Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengetahuan dan Kesadaran Pentingnya Produk Eco-Friendly Skincare Bagi Ekosistem Perairan Indonesia Santi Rukminita Anggraeni; Qurnia Wulan Sari; Sanny Tri Utami; Norisca Aliza Putriana
Majalah Farmasetika Vol 7, No 1 (2022): Vol. 7, No. 1, Tahun 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v7i1.36825

Abstract

Salah satu sumber antropogenik polutan laut berpotensi bahaya berasal dari kosmetika berupa plastik kemasan, microbeaddan beberapa bahan aktif produk perawatan kulit. Menjaga dan melestarikan ekosistem laut dari ancaman polusi yang membahayakan memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat dan menjadi salah satu indikator pembangunan berkelanjutan (SDG). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level pengetahuan dan mengukur kesadaran masyarakat terhadap keberadaan produk eco-friendly skincare. Penelitian ini bersifat kualitatif menggunakan metode kuesioner dan hasil kuesioner diolah secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa para responden telah memiliki pengetahuan yang baik tentang ekosistem laut khususnya terumbu karang serta mendukung keberadaan produk berekolabel. Namun, separuhnya belum mengetahui dampak negatif bahan bahan aktif skincare bagi ekosistem maupun organisme perairan.  Aspek kehalalan, khasiat dan keamanan produk bagi kesehatan menjadi dasar utama responden dalam memilih suatu produk kosmetik dan skincare. Aspek pengetahuan tentang keamanan produk bagi lingkungan dan keterjangkauan atau daya saing harga dengan produk non eco-label diketahui mempengaruhi keputusan responden untuk mengutamakan pemilihan produk berekolabel
ANALISIS STRUKTUR DAN KOMUNITAS VEGETASI EKOSISTEM MANGROVE DI PANTAI CIPATUJAH TASIKMALAYA JAWA BARAT Qurnia Wulan Sari; Fadila Aditia Putri Pratama
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v14i1.15935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan komunitas dan vegetasi mangrove di kawasan Pantai Cipatujah Tasikmalaya, Jawa Barat. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode pengambilan data mangrove yaitu Transek Line Plot pada bulan Agustus hingga September 2021. Pengambilan data mangrove yang diambil berupa titik koordinat pada 4 (empat) stasiun. Studi mengenai vegetasi mangrove di Pantai Cipatujah masih sedikit di publikasikan sehingga diharapkan penelitian ini menjadi salah satu informasi mengenai vegetasi mangrove di Pantai Cipatujah Tasikmalaya, Jawa Barat.  Hasil didapat dengan mengidentifikasi jenis mangrove yang ditemukan, kerapatan mangrove, frekuensi mangrove, indeks nilai penting (INP), keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi. Hasil dari kajian ini adalah komposisi jenis mangrove yang ditemukan sebanyak 2 (dua) jenis, yaitu Rhizopora mucronata dan Nypa fruticans dengan hanya 1 pohon yang ditemui yang berada di stasiun 3. Nilai kerapatan berkisar antara 0,3 – 0,94. Nilai frekuensi berkisar antara 0,5 - 1. Nilai keanekaragaman berkisar antara 0,179 – 0,368. Nilai keseragaman berkisar antara 0,052 – 0,155. Sedangkan nilai dominansi berkisar antara 0,04 – 0,64. Dari hasil perhitungan menunjukan bahwa keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi ekosistem mangrove di kawasan Pantai Cipatujah termasuk kategori rendah.
ANALISIS KESESUAIAN KAWASAN WISATA PANTAI DI PANTAI PALANGPANG, GEOPARK CILETUH-PELABUHANRATU, KABUPATEN SUKABUMI Yoel Nopriadi Nababan; Qurnia Wulan Sari
EnviroScienteae Vol 18, No 3 (2022): ENVIROSCIENTEAE VOLUME 18 NOMOR 3, NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v18i3.14807

