Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektifitas Pemberdayaan Kelompok Ibu Rumah Tangga Dalam Peningkatan Pengetahuan, Sikap Dan Praktek Pemberantasan Demam Berdarah Dengue Di Kelurahan Adiarsa Barat Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat Imas Masturoh
ASPIRATOR - Journal of Vector-borne Disease Studies Vol 1 No 1 (2009): Jurnal Aspirator Volume 1 Nomor 1 2009
Publisher : Loka Litbang Kesehatan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.493 KB)

Abstract

Abstract. Adiarsa Barat village is one of endemic area of the Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) in Karawang. That village had not touched by community empowerment yet. The purpose of this research was to know effectiveness of housewives empowerment for eradication of DHF with breeding site control. This research was an experimental quation, with intervention in one location and control in other. The final result was hoped that the respondents would increase of knowledge, attitude and practice. The data of housewife behaviour was collected by intervew. This research found that there was the increase of housewife’s group behaviour, followed by the increase of housewifes behaviour at intervention area with P value < 0,05. Although housewifes behaviour at control area hasn’t increase with P value > 0,05.This reaserch suggested that people participation needed to be identified first then monitored periodically, so that their behaviour to eradicate DHF disease would be a habit or permanent.
Gambaran Perilaku Pencarian Pengobatan Penderita Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Ciamis Propinsi Jawa Barat Rohmansyah Wahyu Nurindra; Imas Masturoh; Joni Hendri; Mara Ipa
ASPIRATOR - Journal of Vector-borne Disease Studies Vol 2 No 2 (2010): Jurnal Aspirator Volume 2 Nomor 2 2010
Publisher : Loka Litbang Kesehatan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.042 KB)

Abstract

A cross sectional study was carried out to determine health seeking behaviour of dengue patient in Ciamis district. Subjects were 80 dengue patient’s care taker chosen by purposive sampling. Data was presented descriptively.The result showed based on the first place of treatment, pattern of treatment seeking behavior were identified the most commonone was using public hospital as the first step. Pattern of treatment seeking behavior of the patient’s care taker that influenced decision making to take treatment alternatives included knowledge, attitude and practice about the caused, symptomp’s, virulence and transmissionof dengue virus infection; the distance to treatment places and family role (husband/wife) were important for caretakers to take into consideration when making treatment choices.
GAMBARAN PELAPORAN INTERNAL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Ria Nur Abqoria; Imas Masturoh
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.074 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i2.57

Abstract

Tujuan penelitian yaitu mengetahui penyebab keterlambatan pelaporan internal di rumah sakit. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, melalui wawancara mendalam dan observasi. Informan dalam penelitian ini 2 orang petugas pelaporan rekam medis, 1 orang petugas PPE (Perencanaan Pelaporan dan Evaluasi), 2 orang petugas tata usaha ruangan dan 1 orang kepala rekam medis. Hasil penelitian diperoleh 5 tema utama, menjelaskan bahwa jenis laporan internal rumah sakit yaitu laporan pengunjung, laporan morbiditas pasien rawat inap, rawat jalan, sensus harian pasien rawat inap, rawat jalan. Penyebab keterlambatan pelaporan yaitu fasilitas yang belum memadai dan tingginya beban kerja petugas. Rekomendasi yang diberikan dalam penelitian ini yaitu mengembangkan system informasi berbasis komputer yang dapat membantu pengolahan data dengan memberikan kemudahan dan keakuratan informasi serta kebijakan tertulis tentang sanksi yang tegas bagi petugas yang terlambat melaporkan
Analisis Kuantitatif Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Formulir Ringkasan Masuk Dan Keluar Periode Triwulan IV Tahun 2015 Ajeng Nurliani; Imas Masturoh
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 12 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.261 KB) | DOI: 10.56014/jphi.v4i12.204

Abstract

Formulir ringkasan masuk dan keluar merupakan formulir yang diabadikan, sehingga wajib terisi lengkap. Di RSUD Kabupaten Ciamis masih ditemukan formulir ringkasan masuk dan keluar yang masih belum lengkap mencapai 68%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui angka ketidaklengkapan pengisian formulir ringkasan masuk dan keluar di RSUD Kabupaten Ciamis periode triwulan IV tahun 2015. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode deskriptif.Cara pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Sampel sebanyak 313 dokumen rekam medis dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat menggunakan rumus distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan persentase ketidaklengkapan tertinggi review identifikasi pasien, yaitu kasus anak pada item agama sebesar 55,7%. Pada review laporan yang penting persentase ketidaklengkapan tertinggi yaitu kasus kebidanan: pada item lama dirawat, penyebab luar, infeksi nosocomial, penyebab infeksi, imunisasi, radioterapi, transfuse darah, cara keluar dan keadaan keluar sebesar 100%. Persentase ketidaklengkapan tertinggi autentikasi yaitu kasus kebidanan pada item nama dokter sebesar 52,6%. Dan persentase ketidaklengkapan tertinggi pencatatan yang baik yaitu kasus kebidanan pada item diagnosis terbaca sebesar 60,5%. Simpulan bahwa sebagian besar ketidaklengkapan tertinggi yaitu pada kasus kebidanan sebesar 43,6%. Disarankan perlu ditindak lanjut berupa sosialisasi dan adanya ketegasan dari pihak rumah sakit kepada bagian kebidanan agar dokumen rekam medis khususnya formulir ringkasan masuk dan keluar menjadi lengkap.