Ghery Safitra Fahrun
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN JARINGAN KELOMPOK USAHA BERSAMA DALAM MENGATASI PERMASALAHAN PEREMPUAN RAWAN SOSIAL EKONOMI (PRSE) DI DESA JAYAGIRI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Ghery Safitra Fahrun
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.541 KB) | DOI: 10.31595/biyan.v2i2.317

Abstract

Pengembangan Jaringan Kelompok Usaha Bersama menjadi fokus dalam penelitian, tujuan penelitianmenggambarkan model pengembangan jaringan dan mengevaluasi implementasi akhir. Penelitian inimenggunakan metode penelitian tindakan partisipatif (action research). Informan dalam penelitian ini adalahanggota kelompok, pengurus kelompok, pendamping kelompok, serta tokoh masyarakat Desa Jayagiri KecamatanLembang Kabupaten Bandung Barat. Sumber data diperoleh yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder.Data primer diperoleh dari pengurus kelompok, anggota kelompok, pendamping kelompok, serta tokohmasyarakat yang perduli dengan keberadaan Kelompok Usaha Bersama “Perempuan Mandiri” Desa Jayagiri.Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi, wawancara, observasi, dan Focus GroupDiskusion. Pengembangan Jaringan yakni melibatkan berbagai pihak dalam kegiatan yang dilakukan melaluiFGD, rencana program, dilanjutkan dengan implementasi program, terdiri dari kegiatan penyuluhan, pelatihanpembuatan proposal, koordinasi dan negoisasi dengan pihak lain. Hasil implementasi dari model pengembanganjaringan dapat diketahui bahwa Kelompok Usaha Bersama “Perempuan Mandiri” dapat mengembangkan jaringanbaik jaringan antar personal, jaringan personal dengan kelompok, serta mengembangkan jaringan dengankelompok, organisasi dan institusi dalam memanfaatkan sistem dan sumber, adanya dukungan dari pemerintahsetempat yang didapatkan oleh kelompok. Dari pengembangan jaringan tersebut telah membawa perubahan bagiperkembangan Kelompok Usaha Bersama “Perempuan Mandiri” Desa Jayagiri.
PERDAGANGAN MANUSIA: SEBUAH FENOMENA DALAM PERSPEKTIF PERUBAHAN SOSIAL STUDI KASUS DI KULON PROGO Hasyim Abdillah; Ghery Safitra Fahrun
Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v6i2.128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan fenomena kasus perdagangan manusia dilihat dalam perspektif perubahan sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan model wawancara semi terstruktur. Perdagangan manusia sudah menjadi kejahatan yang tidak hanya terjadi dalam masyarakat lokalseperti kasus perkawinan anak dengan dalih penebusan utang, atau adopsi janin yang masih dalam kandungan seseorang, namun sudah tersistematis dalam skala internasional yang dialami pekerja migran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minimnya pemahaman soal pola human trafficking yang dialami oleh eks pekerja migran dan masyarakat lokaladalah faktor sekunder maraknya kasus perdagangan manusia. Problematika yang paling radikal dalam skala internasional adalah adanya penyelewengan administrasi yang dilakukan oleh oknum penyedia layanan perizinan kerja; pemalsuan dokumen, penyitaan dokumen oleh calo, dan over charging sebagai alat jeratan utang bagi pekerja migran.Tentu perspektif perubahan sosial dalam melihat fenomena ini bertujuan untuk mendorong kembali keberfungsian eks penyintas trafficking.