Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of The Civil Engineering Student

Analisis Kapasitas Sambungan Balok Kolom Terhadap Beban Siklik Sesuai dengan Penjelasan SNI 2847-2013 Rachmat Nur Mahyuddin; M. Zardan Araby; Abdullah Abdullah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 2 (2020): Volume 2, Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Joint balok kolom merupakan struktur utama yang berfungsi menghubung beban-beban struktur lainnya. Daerah joint balok kolom perlu didesain akurat sehingga mampu mendisipasi energi saat terjadi gempa.. Sehingga mampu meminimalisasi kerusakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari kemampuan struktur pada joint balok kolom dalam menahan beban siklik menurut syarat SNI 2847-2013. penelitian ini benda uji berjumlah 1, mutu beton  23,02 MPa. Balok berukuran 120x30x40 cm, kolom berukuran 30x30x200 cm tulangan 8Ø14 mm, tegangan leleh fy = 310,03 MPa dan sengkang Ø10-100mm tegangan leleh fy = 374,59 MPa. Pengujian dilakukan dengan pembebanan siklik dengan displacement 0,75 mm, 1,5 mm, 3 mm, 6 mm, 12 mm, 24 mm dan monotonik. Hasil pada penelitian ini adalah dengan penggunaan konfirgurasi tulangan menurut SNI 2847-2013 kapasitas beban siklik yang dihasilkan lebih besar yaitu 8,51 tf dari beban teoristik 7,92 tf.
PERBAIKAN JOINT KOLOM BALOK DENGAN FEROSEMEN YANG DIBEBANI SIKLIK SESUAI DENGAN PBI 1971 irsyad, muhammad faiz; Araby, Muhammad Zardan; mahlil, mahlil
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 3 (2021): Volume 3, Nomor 3, Desember 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v3i3.17994

Abstract

Daerah joint balok dan kolom merupakan bagian yang kritis dalam menahan gempa, karena terjadi momen geser yang besar pada bagian joint yang dapat menimbulkan kerusakan dan keruntuhan sebuah struktur bangunan. Oleh karena itu, perlu upaya perbaikan struktur dengan metode yang sesuai. Salah satu alternatif perbaikan yang dapat digunakan yaitu dengan mengaplikasikan bahan ferosemen. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perilaku joint balok kolom berdasarkan PBI 1971 akibat beban siklik setelah perbaikan dengan bahan ferosemen. Objek penelitian merupakan joint balok kolom standar PBI 1971 di mana pada bagian joint tidak menggunakan tulangan geser, sehingga diperlukan upaya perbaikan struktur. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk joint balok kolom dengan ukuran balok 30×40×120 cm dan ukuran kolom 30×30×200 cm. Perbaikan dilakukan dengan melekatkan ferosemen  pada daerah  joint. Pengujian dilakukan dengan pembebanan siklik secara tekan dan tarik dengan arah lateral terhadap balok. Berdasarkan hasil penelitian penambahan ferosemen pada daerah joint balok kolom PBI 1971 didapatkan beban tekan maksimum sebesar 7,86 tf dan beban tarik maksimum sebesar 7,37 tf dan faktor daktilitas didapat sebesar 10,83.
Perilaku Retak Pada Sambungan Balok Kolom Sesuai Dengan PBI 1971 Afiya, Nur; Araby, Muhammad Zardan; Abdullah, Abdullah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 September 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v4i2.21872

Abstract

Sambungan antara balok dan kolom merupakan bagian penting dari ketahanan gempa karena mengalami momen geser yang besar yang dapat merusak atau menghancurkan struktur bangunan. Oleh karena itu, struktur harus dipertimbangkan dan diperbaiki dengan cara yang sesuai. Salah satu alternatif yang digunakan untuk perbaikan adalah penerapan teknologi ferosemen. Ferosemen merupakan beton bertulang tipis yang menggunakan kawat jala (wiremesh) sebagai tulangan utama dengan mortar semen hidrolis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku sambungan balok-kolom yang direncanakan menurut PBI 1971 pada pembebanan siklik setelah restorasi dengan teknik ferrosemen. Objek penelitian ini merupakan joint balok kolom standar PBI 1971 dimana pada bagian joint tidak memiliki tulangan sengkang (tulangan geser). Penelitian dilakukan di Laboratorium Konstruksi dan Bahan Bangunan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk joint balok-kolom dengan ukuran balok 30 × 40 × 120 cm dan kolom 30 × 30 × 200 cm. Perbaikan dilakukan dengan cara menempatkan pelat ferosemen pada joint tersebut. Pengujian dilakukan dengan pembebanan siklik secara tekan dan tarik dengan arah lateral terhadap balok. Berdasarkan hasil penelitian penambahan ferosemen pada daerah joint balok-kolom PBI 1971 didapatkan beban tekan maksimum sebesar 7,74 tf dan beban tarik maksimum sebesar 7,28 tf dan faktor daktilitas didapat sebesar 4,66.