Mayangsari, Wahyuni
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN ORANGTUA DALAM MENDUKUNG KEBERFUNGSSIAN SOSIAL DISABILITAS TULI (STUDI KASUS PADA MAHASISWI TULI UNIVERSITAS PGRI ARGOPURO JEMBER) Namira Fadia Haya; Purwowibowo; Mayangsari, Wahyuni
Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS Vol. 5 No. 2 (2023): September: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial : HUMANITAS
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UNPAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/humanitas.v5i2.9526

Abstract

Penyandang disabilitas memerlukan perhatian, penanganan, dan pendidikan khusus untuk dapat menjalankan fungsi sosialnya, tentunya hal ini tidak lepas dari peran yang diberikan oleh orangtua. Artikel ini memfokuskan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis peran orangtua dalam mendukung keberfungsian sosial penyandang disabilitas Tuli. Orangtua berperan aktif dalam memberikan dukungan, berupa antar jemput anak sekolah, memberikan laptop untuk menunjang potensi, memberikan pendampingan saat lomba, memberikan motivasi, dan menghargai pendapat anak, dan peran partisipatif dalam menyediakan guru les; orangtua juga beperan aktif dalam memberikan pendidikan berupa pengajaran kata dan komunikasi, pengajaran moral, dan pengajaran agama; dan Peningkatan kapasitas anak Tuli berupa upaya untuk menyembuhkan, peningkatan kapasitas dalam komunikasi, dan peningkatan kapasitas dalam desain grafis.
Problematika Siswa Sekolah yang Menjadi Manusia Silver untuk Membayar Biaya Pendidikan Paramitha, Nurina Adi; Kusumaningrum, Nurcahyaning Dwi; Mayangsari, Wahyuni; Makmun, Sukron
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): kemiskinan perkotaan
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v2i1.12541

Abstract

Melalui pendidikan diharapkan siswa memiliki kecerdasan dan kepribadian yang baik. Akan tetapi tingginya biaya pendidikan menyulitkan siswa terutama yang berasal dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. Di Kabupaten Jember, ada beberapa siswa sekolah yang menjadi manusia silver demi membayar biaya pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kehidupan siswa sekolah yang menjadi manusia silver di Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah manusia silver yang masih bersekolah. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumentasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi dan teknik analisis data menggunakan analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang masih tergolong usia remaja menjadi pengemis karena membutuhkan uang untuk membayar biaya pendidikan. Mereka memilih menjadi manusia silver karena terinspirasi manusia silver yang ada di Jawa Barat. Mereka mengecat tubuh dengan warna silver kemudian mengemis di sekitar lampu lalu lintas di Kabupaten Jember. Hal yang menjadi problematika dari fenomena ini adalah siswa sering kali membolos sekolah saat melakukan aktivitasnya sebagai manusia silver. Di satu sisi, mengemis menjadi suatu solusi untuk membayar biaya pendidikan. Tetapi cara tersebut harus mengorbankan waktu belajar siswa di sekolah dan tentunya membawa dampak negatif bagi perkembangan kepribadian siswa yang bersangkutan.
EMOTION REGULATION THROUGH AUDIO JOURNAL: A CASE STUDY OF VISUALLY IMPAIRED PEOPLE IN SENTRA MAHATMIYA BALI: A Descriptive Study in the Social Work Intervention Ningtias, Novi Saskia; Faisyahril, Ria; Rahmawati, Atik; Nufus, Belgis Hayyinatun; Mayangsari, Wahyuni; Choirotunnisa, Maisaroh
Indonesian Journal of Social Work Vol 9 No 1 (2025): IJSW
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/ijsw.v9i1.1596

Abstract

Blind people are individuals who have limitations in their sense of sight which causes difficulties in responding to social situations, limitations or difficulties in carrying out activities so that assistance is needed from the role around blind people, namely families, people with disabilities have a more sensitive emotional side than other individuals, so the process of recognizing emotions and channeling emotions must be done early, emotional regulation plays a role in the psychological, emotional and health well-being of blind people with disabilities. Health has an influence on the psychology of people with disabilities because it intersects with the mental health of people with disabilities, so all elements of psychology, health, and social have a role in improving the functioning and well-being of the subject. Stable Psychic will affect the social functioning of the subject in the community environment, the process of interaction and social communication of the Family has a role in helping to regulate the emotions of blind people with disabilities so that they are more emotionally, psychologically, health and socially stable, The study aims to determine the process of regulating emotions, recognizing emotions, expressing emotions, and channeling emotions carried out by blind people with disabilities using audio jumaling. Audio jumaling was chosen because it is in accordance with the conditions of blind people with disabilities. The study used a qualitative method with a case study approach. Data collection was carried out using interview techniques, documentation and observation of (one) sub-vector through the assessment process, intervention planning and implementation of audio jumaling vaccine interventions. The results of the study found that sub-vectors had difficulty in regulating emotions due to internal and external problems such as family and friendship, emotions that were not channeled properly made the subject _ so that audio jumaling was needed as an effort to help the process of regulating the emotions of people with visual disabilities. Audio jumaling helps social workers at the Mahatmiva Center to be able to strengthen and provide optimal services.