Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Rancang Bangun Alat Nebulizer Ultrasonic Berbasis Arduino Uno: Nebulizer Guna, I Nyoman Satya Indra; Gunawan, I Kadek Agus Riki; Arimbawa, Putu Eka
Jurnal RESISTOR (Rekayasa Sistem Komputer) Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal RESISTOR Edisi Oktober 2022
Publisher : Prahasta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/jurnalresistor.v5i2.1185

Abstract

Nebulizer merupakan alat yang digunakan untuk terapi yang memasukkan obat kedalam tubuh manusia melalui pernapasan dengan cara mengubah obat menjadi uap atau kabut. Pada tugas akhir ini peneliti merancang sebuah alat nebulizer ultrasonic berbasis arduino uno. Alat ini dapat melakukan pemecahan obat menjadi partikel kecil atau menjadi uap yang dimana dalam alat ini terdapat pemilihan mode low, medium dan high untuk pemilihan frekuensi yang dikeluarkan oleh mist maker yang dimana mode ini akan berpengaruh pada intensitas uap atau kabut yang akan dihasilkan oleh alat. Penelitian ini merupakan penelitian observasi-eksperimental, metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan pengukuran pada alat ukur yang sudah terkalibrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alat nebulizer ultrasonic rancang bangun memiliki data rata-rata yaitu pada waktu 10 menit sebesar 600 detik, pada waktu 15 menit sebesar 900 dan pada 20 menit sebesar 1202 detik. Sedangkan rata-rata data frekuensi yang dihasilkan alat nebulizer rancang bangun yaitu pada mode low 12 KHz sebesar 11,5830 KHz, pada mode medium 24 KHz sebesar 24,3190 KHz dan pada mode high 50 KHz sebesar 51,6360 KHz. Kata kunci: nebulizer ultrasonic, arduino uno dan frekuensi Nebulizer is a device used for therapy that enters the drug into the human body through breathing by converting the drug into vapor or mist. In this final project, the researchers designed an Arduino Uno-based ultrasonic nebulizer. This tool can break the drug into small particles or into vapor where in this tool there is a selection of low, medium and high modes for the selection of frequencies issued by the mist maker, where this mode will affect the intensity of the steam or mist that will be generated by the device. This research is an observational-experimental research, the data collection method used is by measuring the measuring instrument that has been calibrated. The results of this study indicate that the ultrasonic nebulizer has an average data of 600 seconds at 10 minutes, 900 seconds at 15 minutes and 1202 seconds at 20 minutes. While the average frequency data produced by the design nebulizer is 11.5830 KHz in low mode 12 KHz, 24 KHz medium mode 24.3190 KHz and 50 KHz high mode 51.6360 KHz. Keywords: ultrasonic nebulizer, arduino uno and frequency
Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan Melalui Pemeliharaan Peralatan Medis di Puskesmas Suhartono; Mahardiananta, Agus; Dharmayanti, Cokorda Istri; Gunawan, I Kadek Agus Riki; Gunawan, I Putu Adu Surya; Guna, I Nyoman Satya Indra
UNBI Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2024): UNBI Mengabdi Januari
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v5i1.406

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dalam konteks teknik elektromedik berperan penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Kegiatan ini dilakukan di Puskesmas Pembantu Tibubeneng dengan tujuan untuk memastikan pemeliharaan alat kesehatan yang tepat guna mendukung efisiensi dan efektivitas pelayanan medis. Program ini melibatkan penyuluhan dan pelatihan kepada tenaga medis tentang cara perawatan dan penggunaan alat medis dengan benar. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa pemeliharaan alat-alat kesehatan yang rusak dan tidak terinventarisasi dapat meningkatkan fungsionalitas peralatan, yang secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan. Kegiatan ini memberikan wawasan tambahan bagi tenaga medis dan masyarakat terkait pentingnya pemeliharaan alat kesehatan yang teratur, serta dampak langsung terhadap keselamatan pasien. Temuan ini menjadi dasar untuk pengembangan program pemeliharaan peralatan medis yang lebih berkelanjutan.   Community service in the context of electromedical engineering plays an important role in improving the quality of health services in health facilities. This activity was conducted at Puskesmas Pembantu Tibubeneng with the aim of ensuring proper maintenance of medical devices to support the efficiency and effectiveness of medical services. The program involved counseling and training to medical personnel on how to properly maintain and use medical devices. The results of this service showed that the maintenance of damaged and uninventoried medical devices can improve the functionality of the equipment, which directly contributes to the improvement of service quality. This activity provided additional insights for medical personnel and the community regarding the importance of regular maintenance of medical devices, as well as the direct impact on patient safety. The findings form the basis for the development of a more sustainable medical equipment maintenance program.
Pengelolaan dan Maintenance Peralatan Kesehatan pada PusTu dan PuskesDes di Wilayah Bangli Utara Permana S, I Made Adhi; Suhartono, Suhartono; Mahardiananta, I Made Agus; Dharmayanti, Cokorda Istri; Gunawan, I Kadek Agus Riki; Sadwika, I Wayan; Guna, I Nyoman Satya Indra; Sariada, I Wayan
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.1051

Abstract

Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran strategis dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Puskesmas Pembantu (PusTu) dan Puskesmas Desa (PuskesDes) merupakan bagian penting dari jejaring pelayanan kesehatan primer di wilayah Bangli Utara. Kondisi pengelolaan peralatan kesehatan saat ini pada PusTu dan PuskesDes di Wilayah Bangli Utara belum terinventarisir lengkap, sehingga sulit untuk melakukan pengecekan alat yang mengalami kerusakan/kalibrasi yang sudah melewati batas. Kegiatan yang dilaksanakan berfokus pada manajemen inventaris peralatan, perbaikan peralatan yang rusak, pemeliharaan preventif serta edukasi tata cara penggunaan alat kesehatan. Perbaikan dan edukasi penggunaan dilakukan agar alat kesehatan dapat berfungsi baik sehingga meningkatkan akurasi pemeriksaan, efektivitas intervensi medis, serta keselamatan pasien. Kedepannya perlu diadakan pemantauan mengenai perawatan peralatan kesehatan setelah kegiatan selesai. Selain itu juga perlu diadakan kalibrasi peralatan kesehatan yang telah habis masa berlakunya agar hasil pengukuran lebih akurat.