Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Superoxide Dismutase from Marine as a Cytotoxic Agent Apriani, Dwi Wulan; Indrayati, Ana; Herdwiani, Wiwin; Rendati, Hema Novita; Zulfah, Khairina
International Journal of Clinical Inventions and Medical Sciences (IJCIMS) Vol 6 No 2: September 2024
Publisher : Lamintang Education and Training Centre, in collaboration with the International Association of Educators, Scientists, Technologists, and Engineers (IA-ESTE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36079/lamintang.ijcims-0602.680

Abstract

The prevalence of cancer in Indonesia has shown an increase from 1.4 per 1000 population in 2013 to 1.79 per 1000 population in 2018. 70% of our planet is covered by unparalleled air and marine biodiversity. Therefore, medical researchers have focused on the marine world which has great potential, in the last six decades (Sagar et al. 2010). To find out other uses of biota, it is necessary to study the SOD of marine biota that reacts with their metal cofactors, to determine the specific SOD of some biota, to determine the SOD cytotoxic activity of several marine biota, to determine the mechanism of SOD of marine biota as anticancer. This literature review was carried out in several stages: formulating problems, collecting, evaluating, analyzing, and synthesizing data. The data sources used are international journals from publishers such as Science Direct, Elseiver, and SpringerLink between 2010 and 2021. The literature results obtained for the SOD classification of marine biota based on metal cofactors are 1,092 articles. The articles obtained will be selected and 52 articles that meet the inclusion criteria will be reviewed. The results of the search for specific SOD activities from marine biota were obtained by 1,243 articles. 13 articles that meet the inclusion criteria and will be reviewed. The results of the search for SOD cytotoxic activity from marine biota obtained 2,199 articles. 7 articles that met the inclusion criteria will be reviewed. The search results for specific SOD activities from marine biota were 2,496 articles. 8 articles that meet the inclusion criteria and will be reviewed. The results showed that SOD from marine biota had cytotoxic activity.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PENYAKIT OSTEOARTHRITIS Damayanti, Dyah Ayu Kusuma; Syafiq, Bakri As; Fauziyah, Atina; Ardhiani, Miftah Rizky; Zulfah, Khairina; Setiarahmawati, Farah Hanifah; Herawati, Isnaini; Pristianto, Arif
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SISTHANA Vol. 4 No. 2 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/pkmsisthana.v4i2.142

Abstract

Osteoartritis lutut adalah penyakit degeneratif kronis yang banyak diderita orang dewasa yang lebih tua, dan ditandai dengan kerusakan tulang rawan pada sendi lutut. Pasien mungkin mengalami nyeri sendi, kekakuan, dan deformitas sendi. Harapan diadakannya penyuluhan ini agar masyarakat bisa memahami bagaimana cara penanganan saat mengalami keluhan. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini berupa penyuluhan dan pemberian terapi latihan dengan kompres air hangat dan isometric exercise dengan menggunakan media leaflet dan demo teknik pencegahan nyeri. Penyuluhan ini dilakukan di Kelurahan Kauman, Kabupaten Batang, kepada ibu-ibu Dawis RT 01/ RW10 yang berjumlah 10 orang. Berdasarkan data yang diperoleh, menunjukkan bahwa lebih dari 6 orang ibu-ibu dawis mengeluhkan nyeri lutut. Peningkatan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang fisioterapis dan nyeri lutut atau osteoarthritis diukur dengan kuesioner pre test dan post test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada pre test pemahaman peserta hanya 21% dan mengalami peningkatan menjadi 54% setelah dilakukan post test atau setelah pemberian materi tentang osteoarthritis. Disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang osteoarthritis.
Penatalaksanaan Fisioterapi untuk Meningkatkan Keseimbangan Dinamis Lansia dengan Teknik Core Stability Exercise dan Tandem Walking Exercise Fauziah, Enny; Zulfah, Khairina; Oktaviani, Yulisha Eva
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.1 Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.4998

