Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun Aplikasi Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional Indonesia Berbasis Web Maulana, Muhammad Septian; Tjandrarini, A. B.; Amelia, Tan
Jurnal Sistem Informasi dan Komputerisasi Akuntansi (JSIKA) Vol 6, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Sistem Informasi Universitas Dinamika (JSIKA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.295 KB)

Abstract

Tanaman obat tradisional adalah tanaman khusus yang berkhasiat sebagai obat. Masyarakat meracik obat-obatan tradisional hanya dari perkataan orang lain atau pengalaman sendiri, hal ini menyebabkan kurangnya pengaruh obat tradisional dalam menyembuhkan karena penggunaan dan dosis yang kurang tepat. Masyarakat sering salah dalam menentukan bahan baku pembuatan obat tradisional dan tidak mengetahui cara mengolah bahan baku tersebut, sehingga yang diperoleh bukanlah manfaat melainkan efek samping.Berdasarkan permasalahan ini, maka dibuat aplikasi pemanfaatan tanaman obat tradisional Indonesia berbasis web dengan model pengembangan yang digunakan adalah Model Waterfall. Aplikasi ini untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi tentang tanaman obat tradisional Indonesia dan dapat melakukan konsultasi dengan herbalis. Aplikasi juga menyediakan layanan forum komunikasi dan informasi tentang kesehatan melalui artikel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dibuat dapat memberikan informasi tanaman obat secara mendetail, mulai dari gambar tanaman, nama daerah, nama latin, klasifikasi tanaman, deskripsi bagian tanaman, khasiat tanaman, kandungan kimia, dan cara mengolah tanaman sehingga dapat digunakan menjadi obat. Berdasarkan hasil uji coba aplikasi dinyatakan sangat layak untuk digunakan dengan nilai  hasil uji coba sebesar 88,7%.                                       Kata Kunci:   Tanaman Obat Tradisional, Aplikasi, Model Waterfall, Website, PHP, Skala Likert
Accuracy and Limitations of the Liquid Drop Model (LDM) in Nuclear Binding Energy Calculations Maulana, Muhammad Septian; Faozan, Faozan; Yani, Sitti; Djamil, Abd Djamil Husin
Journal of Experimental and Applied Physics Vol 3 No 4 (2025): In Progress: December Edition
Publisher : Department of Physics, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeap.v3i4.161

Abstract

This study aims to evaluate the accuracy of the Liquid Drop Model (LDM) in predicting atomic nuclear binding energy and binding energy per nucleon, by comparing it with reference values. LDM is based on the assumption that atomic nuclei can be treated as drops of incompressible fluid. Nuclear binding energy is calculated using the Semi-Empirical Mass Formula (SEMF), and the results are analyzed through linear regression comparison with empirical mass defect data. The calculation results show that the LDM produces small deviations for binding energy values in medium nuclei. However, this model is less accurate in predicting binding energy for light and heavy nuclei. The inaccuracy in heavy nuclei is explained by the dominance of prominent collective effects; here, the behavior of the nucleus is better explained by the interaction of all nucleons as a whole, rather than by the behavior of individual nucleons. This reinforces the basic principle of LDM in heavy nuclei. In addition, the calculation of binding energy per nucleon by LDM produces the highest binding energy peak in Krypton-80 with a value of 8.98 MeV/nucleon. This result differs from empirical reference values that place Iron-56 (Fe-56) as the most stable nucleus with the highest binding energy, namely 8.79 MeV/nucleon. This deviation in the stability peak highlights the limitations of LDM, particularly regarding the lack of consideration of quantum effects and nuclear shell structures that are more relevant to certain nuclei.