Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Baby Baru Lahir PERBEDAAN LAMANYA PELEPASAN TALI PUSAT DENGAN KASSA BETHADINE DAN KASSA STERIL Aini, Apriyanti; Apriyanti, Popy; Lamdayani, Rinda; Yulia, Yulia
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55045/jkab.v13i1.184

Abstract

Selama periode bayi baru lahir kemampuan hidup sehat dimulai sejak bayi, karena pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan yang menentukan kualitas otak pada masa dewasa.Supaya terciptanya bayi yang sehat maka dalam perawatan tali pusat bayi baru lahir dilakukan dengan benar-benar sesuai dengan prosedur kesehatan(Rahardjo K, 2015). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan Lamanya Pelepasan Tali Pusat Dengan Kassa Bethadine dan Kassa Steril Di PMB Erda Wati Palembang Tahun 2023, metode penelitian ini adalah kuantitatif metode survey analitik dengan menggunakan lembar observasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 12 sampel. Instrument pengumpulan data berupa lembar Observasi dengan teknik analisa univariat dan bivariat dengan analisa data menggunakan Fisher's Exact Test. Dari hasil Fisher's Exact Test di dapat P value = 0,01, nilai p value < 0,05 maka ada perbedaan yang bermakna antara perawatan tali pusat memakai kassa bethadine dan kassa steril. Kesimpulan yang didapat dari penelitian adalah bahwa tidak ada perbedaan perawatan tali pusat dengan memakai kassa bethadine maupun kassa steril karena tergantung pada cara perawatan tali pusat oleh ibu bayi masing-masing.
The Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Aini, Apriyanti
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55045/jkab.v13i2.198

Abstract

Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) merupakan metode kontrasepsi yang sangat efektif untuk menurunkan angka kelahiran. Metode kontrasepsi jangka panjang adalah kontrasepsi yang dapat dipakai dalam jangka waktu lama, lebih dari 2 tahun, efektif dan efisien untuk tujuan menjarangkan kelahiran lebih dari 3 tahun atau mengakhiri kehamilan pada pasangan yang sudah tidak ingin tambah anak lagi (BKKBN, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Suami Terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode diskriftip analitik dengan pendekatan cross sectional. jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden dengan menggunakan purposive sampling. Analissi data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil uji statistic pengetahuan dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Hasil uji statistic menunjukkan nilai P value 0,00> 0,05 berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Dan hasil uji chi-square didapatkan nilai p value=0,690 lebihbesar dari =0,05 p value dengan demikian Ha ditolak dan Ho diterima menunjukkan bahwa tidak ada hubungan dukungan suami dengan pemilihan alat kontrasepsi jangka panjnag (MKJP).
Edukasi Manfaat Aromaterapi terhadap Insomnia pada Lansia Aini, Apriyanti; Apriyanti, Popy
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i1.2510

Abstract

Insomnia merupakan gangguan berupa ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan. Orang yang Mengalami insomnia memiliki kualitas dan kuantitas tidur yang kurang sehingga pada saat bangun tidur, penderita insomnia merasa tidak segar dan masih mengantuk. Insomnia dapat dibedakan menjadi dua, yaitu insomnia akut dan insomnia kronik. Insomnia akut terjadi kurang dari 4 minggu dan insomnia kronik terjadi lebih dari 4 minggu. Insomnia dapat diatasi dengan terapi relaksasi. Aromaterapi merupakan salah satu terapi relaksasi yang dapat digunakan untuk mengatasi insomnia. aromaterapi memberikan efek rileks karenakan ada aroma wangi. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasi tentang manfaat aromaterapi terhadap insomnia. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain penyuluhan, diskusi, tanya jawab. Sasaran responden pengabdian yaitu lansia sejumlah 12 responden. Setelah diberikan materi manfaat aromaterapi terhadap insomnia diperoleh peningkatan pengetahuan lansia yaitu 91,7% berpengetahuan baik dan 8,3 % pengetahuan cukup. Kesimpulan Ada pengaruh baik dari edukasi manfaat aromaterapi terhadap insomnia.
Edukasi Manfaat Aromaterapi Lavender dalam Persiapan Persalinan pada Ibu Hamil Aini, Apriyanti; Apriyanti, Popy; Putri, Vivi Dwi; Lamdayani, Rinda
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i2.6086

