Digital, Respon Bencana, Covid-19, Kolaborasi