Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Karakteristik Eksekutif dan Kepemilikan Institusional terhadap Tax Avoidance dengan Corporate Governance sebagai Variabel Moderasi Rizki, Pajrina; Arieftiara, Dianwicaksih; Masripah, Masripah
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 2 No. 09 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v2i09.415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik eksekutif dan kepemilikan intitusional terhadap tax avoidance dengan corporate governance yang diproksikan dengan komisaris independen sebagai variabel moderasi. Objek penelitian ini berupa perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2018, dengan total sampel sebanyak 127 perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif menggunakan data panel. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, uji pemilihan estimasi data panel, uji regresi linear berganda, dan uji hipotesis dengan menggunakan signifikansi 5% dan 10%. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa: karakteristik eksekutif dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, dan komisaris independen memoderasi pengaruh karakteristik eksekutif terhadap tax avoidance.
Mekanisme Corporate Governance dan Aktivitas Penghindaran Pajak Perusahaan Rachmadienti, Ratih; Arieftiara, Dianwicaksih; Ermaya, Husnah Nur Laela
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 2 No. 09 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v2i09.419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan institusional, kompetensi dewan komisaris, dan komite audit terhadap tax avoidance dengan profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Objek penelitian ini berupa perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2019, dengan total sampel sebanyak 38 perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif menggunakan data panel. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, uji pemilihan estimasi data panel, uji regresi linear berganda, dan uji hipotesis dengan menggunakan signifikansi 5%. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa kompetensi dewan komisaris berpengaruh terhadap tax avoidance, sedangkan kepemilikan institusional dan komite audit tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Hal ini disebabkan pemilik saham institusi tidak dapat mempengaruhi kebijakan yang dibuat oleh manajemen. Selain itu, jumlah anggota komite audit yang sesuai standar tidak dapat memastikan pengawasan yang dilakukan pada manajer sudah efektif.
STRATEGI BISNIS PERUSAHAAN TRANSPORTASI DAN LOGISTIK DI ASEAN: LESSON LEARNT RESESI PANDEMIC COVID-19 Indri Fauziah; Dianwicaksih Arieftiara
EQUITY Vol 26 No 1 (2023): EQUITY
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34209/equ.v26i1.7412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh strategi bisnis, khususnya strategi biaya rendah dan strategi diferensiasi terhadap kinerja perusahaan transportasi dan logistik di ASEAN yang terdaftar pada enam bursa efek masing-masing negara (Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam) periode 2018-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data sekunder berupa laporan keuangan. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 148 perusahaan dengan total observasi sebanyak 740 data dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi data panel, uji hipotesis dan uji analisis regresi berganda dengan bantuan program STATA 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi biaya rendah memiliki pengaruh yang positif terhadap kinerja perusahaan. (2) Namun, pada strategi diferensiasi tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja perusahaan. Kata Kunci : Kinerja Perusahaan; Strategi Biaya Rendah; Strategi Diferensiasi
The Influence of Green Innovation, Sustainability Reports, and Going Concern Opinion on Company Value Anggraini, Sylvia Putri; Arieftiara, Dianwicaksih
EQUITY Vol 26 No 2 (2023): EQUITY
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of green innovation, sustainability reports, and going concern opinion on firm value with firm size as the control variable. This study uses a quantitative method with secondary data types with a sample of manufacturing and mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period of 2017-2020. Based on the purposive sampling technique with unbalanced panel data, 101 samples were obtained in this study. The data analysis technique used is Multiple Linear Regression analysis using STATA version 14 with a significance level of 5%. Meanwhile, going concern opinion has a significant negative effect on company value. It is hoped that this research can contribute to capturing the level of green innovation and its impact on company value, by also considering the quality of sustainability reports and going concern opinions. Keywords: Firm Value, Going Concern Opinion, Sustainability Report, Green Innovation.
Financial Distress and Earnings Management An Empirical Study of Non-Financial Firms Listed on the Indonesia Stock Exchange Ayu Sheila Soraya; Dianwicaksih Arieftiara
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i11.8794

Abstract

This study examines the relationship between financial distress and earnings management among non-financial firms listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2018–2022. The research employs a quantitative approach using the modified Jones model to measure discretionary accruals, with leverage, firm size, and profitability included as control variables. The findings reveal that profitability has the strongest positive influence on earnings management, indicating that firms with higher profitability are more likely to manipulate earnings to enhance financial results and meet market expectations. Conversely, leverage demonstrates a significant negative effect, suggesting that firms with higher debt levels are less likely to engage in earnings manipulation due to increased creditor scrutiny and financial discipline. Meanwhile, financial distress and firm size have minimal impacts, with their coefficients showing no significant influence on discretionary accruals. These results highlight the importance of profitability and leverage as key drivers of earnings management while suggesting that financial distress and firm size play lesser roles in this context. The study acknowledges limitations, including its focus on non-financial firms in Indonesia, a five-year observation period, and the exclusion of additional factors like governance and macroeconomic conditions. Future research could address these limitations by expanding the dataset, incorporating more variables, and exploring other emerging markets.
Determining greenwashing in global ESG research: A bibliometric analysis of themes, trends, and regional focus Arieftiara, Dianwicaksih; Marzuki, Marziana Madah
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol. 30 No. 1 (2026)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jaai.vol30.iss1.art3

