Mukhlas Ansori
Departemen Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL SALAKA

Pemanfaatan tiga ruang belajar (cave, campfire, watering hole) dalam konteks pembelajaran BIPA Krishandini Krishandini; Renny Soelistiyowati; Mukhlas Ansori
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsalaka.v5i1.8476

Abstract

Era digital saat ini telah mendisrupsi berbagai profesi di dunia. Bahkan, tidak menutup kemungkinan profesi pengajar (dalam hal ini pengajar BIPA) akan tergantikan oleh berbagai aplikasi. Namun demikian, konsep society 5.0  tetap menempatkan sumber daya manusia sebagai komponen utamanya. Untuk tetap memiliki peran di era digital saat ini, pengajar BIPA harus mahir memanfaatkan berbagai ruang pembelajaran agar tidak monoton dalam penyampaian sehingga capaian pembelajaran dapat maksimal. Pemelajar akan memiliki pengalaman yang berbeda antara saat berhadapan (tatap muka) dengan pengajar dan saat berselancar di dunia maya mencari materi yang mereka butuhkan. Hal tersebut perlu dielaborasi agar menjadi pengalaman yang menarik bagi pemelajar. Untuk itu, penelitian ini akan mendeskripsikan hal yang terkait dengan tiga jenis ruang dalam konteks pembelajaran BIPA, yaitu campfire (lecture space), watering hole ( collaborative space), cave (reflective space). Bagaimana pengajar memanfaatkan tiga ruang pembelajaran ini dalam konteks pembelajaran BIPA? Apa saja materi yang dapat ditransfer kepada pemelajar melalui tiga ruang pembelajaran tersebut? Dengan demikian, pengajar dapat mengelaborasikan makna lingkungan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan pemelajar pada waktu dan tempat yang berbeda. Jadi, karakteristik pemelajar BIPA yang esensinya datang dari berbagai tempat di belahan dunia ini dan memiliki perbedaan waktu dapat menikmati pembelajaran dengan baik.
THE RELATIONSHIP BETWEEN INTERPERSONAL COMMUNICATION AND NARRATIVE WRITING MOTIVATION AMONG DPKU IPB CLASS OF 61 STUDENTS Prayudhi, Risa; Ansori, Mukhlas; Indriani, Dewi
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsalaka.v7i1.11684

Abstract

This study aims to analyze the relationship between interpersonal communication and narrative writing motivation among DPKU IPB class of 61 students. The research employed a quantitative approach with a correlational design. The sampling technique used was purposive sampling, involving 100 students as respondents. Data were collected through a Likert-scale questionnaire, which had been tested for validity and reliability. The Kolmogorov-Smirnov normality test indicated that the data were normally distributed (p 0.05), allowing the use of the Pearson Product-Moment correlation for analysis. The results show a positive and significant relationship between interpersonal communication and narrative writing motivation, with a correlation coefficient (r) = 0.429 and a significance level (p 0.001). This correlation falls within the moderate category based on Cohen's guidelines. This finding implies that better interpersonal communication is associated with higher motivation for narrative writing. Based on these findings, it is recommended that students enhance their interpersonal communication skills through activities supporting social interaction. Educators are encouraged to create a communicative and supportive learning environment to foster students' writing motivation. Future research is suggested to explore other variables, such as social support or personal interest, that may also influence narrative writing motivation.