Masalah numerasi masih menjadi tantangan bagi banyak siswa SMP, terutama dalam memahami, menganalisis, dan menyelesaikan soal berbasis konteks dunia nyata. Kesulitan ini sering kali disebabkan oleh keterbatasan dalam merepresentasikan informasi masalah secara visual maupun simbolik, yang berdampak pada kurangnya keterampilan dalam menyusun strategi pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi representasi visual dan pemecahan masalah numerasi yang digunakan siswa SMP dengan pendekatan metode Gioia. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan subjek tiga siswa kelas VIII SMPN 1 Sampit yang dipilih secara purposif yakni berdasarkan kategori representasi lengkap. Data dikumpulkan melalui tugas pemecahan masalah numerasi dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan tiga tahap metode Gioia: first-order concept, second-order theme, dan aggregate dimension. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap first-order concept, kutipan langsung siswa diklasifikasikan menjadi strategi awal. Pada tahap second-order theme, strategi tersebut dikelompokkan menjadi pola umum yang lebih abstrak, Selanjutnya, pada tahap aggregate dimension, pola-pola tersebut dikonstruksi menjadi enam strategi utama dalam pemecahan masalah numerasi: (1) pemanfaatan representasi visual untuk memahami masalah, (2) penggunaan strategi simbolik untuk menyederhanakan analisis, (3) pendekatan sistematis dalam penyelesaian masalah, (4) pengambilan keputusan berbasis logika dan kuantifikasi, (5) adaptasi solusi terhadap kendala praktis, dan (6) evaluasi serta validasi solusi dalam konteks dunia nyata. Strategi ini membantu siswa mengorganisasi informasi, menyusun perhitungan yang lebih efisien, serta menyesuaikan solusi dengan kondisi nyata. Oleh karena itu, pembelajaran matematika perlu menekankan penguatan keterampilan representasi, berpikir sistematis, dan reflektif untuk membantu siswa dalam memecahkan masalah numerasi secara efektif.