Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Konflik peran ganda dan stres kerja karyawati yang bekerja di Bank XXX Kanca Dharmasraya Ria Okfrima; Belly Natura; Herio Rizki Dewinda
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v3i2.20281

Abstract

Bekerja sebagai karyawan Bank merupakan salah satu pekerjaan yang cukup banyak diminati masyarakat. Hal tersebut dikarenakan selain bergengsi, gaji yang didapatkan juga relatif besar dan berbanding lurus dengan tuntutan kerja yang diemban karyawan, yang kemudian berpotensi besar pula untuk mengalami stres dalam bekerja. Khususnya bagi karyawati, mengingat secara empirik salah satu hasil penelitian sebelumnya menjelaskan bahwa karyawan wanita yang bekerja di Bank memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan dengan karyawan pria. Oleh karena itu, untuk melakukan antisipasi tingginya tingkat stres yang dialami oleh karyawati yang bekerja di perbankan, maka penting untuk menguji hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja karyawati yang bekerja di Bank, mengingat penelitian ini masih sangat jarang ditemui dalam konteks perbankan. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja karyawati yang bekerja di Bank XXX Kanca Dharmasraya. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 31 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala konflik peran ganda dan skala stres kerja. Hasil analisis data menunjukkan besarnya koefisien korelasi sebesar r=0,609 dengan taraf signifikan p=0,000 (p<0,01), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan dengan arah positif antara konflik peran ganda dengan stres kerja karyawati yang bekerja di Bank XXX Kanca Dharmasraya.
Job Insecurity dengan Komitmen Organisasi pada Karyawan di Kabupaten Lima Puluh, Kota Payakumbuh Natura, Belly; Fitri, Nur Azizah
Psyche 165 Journal Vol. 16 (2023) No. 3
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v16i3.257

Abstract

Human resources are the most important asset for the company in the digitalization era, so companies need to manage them optimally so that every employee is able to show superior performance and high commitment to an organization, but there are several influencing factors that can make an employee's organizational commitment low. This study aims to determine the relationship between job insecurity and organizational commitment on contract employees of PT XYZ. The independent variable in this study is job insecurity and the dependent variable is organizational commitment. The measuring instrument used in this research is the scale of job insecurity and organizational commitment sampling technique in this study used a non-probability sampling technique, namely the saturated sample in this study were 38 contract employees of PT XYZ. Test the validity and reliability in this study using the Alpha Cronbach. The results of the validity coefficient on the job insecurity move from rix = 0.576 to rix = 0.682 with a reliability coefficient of = 0.940 while the organizational commitment scale moves from rix = 0.530 to rix = 0.690 with a reliability coefficient of = 0.934. Based on data analysis, the correlation value is -0.769 with a significance level of 0.000, which means that the hypothesis is accepted. This shows that there is a negative and significant relationship between job insecurity and organizational commitment on contract employees of PT XYZ. Meaning that to increase organizational commitment it is necessary to reduce job insecurity on employees at PT XYZ. The contribution of the job insecurity to organizational commitment is 59.1%.
Self Monitoring dengan Harga Diri Pada Fungsionaris Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas XX Padang Natura, Belly; Irdam, Irdam; Dina, Nur Aulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25230

Abstract

Penelitian ini membahas tentang hubungan antara self monitoring dengan harga diri pada fungsionaris unit kegiatan mahasiswa universitas XX dengan tujuan penelitian adalah untuk memberikan gambaran hubungan antara self monitoring dengan harga diri di kampus pada fungsionaris unit kegiatan mahasiswa di Universitas XX Padang. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah self monitoring dan variabel terikat adalah harga diri. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self monitoring dan harga diri. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dengan jumlah sampel yaitu 60 orang. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini menggunakan teknik Alpha Cronbach. Hasil koefisien validitas pada skala self monitoring sekitar 0,3055 – 0,6917 dengtan koefisien reliabilitas sebesar 0,854 sedangkan pada skala harga koefisien validitas pada skala harga diri berkisar antara 0,415 – 0,703 dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,822. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai korelasi sebesar 0, 738 dengan taraf signifikan 0,000 yang berarti hipotesis diterima.
Kecemasan Menghadapi Mutasi Ditinjau dari Self Efficacy Pada Karyawan Pabrik Sawit Natura, Belly; Kurniawan, Harri; Mutya, Mita Fani Tri; Muliati, Riska
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3185

