Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Relationship Between Nurses' Workload and Therapeutic Communication with Patient Satisfaction in the Class III Inpatient Room of Arifin Achmad Hospital Hafizah Usna; Enimay; Susi Erianti
HealthCare Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2025): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v7i1.5531

Abstract

Workload is a person's ability to accept a job that can cause complaints from patients and result in decreased service quality and patient satisfaction. The purpose of this study was to determine the relationship between workload and therapeutic communication to patient satisfaction in the class III inpatient room of Arifin Achmad Hospital, Riau Province. The study used quantitative research with a correlation study approach with respondents 53 patients and 40 nurses in the Edelwis and Dahlia Class III Inpatient Rooms. The research instruments used Workload questionnaires and Observation Sheets for nurses and Patient Satisfaction questionnaires. The analysis used was univariate analysis using frequency distribution test and bivariate analysis using chi square person test. The results of the frequency distribution test found that the most patient satisfaction category was quite satisfied with the number of 31 respondents, the results of the chi square test showed that the variable relationship between nurse workload and patient satisfaction was that there was no relationship with a p value of 0.182. Then for therapeutic communication with patient satisfaction has no significant relationship with a p value of 0.416. It is expected that nurses can pay attention to patients from therapeutic communication towards patients and hospitals transfer nurses to class III inpatient rooms in order to reduce the workload experienced by nurses in the Class III Inpatient Room of Arifin Achmad Hospital Riau Province.
GAMBARAN BURNOUT PADA PERAWAT PELAKSANA DI RUMAH SAKIT Raja Fitrina Lestari; Mohamed Saifulaman; Zamzaliza Abdul Mulud; R.Zulhemni Amyrusdi; Rajunitrigo Rajunitrigo; Susi Erianti; Yecy Anggreny
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Nomor 2 Januari 2025
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v8i2.5371

Abstract

Perawat adalah pekerjaan yang memainkan peran penting dalam penyediaan layanan kesehatan. Tuntutan dan tanggung jawab perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan sangat berat, perawat menjadi tulang punggung dalam kesembuhan pasien yang menyebabkan perawat menjadi mudah stres. Seorang perawat harus beradaptasi dengan tuntutan dan tekanan pekerjaan dalam waktu yang panjang dan menyebabkan suatu kondisi yang disebut dengan burnout syndrome. Burnout merupakan kondisi seseorang yang merasa terkuras habis, kehilangan energi psikis maupun fisik dan biasanya ditunjukkan dalam bentuk kelelahan fisik, mental, dan emosional yang tidak berhenti. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan burnout pada perawat adalah beban kerja yang tinggi, kurangnya dukungan dari atasan dan rekan kerja, jam kerja yang panjang, kurangnya waktu istirahat, paparan terhadap situasi yang penuh stres. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas dan keamanan pasien, sehingga bisa mempengaruhi asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran burnout pada perawat pelaksana. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode kuantitatif dan desain deskriptif. Populasi penelitian ini yaitu 61 responden dan sampel sebanyak 59 responden. Teknik sampel yang digunakan penelitian ini adalah Total Sampling yaitu teknik penentuan sampel dimana semua anggota populasi digunakan menjadi sampel. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik responden berdasarkan usia mayoritas 31-40 tahun sebanyak 38 (64,4%) responden, jenis kelamin terbanyak perempuan 51 (86,4%) responden, mayoritas pendidikan yaitu ners 33 (55,9%) responden, status pernikahan mayoritas yaitu menikah 52 (88,1%) responden, dan mayoritas lama bekerja yaitu >10 tahun 32 (54,2%) responden. Peneliti dapat merekomendasikan penelitian menggunakan kualitatif, dan menggunakan mixed method untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan mendalam mengenai topik yang diteliti.