Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH BIAS PERILAKU KEUANGAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEUANGAN PADA UMKM AGRIBISNIS PROVINSI BALI Lestari, I Gusti Agung Krisna
Widya Balina Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Widya Balina
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v9i2.710

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh bias perilaku keuangan (behavioral finance) pelaku UMKM Agribisnis di provinsi Bali dalam membuat keputusan keuangan baik keputusan pembiayaan, investasi dan kebijakan distribusi laba. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif, yang berlandaskan pada paradigma positivisme. Penelitian ini dilakukan terlebih dahulu dengan menggunakan wawancara mendalam (indepth interview) sejak melakukan survey awal dan melakukan penyebaran kuesioner kepada para responden dan selanjutnya melakukan perhitungan tiga rasio keuangan untuk menilai kualitas keputusan keuangan. Selanjutnya dilakukan analisis kuantitatif berdasarkan analisis multivariate menggunakan model persamaan struktural atau SEM (structural equation modeling) berbasis Partial Least Square (PLS). Responden yang dipilih dalam penelitian adalah berasal dari UMKM Agribisnis yang mendapatkan pembiayaan dari sektorperbankansebanyak 112 UMKM Agribisnis. Hasil penelitian menunjukan bahwa behavioral finance berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keputusan keuangan perusahaan dinyatakan negatif dan signifikan. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan Behavioral Finance yang diukur dengan Overconfidence, Repsentativeness, Herding, Anchoring, Cognitive Dissonance, Regret Aversion, Gambler’s Fallace, Mental Accounting, Hindsight dapat menurunkan kualitas keputusan keuangan yang diukur dengan rasio hutang terhadap aset, rasio struktur modal dan retention ratio.
Pengelolaan Keuangan UMKM Bee Jamur Lestari, I Gusti Agung Krisna
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v4i1.161

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat melalui kunjungan industri ke Bee Jamur bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan pengetahuan mahasiswa tentang kewirausahaan, khususnya dalam industri makanan sehat dan berkelanjutan. Dalam kunjungan ini, mahasiswa mempelajari berbagai aspek budidaya jamur tiram, pengelolaan keuangan UMKM, serta pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Bee Jamur. Materi pengelolaan keuangan yang disampaikan mencakup prinsip-prinsip dasar seperti perencanaan, pencatatan, pelaporan, dan pengendalian keuangan, yang bertujuan untuk mendukung keberlanjutan bisnis. Tantangan dalam pengelolaan keuangan UMKM, termasuk kurangnya disiplin pencatatan dan pemisahan dana pribadi dengan dana usaha, juga dijelaskan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam. Dampak dari kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi kewirausahaan mahasiswa tetapi juga memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa sebagai pelaku usaha yang memahami pentingnya inovasi, keberlanjutan, dan pengelolaan keuangan yang efektif.
ANALISIS PERBEDAAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE FULL COSTING DAN VARIABLE COSTING SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA HARGA PRODUK SATE LILIT DAN TUM BALI (STUDI KASUS UKM KUBU AJENGAN BADUNG) Lestari, I Gusti Agung Krisna
Widya Balina Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Widya Balina
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v9i2.728

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus yang menginvestigasi perbedaan cara perhitungan harga pokok produksi (HPP) antara metode full costing dan variable costing pada produk Sate Lilit dan Tum Daging. Data diperoleh melalui kombinasi sumber primer dan sekunder di UKM Kubu Ajengan yang berlokasi di Banjar Taman Darmasaba, Badung, Bali, sebuah usaha yang mengusung kuliner rumahan dengan cita rasa autentik berdasarkan bumbu tradisional Genep. Data dikumpulkan dengan cara pengamatan langsung dan analisis rinci atas komponen biaya produksi, yaitu biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, serta overhead pabrik. Hasilnya menunjukkan bahwa perbedaan perhitungan HPP antara kedua metode tidak signifikan, terutama karena porsi biaya tetap yang sangat kecil. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar UKM secara rutin melakukan perhitungan HPP yang akurat guna meningkatkan pengendalian biaya serta menetapkan harga jual yang lebih kompetitif.