Abstract

This study aims to determine the relationship between self-efficacy and anxiety in facing mutations in employees of pabrik sawit. The independent variable in this study is Self Efficacy and the dependent variable is anxiety. The measuring instruments used in this study were the Self Efficacy scale and the Anxiety scale. The sampling technique in this study using saturated sampling technique. The sample in this study were 47 employees of pabrik sawit. Validity and Reliability Test in this study used Alpha Cronbach technique. The item difference index on the Self-efficacy scale moves from rix = 0.304 to rix= 0.799 with a reliability coefficient of α = 0.930. Meanwhile, the anxiety scale moves from rix = 0.376 to rix = 0.734 with a reliability coefficient of α = 0.937. Based on the results of data analysis, it can be concluded that there is a significant relationship between Self Efficacy and Anxiety, with a correlation value (r) of -0.799 with a significant level of 0.000, which means that the hypothesis is accepted. This shows that there is a significant negative relationship between Self Efficacy and dealing with mutations in the process division employees of pabrik sawit .
Parent Autonomy Support dengan School Engagement pada Siswa SD X Kota Padang Dina, Nur Aulia; Kurniawan, Harri; Mutya, Mita Fani Tri; Muliati, Riska; Natura, Belly
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Parent Autonomy Support dengan School Engagement pada Siswa SD X. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Parent Autonomy Support dan variable terikat adalah School Engagement. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Parent Autonomy Support dan School Engagement. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling / samping jenuh. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 52 orang Siswa SD X. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini menggunakan teknik Alpha Cronbach. Indeks daya beda aitem pada skala Parent Autonomy Support bergerak dari rix= 0, 354 sampai dengan rix= 0,754 dengan koefisien reliabilitas sebesar α= 0,929 sedangkan pada skala School Engagement bergerak dari rix= 0, 304 sampai dengan rix= 0, 730 dengan koefisien reliabilitas sebesar α= 0, 876. Berdasarkan analisis data, dapat di simpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Parent Autonomy Support dengan School Engagemen, dengan nilai korelasi (r) 0, 696 dengan taraf signifikan 0,000 yang berarti hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif yang signifikan antara Parent Autonomy Support dengan School Engagement pada siswa SD X.
Hubungan Antara Internal Locus of Control dengan Resiliensi pada Pegawai Kantor Wali Nagari Kinali Irdam, Irdam; Dewinda, Herio Rizki; Natura, Belly; Dina, Nur Aulia; Mustika, Rara
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara internal locus of control dengan resiliensi pada pegawai kantor wali nagari kinali. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah internal locus of control dan variabel terikat adalah resiliensi. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala internal locus of control dengan resiliensi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah 42 pegawai kantor wali nagari kinali. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini mengunakan teknik Alpha Cronbach. Hasil koefisien validitas pada skala internal locus of control bergerak dari rix = 0,325 sampai dengan rix = 0,820. Dan dengan koefisien reliabilitas sebesar α = 0,921 sedangkan pada skala resiliensi bergerak riy dari 0, 325 sampai dengan riy = 0, 856. Dan dengan koefisien reliabilitas sebesar α = 0,932 Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar rxy = 0.644 dengan taraf signifikansi p = 0,000 yang berarti hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan sangat signifikan antara hubungan internal locus of control dengan resiliensi pada pegawai kantor wali nagari kinali. Adapun sumbangan efektif dari variabel hubungan antara internal locus of control dengan resiliensi sebesar 41%, hal ini diartikan bahwa internal locus of control memberikan kontribusi terhadap resiliensi, sedangkan sisanya sebesar 59% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Adapun faktor lain menurut Reivich dan Shatte (2018) faktor yang mempengaruhi resiliensi, yaitu yang pertama regulasi emosi, pengendalian impuls, optimisme, analisis kausal, empati, efikasi diri, dan reching out diasumsikan menjadi penyebab dominan dalam menyebabkan resiliensi dalam suatu organisasi.
Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dengan Organizational Citizenship Behaviour (OCB) Pada Karyawan SPBU Sijunjung: Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dengan Organizational Citizenship Behaviour (OCB) Pada Karyawan SPBU Sijunjung irdam, irdam; Belly Natura; Nur Aulia Dina
Jurnal Perilaku Bisnis Kontemporer Vol. 2 No. 3 (2025): Journal of Contemporary Business Behavior
Publisher : Sumatera Scientist

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/qrqgrp61

Abstract

This study aims to look at the relationship between emotional intelligence and organizational citizenship behavior. The independent variable in this study is emotional intelligence and the dependent variable is organizational citizenship behavior. The measuring instrument used in this research is the scale of emotional intelligence and the scale of organizational citizenship behavior. The sampling technique used in this study was purposive sampling with a total sample size of 41 people. Validity and reliability test using Alpha Cronbach technique. The results of the validity coefficient on the emotional intelligence scale ranged from 0.721 to 0.924, while the reliability coefficient was 0.972. The results of the validity coefficient on the scale of organizational citizenship behavior ranged from 0.715 to 0.933, while the reliability coefficient was 0.972. The results of data analysis show that the correlation coefficient is 0.967 with a significant level of p = 0.000. This means that there is a significant relationship with a positive direction between emotional intelligence and organizational citizenship behavior (OCB) on Sijunjung SPBU employees.So it can be interpreted that the hypothesis in this study is accepted. The effective contribution of the emotional intelligence variable to organizational citizenship behavior (OCB) of adolescents is as much as 93,%.
PEMAHAMAN POLA ASUH MELALUI SOSIALISASI TUMBUH KEMBANG ANAK UNTUK MENCIPTAKAN GENERASI EMAS Belly Natura; Irdam Irdam
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56745

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pola asuh melalui sosialisasi tumbuh kembang anak guna mendukung terciptanya generasi emas di TP-PKK Padang Timur. Latar belakang kegiatan ini adalah masih terbatasnya pemahaman orang tua terkait pola pengasuhan yang tepat serta belum adanya kegiatan seminar atau sosialisasi yang secara khusus membahas tumbuh kembang anak dengan melibatkan pihak eksternal. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kualitas perkembangan anak baik secara fisik, kognitif, emosional, maupun sosial. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk seminar dan edukasi interaktif yang memuat materi tentang konsep pola asuh (otoriter, demokratis, dan permisif), faktor-faktor yang memengaruhi pola pengasuhan, serta aspek penting tumbuh kembang anak. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan transfer ilmu dengan tahapan persiapan, screening, implementasi, evaluasi, dan pelaporan. Keberhasilan kegiatan diukur melalui tingkat kehadiran peserta, partisipasi aktif dalam diskusi, serta evaluasi kepuasan peserta. Melalui kegiatan ini diharapkan orang tua mampu menerapkan pola asuh yang lebih tepat, adaptif, dan berbasis kebutuhan perkembangan anak sehingga dapat mendukung terbentuknya generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan kompetitif di masa depan.