Abstract

Beach is one of multidimensional environmental system consisting of natural, socio-cultural interactions, and management systems that located near coastal area. In addition, the natural (or biophysical or ecological) coastal environment system consists of the biota, sediments and water that occur on the coast, their interactions and the ecological and physical processes that shape them. The management system includes many government agencies, non-governmental organizations (NGOs), regulations, policies and programs that interact with each other are highly desirable for harmonious ecological conditions. This multi-dimensional perspective shows that the factors that influence the coastal environment. The aim of this study is to analyze the suitability of tourism at Palangpang Beach Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu. The study was conducted from August to September 2021 in the Palanglang Coast Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu, Ciwaru Village, Ciemas District, Sukabumi Regency, West Java Province with 3 stations in-situ sampling. The parameters used are water depth, beach type, beach width, water base material, current speed, coastal slope, coastal land cover, hazardous biota, and freshwater availability. The weighting factor assessment was conducted regarding to the coastal tourism suitability index. The Tourism Suitability Index (IKW) of Palangpang Beach at stations 1, 2, and 3 is 85.71%, 92.85%, and 92.85% so it is categorized into very suitable (S1).
Vertical Chlorophyll-a Concentration Profiles Observed on The Western Coast of Northern Sumatera During the 2017 Northeast Monsoon Iskhaq Iskandar; Qurnia Wulan Sari; Aan Johan Wahyudi; Afdal; Wijaya Mardiansyah
Science and Technology Indonesia Vol. 7 No. 1 (2022): January
Publisher : Research Center of Inorganic Materials and Coordination Complexes, FMIPA Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1687.541 KB) | DOI: 10.26554/sti.2022.7.1.36-40

Abstract

Subsurface chlorophyll-a (chl-a) concentration variability on Sumatera’s Northwestern coast is part of the phytoplankton biomass that supports and enriches the region’s fisheries supplies. During the 2017 northeast monsoon season from 25th November 25 to 11th December, the Ekspedisi Widya Nusantara (E-WIN) collected data from 16 stations. The finding demonstrates a rise in subsurface chl-a concentration as you get closer to the coast. Furthermore, the deep chl-a maximum (DCM) is only found offshore, with depths−3 between 30 to 50 m and chl-a concentrations of 0.07 to 0.25 mg.m. Surface chl-a concentrations near the coast were found to be high, ranging from 0.2 to 0.25 mg.m-3
POLA MINAT WISATA DAN PENGETAHUAN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI ERA PANDEMI Verry Agapa; Pijar Hati Nurani Merdeka; Qurnia Wulan Sari; Santi Rukminita Anggraeni
Jurnal Berdaya Vol 1, No 1 (2021): Juni-Jurnal of Berdaya
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/job.v1i1.33880

Abstract

Pariwisata telah menjadi salah satu penunjang perekonomian Indonesia terutama di era sebelum pandemi Covid-19. Wabah pandemi telah mengubah pola kehidupan masyarakat termasuk kegiatan wisata. Survei menggunakan metode kuisioner telah dilakukan pada tanggal 5 Mei hingga 8 Juni 2021 dengan tujuan untuk mendapatkan informasi tentang contoh pola wisata serta pengetahuan dan sikap turis lokal terhadap sampah yang dihasilkan selama berwisata. Informasi yang dihasilkan akan digunakan dalam mendesain kegiatan edukasi masyarakat tentang wisata, sampah dan ekosistem laut. Hasil survei menunjukkan bahwa pandemi telah mempengaruhi pengambilan keputusan wisata pada kelompok masyarakat yang lebih rentan infeksi virus, dan pilihan lokasi tujuan wisata pada kelompok usia produktif yang masih menyenangi aktivitas wisata. Survei menunjukkan bahwa semua responden telah memiliki kesadaran positif dalam pengelolaan sampah di lokasi wisata, akan tetapi sebagian besar ternyata belum mengetahui bahwa sampah khususnya plastik memberikan dampak negatif terhadap biota laut.Kata Kunci: pandemi Covid-19, wisata, pantai, alam terbuka, sampah plastik 
Peningkatan Harmoni Wilayah Pesisir dan Perubahan Iklim Kepada Siswa SMKN 1 Cidaun Kabupaten Cianjur Jawa Barat Qurnia Wulan Sari; Yuniarti MS Yuniarti; Sunarto Sunarto
Jurnal Berdaya Vol 3, No 1 (2023): Juni-Jurnal of Berdaya
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/job.v3i1.46166

