Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eating Behaviors Related to Anemia Prevention in Young Women in Jayapura City Bela, Sarni Ranteallo; Rumaropen, Nova Falentina
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i4.2970

Abstract

Based on previous interviews with health workers at the City Health Office, health services for adolescent girls were carried out by the school by activating the UKS (School Health Business) assisted by the puskesmas, and cadres, but with the closure of schools during the coronavirus pandemic, so health services were limited and This is not optimal and this can have an impact on health, especially young women in receiving services such as giving Fe tablets, monitoring nutritional status and education about health problems for young women. The risk of anemia can be experienced in young women who are vulnerable if they are not supervised in terms of health services and eating behavior of young women.This type of research is descriptive using a cross-sectional study design. The aim of the study was to obtain an overview of the eating behavior of adolescent girls in Jayapura City. The research will be conducted in the work area of the Jayapura City Health Office. Research time for 8 months. The sample is 100 respondents from a population of 26,084 young women. The eating behavior interview of adolescent girls was conducted by assessing the level of knowledge, attitudes and actions. Data analysis was carried out in this study using a computer software system, namely SPSS 16. Statistical test to see the frequency distribution of eating behavior of adolescent girls. The results of the study showed that most of the young women had good knowledge as many as 62 respondents (82.7%), the attitude towards preventing anemia was mostly good, namely 51 (68.0%) but most of the young women had inadequate actions in preventing anemia, namely 69 (92.0%). 
PILAR 1 STBM SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DIARE DAN STUNTING MELALUI EDUKASI JAMBAN SEHAT Apriyana Irjayanti; Sarni Rante Allo Bela; Maxsi Irmanto; Yane Tambing; Nova Falentina Rumaropen; Iqbal Bayu Pamungkas; Rismawati Basri
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Mei: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jpkm.v7i1.37715

Abstract

Diare dan stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang saling berkaitan, terutama pada wilayah dengan akses sanitasi terbatas. Praktik buang air besar sembarangan (BABS) berkontribusi terhadap kontaminasi lingkungan dan peningkatan risiko infeksi berulang pada anak. Kebaruan kegiatan ini terletak pada penerapan edukasi partisipatif berbasis pemicuan menggunakan media Diagram F yang dipadukan dengan penyuluhan interaktif mengenai hubungan sanitasi, diare, dan stunting serta disesuaikan dengan keterbatasan literasi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan jamban sehat sebagai Pilar I Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Metode yang digunakan ialah edukasi partisipatif melalui pemicuan menggunakan media Diagram F dan penyuluhan interaktif mengenai hubungan sanitasi, diare, dan stunting. Kegiatan melibatkan 50 peserta yang terdiri dari kepala keluarga, ibu rumah tangga, kader kesehatan, dan aparat kampung. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipatif dan respon verbal terstruktur. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai jalur transmisi fekal-oral serta munculnya motivasi dan komitmen awal dua keluarga untuk memperbaiki fasilitas jamban layak pakai. Pendekatan edukatif berbasis partisipasi komunitas efektif dalam mendorong kesadaran sanitasi rumah tangga dan mendukung pencegahan diare serta stunting secara berkelanjutan.Kata Kunci: Jamban Sehat; Rumah Tangga; STBM; Diare; Stunting