Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Masalah Pada Mata Pelajaran Kimia SMA Kelas X Dalam Materi Hidrokarbon Kurniawati, Ivatul Laily; Amarlita, Dhamas Mega
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Pengembangan bahan ajar ini bertujuan untuk (1) mengembangkan bahan ajar PBL pada materi hidrokarbon, (2) mengetahui kelayakan bahan ajar PBL hasil pengembangan dalam materi pokok senyawa hidrokarbon, dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan media hasil pengembangan dibandingkan dengan pembelajaran tanpa menggunakan bahan ajar PBL. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model pengembangan 4D yang mencakup tahap-tahap: define, design, develop, dan disseminate. Pengembangan ini hanya sampai pada tahap develop. Uji coba lapangan terbatas dilakukan di SMA Negeri 1 Tulehu, Maluku. Hasil pengembangan adalah bahan ajar berbasis masalah , yang layak digunakan. Efektivitas bahan ajar PBL dilihat dari hasil belajar yang diperoleh dari siswa dalam uji coba lapangan terbatas. Ketuntasan belajar siswa yang menggunakan bahan ajar PBL adalah 100%, atau tidak satu pun siswa yang tidak tuntas belajar.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Masalah Pada Mata Pelajaran Kimia SMA Kelas X Dalam Materi Hidrokarbon Ivatul Laily Kurniawati; Dhamas Mega Amarlita
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Pengembangan bahan ajar ini bertujuan untuk (1) mengembangkan bahan ajar PBL pada materi hidrokarbon, (2) mengetahui kelayakan bahan ajar PBL hasil pengembangan dalam materi pokok senyawa hidrokarbon, dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan media hasil pengembangan dibandingkan dengan pembelajaran tanpa menggunakan bahan ajar PBL. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model pengembangan 4D yang mencakup tahap-tahap: define, design, develop, dan disseminate. Pengembangan ini hanya sampai pada tahap develop. Uji coba lapangan terbatas dilakukan di SMA Negeri 1 Tulehu, Maluku. Hasil pengembangan adalah bahan ajar berbasis masalah , yang layak digunakan. Efektivitas bahan ajar PBL dilihat dari hasil belajar yang diperoleh dari siswa dalam uji coba lapangan terbatas. Ketuntasan belajar siswa yang menggunakan bahan ajar PBL adalah 100%, atau tidak satu pun siswa yang tidak tuntas belajar.