Abstract

This study aims to explore global research trends on greenwashing in the context of ESG practices using a bibliometric approach. By examining co-occurrence of keywords and the geographical origin of publications, this research identifies how greenwashing is conceptualized and studied across regions. The analysis uses data from the Scopus database, comprising 1,642 documents across all years, and utilizes VOSviewer to map keyword relations and country distributions. The findings reveal that frequently occurring terms are closely related to corporate ethics, transparency, and sustainability claims, indicating the growing academic concern around deceptive environmental practices. The results also show that most research originates from developed economies such as the United States, China, the United Kingdom, and Germany, reflecting the influence of strict regulatory frameworks and advanced ESG standards. However, emerging countries like India, Malaysia, and Indonesia are also gaining visibility in the field, suggesting an increasing awareness of environmental accountability. Furthermore, the uneven global distribution of studies highlights a lack of harmonized approaches in identifying greenwashing, especially in regions with less regulatory oversight. This study contributes by (1) integrating fragmented theoretical perspectives into a coherent analytical framework, (2) identifying regional and institutional research disparities, and (3) proposing a structured future research agenda and policy implications for ESG regulation and sustainability assurance. The study is limited to Scopus-indexed publications and does not assess empirical firm-level outcomes. Practical implications highlight the need for harmonized ESG standards, mandatory assurance, and the use of digital technologies to mitigate greenwashing.
Literasi Recycled Content Sampah Plastik Guna Menciptakan Sustainability Environment di SMK Negeri 3 Depok Shinta Widyastuti; Masripah; Dianwicaksih Arieftiara; Muhamad Nazril Setiawan; Yunus Dwi Ruhiyat
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5607

Abstract

Sampah plastik merupakan sampah terbesar kedua yang ada di Indonesia, akan tetapipengetahuan masyarakat tentang bagaimana memperlakukan sampah plastik tersebut agardapat didaur ulang kurang disosialisasikan. Begitupun yang terjadi di lingkungan SMKNegeri 3 Depok, belum ada sosialisasi tentang bahaya sampah plastik. Tujuan kegiatanPengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan sosialisasi kepada Guru danSiswa terkait dampak sampah plastik terhadap lingkungan, bagaimana memperlakukansampah plastik kemasan agar dapat didaur ulang, serta bagaimana sampah plastik dapatdimanfaatkan kembali untuk sesuatu yang bernilai tambah. Kegiatan yang dilakukan dalamPkM ini adalah memberi sosialisasi terkait lingkungan dan sampah plastik, memberikanpelatihan pembuatan pot tanaman hidroponik dari sampah botol plastik hingga penanamanbibit sayur kedalam pot, serta pendampingan penyusunan poster sebagai media literasilingkungan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuansiswa sebesar 68% tentang sampah dan proses pengolahan sampah untuk mendukungekonomi sirkular.Kata Kunci : Recycled Content; Sustainability; Ekonomi Sirkular; Hidroponik;Sampah Plastik; SMK Negeri 3 Depok
Analisis Profitabilitas dan Leverage Terhadap Nilai Perusahaan ; Dampak Moderasi Corporate Social Responsibility Sandy, Natasha Carissa; Arieftiara, Dianwicaksih
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 8 No. 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i3.22773