Abstract

Kegiatan sosialisasi yang berlokasi di SMKN 1 Cidaun” sebagai suatu bentuk implementasi dalam upaya memberikan kebermanfaatan terhadap masyarakat, sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi mengenai Pengabdian dihadiri 60 orang peserta. Materi yang disampaikan mengenai dampak perubahan iklim pada lingkungan pesisir dan laut. Dampak perubahan iklim bisa terjadi dalam beberapa bentuk, antara lain: meningkatnya suhu permukaan air laut, meningkatnya permukaan air laut, asidifikasi, intensitas dan frekuensi terjadinya gelombang pasang/tsunami. Dampak turunannya mengakibatkan kerusakan pada terumbu karang (coral bleaching dan melemahnya struktur aragonite karang), perendaman atau pergeseran formasi bakau ke arah daratan, Harmful algal bloom, menurunnya penangkapan ikan. Antisipasi secara lokal untuk mengurangi perubahan iklim salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan selain itu pengelola wilayah pesisir dan lautan harus segera melakukan adaptasi terhadap perubahan iklim global agar kawasan terwujud kawasan pesisir tangguh (resilient) terhadap perubahan iklim global. Hasil sosialisasi meningkatkan kesadaran dan antisipasi siswa/i secara lokal untuk mengurangi perubahan iklim salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan selain itu pengelola wilayah pesisir dan lautan harus segera melakukan adaptasi terhadap perubahan iklim global agar kawasan terwujud kawasan pesisir tangguh (resilient) terhadap perubahan iklim global. 
Characteristics of Internal Solitary Waves near Its Generation Site in the Lombok Strait, Indonesia Purwandana, Adi; Edikusmanto, Edikusmanto; Utari, Putri Adia; Lestiana, Hilda; Saputra, Okta Fajar; Sari, Qurnia Wulan
POSITRON Vol 13, No 2 (2023): Vol. 13 No. 2 Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/positron.v13i2.61621

Abstract

Evidence of internal solitary waves (ISWs) formation through the Lee wave mechanism in the Lombok Strait was revealed from the echosounder measurements conducted in November 2017. This study is aimed to characterize the property of ISW packet formed around ~30 km away from the generation site, in the southern part of the strait above the Nusa Penida Sill (NPS), by employing Korteweg-de Vries (KdV) solution. The packet can be categorized as the early stage of ISW formation, consisting of two waves of depression, with typical amplitude of 30 m and 10 m, for the first and second wave, respectively. The waves propagated northward with a typical phase speed of ~1.2 m∙s -1. The waves drive a maximum horizontal velocity anomaly of ~0.8 m∙s - 1 and a vertical velocity anomaly of ~10 cm∙s -1. The amplitude of the ISW packet will be potentially amplified during their propagation away from the strait. This study provides an observational based understanding on the early stage of internal tides evolution in the Lombok Strait, particularly highlights the energy transfer of internal tides through the propagation of internal solitary waves.
Edukasi dan Partisipasi Masyarakat untuk Mengatasi Masalah Sampah Laut di Pantai Pangandaran Muhammad Yusuf Awaluddin; Qurnia Wulan Sari; Sunarto
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i2.1687

Abstract

Sampah laut telah menjadi masalah global yang berdampak signifikan terhadap ekosistem laut, ekonomi, pariwisata, dan perubahan iklim. Pengabdian masyarakat ini berfokus di Pantai Pangandaran, dimana aktivitas pariwisata, populasi penduduk, dan kegiatan nelayan menyumbang terhadap persoalan sampah laut di wilayah ini. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengevaluasi kesadaran masyarakat dan mencari solusi penanganan sampah laut yang efektif di Pantai Pangandaran. Melalui survei dan edukasi secara interaktif kepada 25 peserta, kami menemukan peningkatan kesadaran. Hasilnya menunjukkan terjadi peningkatan tentang pengetahuan jenis sampah laut dari 55% menjadi 70% dan peningkatan dari 33% menjadi 67% untuk aspek inisiatif memerangi sampah laut. Sementara itu, pelaksanaan praktik di pantai secara langsung berhasil memberikan pengalaman dan pemahaman penanganan sampah laut bagi peserta. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi dan partisipasi masyarakat bisa menjadi solusi efektif untuk mengurangi dan menjaga kebersihan pantai dari sampah laut.
VARIABILITAS KONSENTRASI KLOROFIL-A DARI SATELIT AQUA MODIS SELAMA FASE EL NINO SOUTHERN OSCILLATION 2015-2020 DI SELAT MAKASSAR Syamsuddin, Mega Laksmini; Puspita, Ajeng Riska; Syamsudin, Fadli; Zallesa, Sheila; Sari, Qurnia Wulan; Pratiwy, Fittrie
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 16, No 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.16.2.2024.64-76

