Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUKURAN POSTUR KERJA UNTUK MENGURANGI MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PROSES PRODUKSI DENGAN METODE RAPID ENTIRE BODY ASSESMENT (REBA) DI PT PUTRA LEE POURE Maydiyana, Putri; Nurmutia, Syahreen; Mualif, M
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2023): TEKNOLOGI : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjahit yang melakukan pekerjaan terkait bahaya ergonomis memiliki risiko lebih tinggi terkena musculoskeletal disorders. Pada PT Putra Lee Poure penjahit melakukan semua kegiatan yang diperlukan untuk mengubah selembar kain menjadi sepatu jadi.Oleh karena itu, upaya untuk menghindari musculoskeletal disorders, dilakukan perancangan kursi ergonomis dengan menilai risiko ergonomi melalui penilaian pada postur kerja (postur duduk ) ketika kegiatan menjahit berlangsung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk mengetahui risiko postur kerja ketika penjahit bekerja, mengajukan pertanyaan saat wawancara, dan pengisian kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk memastikan bagian tubuh mana saja yang mengalami ketidaknyamanan yang dapat menyebabkan musculoskeletal disorders dengan tingkatan tertentu. Penelitian hanya dilakukan kepada tiga penjahit di PT Putra Lee Poure yang mengeluhkan sakit pada puunggung, leher dan kaki . Hasil perhitungan REBA pada postur kerja duduk penjahit adalah 5, maka level risiko postur kerja duduk adalah sedang dan memerlukan Tindakan atau perubahan. Maka tindakan selanjutnya adalah menyusun proporsi kursi ergonomis sebagai usulan perbaikan kursi penjahit. Direkomendasikan menggunakan kursi kerja dengan metode Anthropometri didapatkan tinggi kursi 61,7 cm , lebar kursi 45 cm, kedalaman kursi 33cm, tinggi sandaran 39 cm, lebar sandaran 45 cm, kecondongan sandaran 97˚ dan tebal alas kursi 4 cm.
Manajemen Pencegahan Perilaku Bullying di Ma Plus Al Amanah Kota Depok Mualif, M
Tadris: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2024): Tadris : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan bullying di lingkungan sekolah, baik dalam bentuk fisik, verbal, maupun cyber bullying, telah menjadi isu serius yang berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis dan sosial siswa. Di MA Plus Al Amanah Kota Depok, fenomena ini juga ditemukan dan memerlukan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen pencegahan perilaku bullying diterapkan di sekolah tersebut guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta dokumentasi kebijakan sekolah terkait pencegahan bullying. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih informan yang relevan, seperti guru, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pencegahan bullying di MA Plus Al Amanah telah diterapkan secara sistematis melalui pembinaan karakter berbasis agama, edukasi tentang bahaya bullying, dan pengawasan ketat oleh guru. Meskipun program ini efektif dalam menekankasus bullying, masih terdapat tantangan dalam mendeteksi cyberbullying yang sering terjadi di luar pengawasan sekolah. Selainitu, keterlibatan orang tuadalamupayapencegahanperluditingkatkan. Rekomendasi yang diberikan mencakup pelatihan guru untuk deteksi cyberbullying dan peningkatan partisipasi orang tua dalam program pencegahan.
Sarana Prasarana Pendidikan sebagai Wujud Nyata Peningkatan Mutu Pembelajaran Nurrahmaniah, Nurrahmaniah; Hamzah, Muhamad; Mualif, M
Tadris: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2025): Tadris: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas dan infrastruktur pendidikan memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Studi ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana ketersediaan dan kualitas fasilitas dan infrastruktur pendidikan berkontribusi terhadap efektivitas proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pendidikan yang memadai, seperti ruang kelas yang nyaman, laboratorium, perpustakaan, dan teknologi pendukung pembelajaran, secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa dan efektivitas pengajaran guru. Lebih lanjut, pengelolaan fasilitas dan infrastruktur yang baik juga memengaruhi optimalisasi proses pembelajaran. Dengan demikian, penyediaan fasilitas dan infrastruktur pendidikan yang berkualitas dapat digunakan sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.