Abstract

Lansia merupakan usia yang rentan akan mengalami jatuh. Hal tersebut disebabkan karena terjadinya penurunan kekuatan otot, rentang gerak sendi, sistem vestibular dan sistem visual. Semua permasalahan tersebut akan menyebabkan terjadinya gangguan keseimbangan dinamis pada lansia. Maka dari itu, pasien yang memiliki permasalahan keseimbangan dinamis harus diberikan intervensi yang tepat, salah satunya dengan menggunakan intervensi core stability exercise dan tandem walking exercise. Core stability exercise merupakan intervensi yang berfungsi untuk meningkatkan kekuatan core muscle. Sedangkan tandem walking exercise merupakan intervensi yang diberikan untuk meningkatkan aktivasi input proprioseptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penatalaksanaan fisioterapi pada gangguan keseimbangan dinamis lansia dengan pemberian intervensi berupa core stability exercise dan tandem walking exercise. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan case study yaitu dengan melakukan pemeriksaan dan penanganan fisioterapi pada satu orang pasien. Penelitian ini dilakukan di Desa Paring Agung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penelitian ini dilakukan pada lansia yang memiliki masalah gangguan keseimbangan yang diukur dengan menggunakan timed up and go test. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pemberian intervensi core stability exercise dan tandem walking exercise dalam waktu 6 minggu dapat meningkatkan keseimbangan dinamis pada lansia
Determinasi Input Sensorik dan Latihan Keseimbangan Terhadap Risiko Jatuh Lansia: Tinjauan Pustaka Sistematis Zulfah, Khairina; Komalasari, Dwi Rosella; Pristianto, Arif; Jatmiko, Safari Wahyu
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1988

Abstract

In recent decades, the global elderly population has increased. As a person ages, the risk of progressive balance disorders increases, increasing the risk of falls. 30% of elderly people in Indonesia will experience falls by 2022. This increasingly requires treatment for fall risks in the elderly to improve their quality of life in old age. Currently, there is a lot of research on improving the balance of the elderly. However, there is still no further research related to the combination of floor surfaces with decreasing sensory input in the elderly, so that more sensory input is needed in the elderly. This study aims to identify the effect of floor surfaces and sensory input on balance and fall risk in the elderly. This research method uses a literature review using four main databases: PubMed, SAGE, Medline, and ScienceDirect. The journals used were published in 2020-2025. The data obtained were then analyzed using Prism Diagrams, and the journal search obtained 3,914 journals before screening. After reviewing, 5 journals were obtained and then analyzed using the PICO technique. Results: A review of five journals found that sensory input-based interventions and floor surface variations were effective in improving balance and reducing the risk of falls in older adults. Conclusion: Sensory input-based interventions and floor surface variations were effective in improving balance and reducing the risk of falls in older adults.
Efektivitas Sit-To-Stand Exercise dalam Menurunkan Risiko Jatuh pada Lansia: Literature Review Zulfah, Khairina; Komalasari, Dwi Rosella
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Jatuh merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang sering dialami oleh lansia dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup mereka. Penurunan kekuatan otot, keseimbangan, dan mobilitas menjadi faktor utama peningkatan risiko jatuh. sit-to-stand (STS) exercise dikenal sebagai exercise sederhana yang berfokus pada peningkatan kekuatan otot tungkai dan fungsi fungsional.Metode: penulisan artikel ini menggunakan metode literature review melalui dua database, yaitu PubMed dan Science Direct pada 07 Juni 2025 yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Terdapat 2.494 artikel yang ditemukan, kemudian dilakukan seleksi dan diperoleh 3 artikel untuk dilakukan review akhir.Tujuan: untuk mengetahui efektivitas sit-to-stand exercise untuk menurunkan risiko jatuh pada lansia melalui literature review.Hasil: Tiga studi menunjukkan bahwa STS exercise, baik dilakukan secara mandiri maupun dikombinasikan dengan strategi lain (seperti visual feedback dan suplemen protein), mampu meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan, kemampuan berjalan, dan fungsi mobilitas. Hasil ini menunjukkan perbaikan parameter fungsional yang berkaitan erat dengan penurunan risiko jatuh pada lansia.Kesimpulan: Sit-to-stand exercise efektif meningkatkan kekuatan otot dan keseimbangan lansia, sehingga berpotensi menurunkan risiko jatuh. Intervensi ini sederhana dan dapat diterapkan di berbagai komunitas lansia.