Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Usaha Jamur Tiram pada KWT Langgeng Makmur di Desa Jatirejo, Kulonprogo Francy Risvansuna; Oki Wijaya
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.214 KB) | DOI: 10.18196/ppm.23.376

Abstract

Permintaan jamur tiram cukup tinggi, yang dapat dilihat dari indikator konsumsi masyarakat Indonesiauntuk produk ini, yaitu 0,197 kg per kapita per tahun (Sarina, 2012). Meningkatkan skala produksidengan menyediakan baglog sendiri dan membudidayakan jamur tiram sesuai dengan SAP GOP adalahtujuan dari layanan masyarakat ini. Tujuan lain adalah pengolahan jamur tiram menjadi produkmakanan untuk meningkatkan nilai jual produk. Metode pelaksanaan kegiatan dimulai denganobservasi, sosialisasi, implementasi, analisis dan evaluasi, dan pendampingan. Pengamatan dilakukanuntuk meninjau lokasi kumbung budidaya jamur tiram, wawancara pengurus dan anggota KWT di desaJatirejo. Berikutnya adalah sosialisasi yang berfungsi menggali lebih dalam tentang masalah yang dialamiKWT dan solusi yang dibutuhkan, sehingga hasil sesuai dengan keinginan dan kebutuhan anggota KWT.Lokasi program ini berada di Kelompok Tani Wanita Langgeng Makmur di Desa Jatirejo,Kuluatprogo.Rangkaian kegiatan program layanan masyarakat yang dilakukan meliputi beberapa tahap: praktikpembuatan baglog, pengiriman bahan untuk produksi baglog, pembuatan baglog untuk media tanamuntuk budidaya jamur tiram, praktik produk makanan olahan kaki naga dan nugget jamur, evaluasidan bantuan. Dari kegiatan ini dihasilkan produk baglog dan produk makanan olahan jamur tiramsebagai nilai tambah dalam aspek ekonomi untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
A Review: Farmers' Local Wisdom on Natural Resources Zuhud Rozaki; Oki Wijaya; Khamsing Keothoumma; Emil Salim
Andalasian International Journal of Agriculture and Natural Sciences (AIJANS) Vol. 1 No. 01 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.959 KB) | DOI: 10.25077/aijans.v1.i01.25-32.2020

Abstract

Natural resources are essential parts of human life, even the technologies continue to grow, natural resources still become a strategic sector for many countries. Many countries that don’t have many natural resources are trying to collaborate with rich countries. How people manage natural resources is very important to get maximum benefits. Local wisdom seems to have a role in managing natural resources with wise ways, get full benefits without destroying it. Natural resources, especially in terms of soil, water, plant and animal diversity, vegetation cover, climate, and ecosystem services, are fundamental for agricultural systems' structure and function. Therefore how farmers are managing their farming can be seen as farmers are managing natural resources. Farmers’ local wisdom on natural resources can be seen in the shape of how farmers managing their farming activities with various ways that they learned or got from generation to generation. Understanding farmers’ local wisdom on natural resources can help stakeholders make a suitable program for farmers' lives and natural resources development.
POLA PEMASARAN BERAS DI KABUPATEN GROBOGAN Oki Wijaya; Tanjung, Garist Sekar; Wijaya, Oki; Sekar Tanjung, Garist
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.325-334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola saluran pemasaran beras serta menganalisis margin dan efisiensi pemasaran dari setiap saluran pemasaran pada masing-masing lembaga pemasaran beras di Kabupaten Grobongan. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja karena wilayah tersebut merupakan daerah penyumbang terbesar dalam produksi padi di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah survey dan wawancara. Data yang di kumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga saluran pemasaran pada pola distribusi beras di Kabupaten Grobongan yaitu: (1) saluran pertama, meliputi: petani – penebas – penggilingan padi – pedagang pengepul/grosir – pedagang eceran – konsumen akhir; (2) saluran kedua, meliputi: petani – penebas - penggilingan padi – pedagang eceran - konsumen akhir; dan (3) saluran ketiga, meliputi: petani - penggilingan padi - pedagang pengepul/grosir - konsumen akhir. Secara umum, tingkat efisiensi pemasaran beras pada setiap saluran pemasaran yang terbentuk di Kabupaten Grobongan termasuk dalam kategori efisien. Pada pola saluran pemasaran ketiga, memiliki nilai efisiensi pemasaran yang lebih kecil dengan nilai farmer’s share yang lebih tinggi