p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan
Septhayudi, Gian
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FACTORS ASSOCIATED WITH DEARRHEAL DISEASE IN CHILDREN UNDER FIVE YEARS: LITERATURE REVIEW Sari, Fadillah; Hasyim, Hamzah; Pebrianti, Erika; Setiawati, Eva; Mandeka, Febria; Ismayanti, Galuh; Septhayudi, Gian; Gusrinety, Gusrinety
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 2
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.590

Abstract

Pendahuluan: Masyarakat di negara berkembang dan terbelakang menghadapi masalah terkait dengan masalah lingkungan dan iklim serta kualitas hidup yang buruk, sehingga menyebabkan peningkatan kejadian penyakit diare. Diare adalah tinja dengan konsistensi encer yang terjadi tiga kali atau lebih tinja atau dibandingkan dalam waktu 24 jam. Penyakit ini merupakan penyebab kematian tersering pada anak, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah (Low and Middle-Income Countries). Diperkirakan 4,4 juta anak di bawah usia lima tahun akan meninggal karena penyakit ini setiap tahun dan 60% dari kematian ini akan terjadi di sub-Sahara Afrika sebelum tahun 2030. Metode: Penelitian ini menggunakan Literature Review dengan database di Wiley Online Library, PubMed, dan ScienceDirect. Hasil pencarian yang memenuhi kriteria kemudian dianalisis untuk artikel. Hasil: Dari hasil 32 artikel teks lengkap yang relevan diperoleh hasil 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Keenam artikel tersebut kemudian menghasilkan tujuh tema, yaitu usia anak, tingkat ekonomi, pembuangan sampah yang tidak tepat, pendidikan dan pengetahuan pengasuh anak, sumber air, tidak minum ASI eksklusif, dan tidak tersedianya jamban.Meningkatnya kejadian penyakit diare pada anak balita yang dapat menyebabkan kesakitan dan kematian, menunjukkan perlunya pencegahan yang efektif dengan langkah-langkah untuk mengurangi peningkatan prevalensi penyakit diare. Upaya pemerintah pusat dan daerah harus memiliki strategi seperti kampanye kesehatan yang berfokus secara universal pada diare anak serta menggunakan pendekatan berbasis masyarakat agar masyarakat tidak bebas buang air besar sembarangan. Kata kunci: diare, anak, balita
PELAYANAN ANTENATAL CARE DALAM KEJADIAN STUNTING Septhayudi, Gian; Sitorus, Rico Januar; Idris, Haerawati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.817

Abstract

Latar Belakang: Di Indonesia angka balita stunting diperkirakan satu dari tiga anak balita jumnlahnya sekitar 8,9 juta anak atau setara 30,2% pada tahun 2018. Stunting atau pendek terjadi akibat kurang gizi kronis yang sudah berlangsung lama. Kejadian stunting diyakini terjadi karena kondisi kekurangan gizi dalam rentang waktu yang lama dimulai sejak anak dalam kandungan sampai anak usia 2 tahun (1000 hari pertama kehidupan).Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelayanan ANC dalam kejadian stunting.Metode: metode yang digunakan adalah literatur review, yaitu uraian tentang teori, temuan dan artikel penelitian lainnya yang diperoleh dari bahan acuan untuk dijadikan landasan kegiatan penelitian.Hasil: Pemeriksaan ibu hamil yang berkualitas akan mencegah secara dini komplikasi ataupun kecacatan pada ibu dan janin, sehingga dapat menjadi faktor untuk mencegah terjadinya stunting pada anak.