Alfiyan Arif
Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH UMUR TRANSPLANTING BENIH DAN PEMBERIAN BERBAGAI MACAM PUPUK NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. saccharata Sturt.) Arif, Alfiyan; Sugiharto, Arifin Noor; Widaryanto, Eko
Produksi Tanaman Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung manis memiliki kandungan gula dan kelembaban biji yang tinggi, sehingga dapat menyebabkan infeksi pathogen dan mengurangi vigor benih. Semai pada media semai dilakukan untuk mengurangi dampak negatif lingkungan terhadap perkecambah-an benih. Salah satu sumber daya dalam tanah yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman adalah keter-sediaan unsur hara nitrogen. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur pindah tanam benih dan pengaruh pemberi-an berbagai macam pupuk nitrogen ter-hadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanan bulan Maret sampai Juni 2013 di kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Desa Jatikerto, Malang. Peneliti-an ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 12 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan. Umur pindah tanam sebagai perlakuan pertama terdiri dari umur pindah tanam 0, 10, 13 dan 16 hari, sedangkan perbedaan pemupukan nitrogen sebagai perlakuan kedua yaitu urea, amonium sulfat dan kalium nitrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pe-mupukan nitrogen dalam berbagai bentuk pada penanaman biji langsung, menghasil-kan komponen biomasa lebih baik dari pada pemupukan berbagai macam nitrogen pada perlakuan pindah tanam. Kombinasi perlakuan penanaman biji langsung, pindah tanam umur 10 dan 16 hari dengan pe-mupukan berbagai macam pupuk nitrogen menunjukkan hasil panen segar yang tidak berbeda nyata, tetapi umur pindah tanam 10 hari memberikan kualitas biji lebih baik. Kata kunci: jagung manis, pindah tanam, pemupukan, nitrogen.
Evaluation of Seed Formation Ability Using Bolting Technique on Introduced Broccoli (Brassica oleracea L.) Plant Lines Nusantara, Elang Timur; Soetopo, Lita; Yulianah, Izmi; Arif, Alfiyan
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 11 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2026.011.2.2

Abstract

Broccoli is a horticultural plant widely cultivated by farmers in Indonesia. Broccoli is a plant that have great demand by the Indonesian people. Efforts that can be made to meet market needs are by forming new superior varieties and introducing new varieties that are resistant and have high yields. This research studying and evaluating seed formation ability using the bolting technique on several introduced broccoli lines and superior broccoli varieties. Research conducted from July to September 2024 in Sumber Brantas Village, Batu City, Malang, East Java. The study used a randomized block design. This study consisted of 8 treatments with 6 introduced broccoli lines and 2 superior varieties with 3 replications. Based on the results of the analysis of variance, 15 of the 17 observation variables showed significantly different results. BB101, BB102, and BB103 have more potential advantages than other lines. The ability to form seeds in lines BB101, BB102, BB103, BB104, BB105, Green Magic has an average of 64,44%. BB106 and Lucky cannot form seeds. BB101, BB102, and BB103 lines have more potential advantages compared to other lines. Adaptation tests need to be carried out to determine the ability of seed formation using the bolting technique on each line, especially on the BB106 line in places with different environments.