Abstract

Selat Makassar adalah jalur utama yang dilewati oleh Arus Lintas Indonesia (Arlindo) sehingga kondisi oseanografinya sangat dipengaruhi oleh karakteristik massa air Samudera Pasifik. Konsentrasi klorofil-a di Selat Makassar dipengaruhi oleh massa air yang terbawa oleh Arlindo dan masuknya nutrien dari daratan karena letaknya yang diapit oleh Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis variabilitas konsentrasi klorofil-a dalam skala antar musiman maupun antar tahunan (inter-annual) yaitu fenomena El Niño Southern Oscillation (ENSO) di Selat Makassar. Penelitian ini menggunakan data bulanan konsentrasi klorofil-a dari satelit Aqua-Modis dan indeks Niño 3.4 selama enam tahun (2015 – 2020). Penelitian ini menerapkan analisis spektrum wavelet untuk mendapatkan struktur variabilitas yang rinci dalam domain waktu dan frekuensi. Konsentrasi klorofil-a di Selat Makassar memiliki nilai lebih tinggi pada musim barat (0.61-0.65 mg/m3) dan lebih rendah pada saat musim timur (0.5-0.59 mg/m3). Pada saat kejadian ENSO, konsentrasi klorofil-a tertinggi0.75 mg/m3 terjadi pada fase La Niña pada Januari 2017, sedangkan konsentrasi klorofil-a terendah 0.3 mg/m3 terjadi pada fase El Niño kuat pada Oktober 2016. Hasil analisis wavelet spectrum menunjukkan variabilitas konsentrasi klorofil-a menunjukkan pola antar musiman dan antar tahunan di Selat Makassar.
PENGARUH SIKLON TROPIS PADDY TERHADAP KONDISI OSEANOGRAFI DI WILAYAH PERAIRAN SELATAN JAWA BARAT Ridwan, Fajar; Syamsuddin, Mega Laksmini; Ismail, Mochamad Rudyansyah; Sari, Qurnia Wulan
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siklon tropis merupakan fenomena cuaca skala regional yang terjadi di atas lautan berskala luas dengan kekuatan dan efek yang besar setidaknya bertahan lebih dari 6 jam. Penelitian ini menganalisis pengaruh kejadian Siklon Tropis Paddy dengan rentang sebelum, saat, dan sesudah kejadian pada tanggal 12 November – 1 Desember 2021, terhadap kondisi oseanografi dengan parameter yang meliputi arah dan kecepatan angin, suhu permukaan laut (SPL), klorofil-a, pergerakan dan kecepatan arus laut, curah hujan serta dinamika gelombang air laut di perairan selatan Jawa Barat pada sebelum, saat, dan setelah kejadian siklon. Data penelitian yang digunakan berasal ECMWF, Marine Copernicus, NOAA, dan NASA. Kemudian masing-masing parameter diolah menggunakan ArcGIS dan GrADS. Kemudian menghasilkan hasil visualisasi yang dianalisis menggunakan metode kuantitatif dan deskriptif komparatif serta analisis regresi. Secara umum, Siklon Tropis Paddy berpengaruh pada parameter uji. Saat kejadian Siklon Tropis Paddy, terdapat peningkatan suhu permukaan laut mencapai 28,3 °C. Kemudian kecepatan angin meningkat hingga 35 knot. Sejalan dengan meningkatnya kecepatan angin, kecepatan arus mengalami peningkatan mencapai 0,95 m/s. Kemudian terjadi peningkatan tinggi gelombang secara signifikan dengan ketinggian maksimum mencapai 3,5 meter. Selain itu, terjadi peningkatan curah hujan di lokasi pergerakan Siklon Tropis Paddy mencapai 50 mm. Namun, Siklon Tropis Paddy tidak begitu berpengaruh terhadap peningkatan klorofil-a yang mana nilai konsentrasi klorofil-a cenderung seragam dengan rentang 0 – 0,2 mg/m³.