Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementation of Baby Massage to Improve Health Degree in Infants: Implementasi Pijat Bayi untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan pada Bayi Khuzaifah, Khuzaifah; Kuswanti, Febty; Longgupa, Lisda Widianti; Nurfatimah, Nurfatimah; Sakti, Putri Mulia; Entoh, Christina; Lailatul K., Marlina Fitriyah; Noya, Fransisca; Sitorus, Sony Bernike Magdalena; Nurmiaty, Nurmiaty; Ramadhan, Kadar
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v6i1.3400

Abstract

The healthy life expectancy at birth in Indonesia was recorded at 3.8. This figure was influenced by the care provided during pregnancy, childbirth, and the neonatal period. The aim of this community service was to deliver optimal midwifery care to infants to enhance sleep quality, alleviate fussiness, boost appetite, and promote weight gain, ultimately improving the overall health status of the infants. The community service activity took place on Friday, November 10, 2023, in Lantojaya village, targeting infants aged 0 to 23 months. The procedures implemented included assessment, planning, action, and evaluation. Among the 12 infants who received baby massage, behavioral changes were observed before and after the intervention: full-body movements increased from 66.7% to 100%; visual attention improved in 91.7% of the infants; non-nutritive sucking rose by 25%; object-holding activity reached 100%; and self-touching behavior was noted in 91.7% of the infants. The conclusion drawn from this community service was that baby massage had a relaxing effect on infants. Therefore, it is recommended that families regularly perform baby massage, either independently or with assistance from healthcare professionals.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader melalui Kelas Kader Hebat Desa Sehat di Desa Tumora Sakti, Putri Mulia; Zaitun, Zaitun; Alya, Nurul; Rahma, Nurul; Makasaru, Puput Wahyuni; Arsyad, Syahra Aulia; Rosdiana, Rosdiana; Novita, Dian; Kuswanti, Febty; Longgupa, Lisda Widianti
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v5i1.4279

Abstract

Desa Tumora di Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, memiliki struktur kelembagaan masyarakat yang berperan dalam pemberdayaan kader kesehatan. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader masih menjadi kendala dalam pelaksanaan edukasi kesehatan ibu dan anak serta skrining tumbuh kembang balita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari program Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK) yang dilaksanakan oleh mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palu Program Studi DIII Kebidanan Poso. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan pendekatan edukatif melalui metode ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi. Ceramah digunakan untuk menyampaikan materi pendidikan kesehatan dengan media leaflet, diskusi dilakukan untuk memperkuat pemahaman kader, sedangkan demonstrasi diterapkan pada praktik pengisian Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP).  Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader, yang ditunjukkan melalui kemampuan kader dalam menjelaskan kembali materi edukasi serta menjawab pertanyaan yang diberikan oleh tim pengabdian. Kegiatan yang dilaksanakan di rumah kader Desa Tumora berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kelas kader terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kader posyandu sebagai perpanjangan tangan tenaga kesehatan. Diharapkan kader mampu berperan aktif dalam penyebaran informasi kesehatan serta mendampingi masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Hamil melalui Edukasi Kesehatan dan Senam Hamil di Desa Tumora Sakti, Putri Mulia; Fadli, Rahma Fadila B; Nurmiaty, Nurmiaty; Mutmainna, Siti; Ibrahim, Savilla; Hardianti, Dian; Lasbara, Sanawia; Brungus, Alda W; Tekay, Devy; Kuswanti, Febty; Noya, Fransisca
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v5i1.4281

Abstract

Kehamilan merupakan proses fisiologis kompleks yang memerlukan pemantauan dan perawatan yang tepat untuk mencegah terjadinya komplikasi yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Salah satu upaya penting dalam pencegahan komplikasi kehamilan adalah melalui pelayanan Antenatal Care (ANC) yang optimal. Namun, masih terdapat ibu hamil yang memiliki keterbatasan pengetahuan terkait frekuensi kunjungan ANC, pemahaman terhadap risiko komplikasi kehamilan, serta praktik perawatan kehamilan yang benar. Berdasarkan analisis situasi di Desa Tumora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, ditemukan bahwa ibu hamil masih kurang memahami ketidaknyamanan selama kehamilan, pemenuhan gizi seimbang, personal hygiene, ASI eksklusif, dan senam hamil, yang berdampak pada status gizi dan kesehatan kehamilan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil melalui edukasi kesehatan dan praktik senam hamil. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 19, 20, dan 22 Mei 2025 dengan melibatkan empat ibu hamil. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi, termasuk praktik pengolahan bahan pangan lokal bergizi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait ketidaknyamanan kehamilan, gizi seimbang, personal hygiene, dan ASI eksklusif. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku sehat ibu hamil sebagai upaya promotif dan preventif dalam pencegahan komplikasi kehamilan
PENGGUNAAN AKUPRESURE DAN AROMATERAPI LEMON SEBAGAI TERAPI BAGI IBU HAMIL DENGAN HIPERTENSI Asrawaty, Asrawaty; Maineny, Arie; Kuswanti, Febty
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34776

Abstract

Abstrak: Hipertensi dalam kehamilan merupakan kondisi serius yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Puskesmas Marawola di Kabupaten Sigi merupakan salah satu daerah dengan masalah hipertensi pada ibu hamil. Hipertensi dalam kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti preeklamsia, eklamsia, dan retardasi pertumbuhan janin yang dapat mengakibatkan cacat lahir atau kematian, serta stroke dan kerusakan organ. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam penggunaan akupresure dan aromaterapi lemon. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Kabupaten Sigi dengan peserta sebanyak 25 orang terdiri dari kader dan ibu hamil. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan tentang terapi akupresur dan aromaterapi lemon, serta pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah kegiatan. Terdapat peningkatan pengetahuan peserta 100% setelah edukasi, keterampilan praktik akupresur dan aromaterapi lemon yang benar, serta adanya penurunan tekanan darah rata-rata pada ibu hamil dengan hipertensi ringan.Abstract: Hypertension in pregnancy is a serious condition that can endanger the health of the mother and fetus. Marawola Community Health Center in Sigi Regency is one of the areas with hypertension problems in pregnant women. Hypertension in pregnancy can increase the risk of complications such as preeclampsia, eclampsia, and fetal growth retardation which can lead to birth defects or death, as well as stroke and organ damage. Purpose of this community service to increase the knowledge and skills in the use of acupressure and lemon aromatherapy. The community service was carried out in Beka Village, Sigi Regency with 25 participants consisting of cadres and pregnant women. Evaluation was conducted through pre- and post-tests to measure increased knowledge about acupressure and lemon aromatherapy, as well as blood pressure measurements before and after the activity. There was a 100% increase in participants' knowledge after the education, and increase in the correct practice skills for acupressure and lemon aromatherapy, as well as a decrease in average blood pressure in pregnant women with mild hypertension.