Abstract

Latar Belakang: Nilai perusahaan digunakan untuk menunjukan kondisi perusahaan yang baik atau tidak. Nilai tersebut penting bagi investor. Namun, perusahaan dalam persaingan di global ini, memiliki tantangan besar apalagi dalam konteks persaingan antar perusahaan khususnya di perusahaan subsektor makanan dan minuman. Dalam persaingan ini, pada dasar nya, tujuan utamanya adalah memenangkan hati para pemegang saham supaya mendapatkan laba yang maksimal. Hal ini dikarenakan laba tinggi (profit) yang tercermin pada harga saham, menunjukan nilai perusahaan yang baik. Oleh karena itu, perusahaan perlu banyak memperhitungkan kondisi keuangan salah satunya seperti profit/leverage untuk menilai perusahaannya serta memperhatikan pengungkapan CSR.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh profitabilitas dan leverage terhadap nilai perusahaan, serta ingin mengetahui peran Corporate Social Responsibility sebagai variabel moderasi.Metode Penelitian: Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 21 perusahaan subsektor food and baverage yang terdaftar di BEI pada periode 2020-2022 dengan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan metode Moderated Regression Analysis (MRA).Hasil Penelitian: Hasil analisis penelitian ini menunjukan bahwa profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, leverage tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, serta Corporate Social Responsibility dapat memoderasi kedua hubungan.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menggunakan Corporate Social Responsibility sebagai variabel moderasi yang dikembangkan dari penelitian-penelitian yang tidak menggunakan moderasi pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan beberapa rasio saja, untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan rasio-rasio lain untuk menguji variable-variabel yang mempengaruhi terhadap peningkatan nilai perusahaan. Variabel moderasi digunakan untuk mengetahui apakah Corporate Social Responsibility dapat memoderasi hubungan profitabilitas dan leverage terhadap nilai perusahaan.
THE EFFECT OF ENVIRONMENT ANDAUDITOR INDIVIDUAL FACTORS ON AUDITOR JUDGMENT Dianwicaksih Arieftiara; Pujiono Pujiono
Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura Vol. 16 No. 3 (2013): December 2013
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/jebav.v16i3.217

Abstract

This research examinesfactors influence auditors, when they make ortake judgments during audit client’s financial statement. Those factors were divided into two groups; environmental factors and auditor individual factors. Environmental factors are consists of internal auditor quality and communication between auditor and client. Whereas individual factors consist of auditor’s experience and auditor’s attitude under time pressure. Furthermore,this research used empires data are 86 respondents. The characteristic of those respondents were auditors who work in public accounting firms on Surabaya, had experience three years minimum, ever audit client who had internal audit departmentand ever audit the same client morethan once. The results of researches analysis could be learned that there are many factors influencing auditor judgment. In conclusion, this study found that internal auditor quality, auditor’s experience and auditor’s attitude under time pressure has influence toward auditor judgment. Whereas, communication between auditor and client doesn’t have influence toward auditor judgment.
PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DENGAN KOMITE AUDIT SEBAGAI VARIABEL MODERASI Ruri M Frista Sibuea; Dianwicaksih Arieftiara
Veteran Economics, Management, & Accounting Review Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59664/vemar.v1i1.4836

Abstract

This study aims to determine the effect of managerial ownership, institutional ownership, and organizational culture on the disclosure of Corporate Social Responsibility with the audit committee as a moderating variable. This study uses gender diversity as a measurement for organizational culture. The object of this research is mining and manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2018-2021 with a total sample of 113 samples. The technique for analyzing the data in this study uses the classical assumption test regression model selection, multiple linear regression test, and hypothesis testing using STATA version 16. The results of the test show that (1) managerial ownership has a negative effect on Corporate Social Responsibility disclosure, (2 ) institutional ownership has a positive effect on the disclosure of Corporate Social Responsibility, (3) gender diversity has no effect on the disclosure of Corporate Social Responsibility, (4) the audit committee cannot moderate the effect of managerial ownership on the disclosure of Corporate Social Responsibility, (5) the audit committee cannot moderate the influence institutional ownership on the disclosure of Corporate Social Responsibility, (6) the audit committee can moderate the effect of gender diversity on the disclosure of Corporate Social Responsibility. Keywords: Managerial Ownership;  Institutional Ownership;  Organizational Culture;  Committee Audit;  Corporate Social  Responsibility Disclosure. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan budaya organisasi terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility dengan komite audit sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan diversitas gender sebagai pengukuran untuk budaya organisasi. Objek penelitian ini adalah perusahaan pertambangan dan manufaktur terdaftar di BEI periode 2018-2021 dengan total sampel sebanyak 113 sampel. Teknik untuk menganalisis data pada penelitian ini menggunakan uji pemilihan model regresi uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, dan uji hipotesisi dengan menggunakan STATA versi 16. Hasil dari pengujian diperoleh bahwa (1) kepemilikan manajerial berpengaruh negatif terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility, (2) kepemilikan institusional berpengaruh positif terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility, (3) diversitas gender tidak berpengaruh terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility, (4) komite audit tidak dapat memoderasi pengaruh kepemilikan manajerial terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility, (5) komite audit tidak dapat memoderasi pengaruh kepemilikan institusional terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility, (6) komite audit dapat memoderasi pengaruh diversitas gender terhadap pengungkapan Corporate Social ResponsibilityKata Kunci: Kepemilikan Manajerial; Kepemilikan Institusional; Budaya Organisasi; Komite Audit; Pengungkapan Corporate Social Responsibility.