Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK DI DESA SAKO KECAMATAN INUMAN Desta Andriani; Elfi Indrawanis; Tri Nopsagiarti; Seprido; Chairil Ezward; A. Haitami; Gusti Marlina
Bersama : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Bersama: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Pertania Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsm.v1i1.5

Abstract

The increase in waste is increasing day by day, for this reason it is necessary to utilize waste, both organic and inorganic waste. The purpose of this training is to increase public knowledge about how to manage waste into something useful. The target of this community service activity is housewives. The method of implementing community service activities is in the form of lectures and demonstrations. Lecture activities in the form of explanations about waste, types of waste, waste management, and 3R (reduce, reuse, recycle). For demonstration activities, namely the management of inorganic waste into recycled creations. The implementation of this activity went well, enthusiastic participants who were excited to take part in this training. In carrying out the exercise activities the participants enthusiastically participated in it. Community service activities as a whole can be said to be good and successful, judging from the success of the target number of training participants (100%), 100% of participants present in this activity understand the material presented, and agree with the use of waste through waste recycling. Prior to the training, more than 70% of the participants did not know about waste utilization because they had never participated in waste management socialization, and could not recycle inorganic waste. Service activities can increase the knowledge of housewives about waste management into various recycling creations and empower them in managing organic and inorganic waste. Keywords: waste, waste utilization, organic, inorganic
Hydroponic Assembly Training for Teachers and Senior High School Students in Kuantan Singingi Seprido, Seprido; Desta Andriani; A. Haitami; Elfi Indrawanis; Chairil Ezward; Gusti Marlina; Wahyudi; Tri Nopsagiarti
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 6 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i6.16414

Abstract

Education is a very important need in society’s life. High school students and equivalent teachers are educational people who continuously learn. Hydroponics is a technology in the agricultural sector that can be adopted in the education sector. A total of 68 participants attended this hydroponics training activity, 22 were teachers and 46 were senior high schools student. All participants showed quite high enthusiasm in this training activity as shown by the high frequency of questions from all participants.
PELATIHAN DAN PENYULUHAN TEKNIK PENGENDALIAN GULMA PADA PERKEBUNAN SAWIT RAKYAT DESA SIBEROBAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Desta Andriani; Seprido; Elfi Indrawanis; Tri Nopsagiarti; Chairil Ezward; A. Haitami; Wahyudi; Gusti Marlina
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3955

Abstract

Tanaman kelapa sawit ( Eleis guineesis jacq ) merupakan tanaman perkebunan yang memiliki arti penting bagi pembangunan nasional,selain mampu menyediakan lapangan kerja, hasil dari tanaman ini juga merupakan sumber devisa Negara. Kendala yang dihadapi para petani adalah perawatan yang masih kurang optimal diantaranya dalam hal pengendalian gulma pada tanaman belum menghasilkan. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan yang diawali dengan identifikasi permasalahan dengan melakukan survey dan diskusi dengan pengumpulan materi kegiatan penyuluhan yang berkenaan dengan pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit; penyebaran pretest kuesioner materi pelatihan disampaikan dalam konsep ceramah; dan diskusi serta dilakukan kegiatan pelatihan pengendalian Gulma serta pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi kegiatan. Peserta secara keseluruhan berpastisipasi secara aktif dalam mengikuti pelaksanaan kegiatan mulai dari penyajian materi, diskusi, pengisian kuisioner, dan praktek. 100% peserta hadir dalam kegiatan ini, memahami materi yang disampaikan, dan setuju dengan daur ulang sampah anorganik. Pelatihan dan penyuluhan teknik pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit di desa siberobah dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tadi perkebunan terlihat pada hasil evaluasi kegiatan PkM bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan peserta.