Abstract

Aromaterapi merupakan metode pengobatan non farmakologi yang aman, murah dan praktis yang berfungsi untuk menurunkan tingkat kecemasan dengan resiko atau efek samping yang rendah. Menurut Suriyati (2019) aromaterapi merupakan pengobatan yang menggunakan minyak atsiri dan merangsang system penciuman untuk mengurangi stress dan menciptakan rasa tenang. Jenis aromaterapi yang digunakan untuk mengobati kecemasan salah satunya yaitu Lavender (Lavandula officianalis). Linalool dan linalyl asetat dalam lavender dapat memiliki efek menenangkan dan membantu menurunkan stress dan Kecemasan. Tujuan pengabdian masyarakat ini agar ibu hamil mengetahui manfaat aromaterapi lavender dalam persiapan persalinan. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan tanya jawab. Program ini dilaksanakan 15 Maret 2025 dengan responden sebanyak 15 ibu hamil. Evaluasi dari hasil pengabdian masyarakat menggunakan kuesioner. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan nilai rata-rata pretest sebesar 30 poin dan nilai rata-rata posttest adalah 90 poin, terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai manfaat aromaterapi lavender dalam persiapan persalinan dengan nilai rata-rata peningkatan sebesar 60 poin. Dengan adanya edukasi diharapkan ibu hamil dapat mengurangi kecemasan saat menghadapi proses persalinan.
Pengaruh Pemberian Susu Kedelai pada Ibu Nifas terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Lamdayani, Rinda; Aini, Apriyanti; Apriyanti, Popy
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6732

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah suatu emulsi lemak dalam larutan protein, laktosa, dan garam-garam anorganik yang disekresikan oleh kelenjar mamae ibu, yang berguna sebagai makanan bagi bayinya. Salah satu upaya memperbanyak ASI adalah dengan meningkatkan asupan makanan yaitu mengkonsumsi sayuran dan buah- buahan yang mengandung laktagogum, vitamin C, vitamin A, protein, kalium, fosfor, asam folat akan dapat membantu meningkatkan produksi ASI seperti susu kedelai. Isoflavon dalam olahan kedelai dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI dan mengurangi resiko kanker payudara. Susu kedelai merupakan minuman olahan dari sari pati kacang kedelai yang memiliki banyak kandungan gizi dan manfaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai pada ibu nifas terhadap peningkatan berat badan bayi. Penelitian ini menggunakan desain one group pre test and post test design, yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan melibatkan kelompok perlakuan pre dan posttest. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Desember-Januari 2025. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kelompok perlakuan sebelum pemberian susu kedelai sebesar 3176,47 dan setelah pemberian susu kedelai sebesar 3705,88 dengan p value 0,007 < 0,05, yang artinya Ha diterima yaitu ada pengaruh pemberian susu kedelai pada ibu nifas terhadap peningkatan berat badan bayi di wilayah kerja Puskesmas Bunga Mayang Martapura.
The Effect of Administration of Binahong Leaf Boiled Water on Accelerating the Healing of Perineal Wounds for Pubter Mothers Apriyanti, Popy; Aini, Apriyanti; Lamdayani, Rinda
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 2 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i2.2822

Abstract

A perineal wound or tear is an injury to the perineal area caused by an epistomy or natural laceration. One preventive measure to reduce the incidence of infection in postpartum mothers is to treat perineal wounds. The antiseptic content of the binahong plant can kill germs, increase resistance to infection, and speed up wound healing. This study aims to determine the effect of giving boiled water from binahong leaves on accelerating the healing of perineal wounds in postpartum mothers. This type of research is quantitative with a quasi-experimental design with Posttest Only Control Group Design. The population of this study was all postpartum mothers, totaling 30 respondents. The sample in this study consisted of 5 respondents who were given boiled water from binahong leaves (intervention) and 5 respondents who were not given boiled water from binahong leaves (control). Bivariate analysis was carried out using statistical tests to test mean dependent differences, namely the independent t-test, with a confidence level (α) = 0.05. The results of the study showed that there was a significant effect of giving boiled water from binahong leaves on accelerating perineal wound healing in postpartum mothers, with a p-value of 0.007. Where the significance value is smaller than the α value of 0.05. The conclusion of this study is that H0 is rejected, meaning that there is a significant difference in the acceleration of healing of perineal wounds between the intervention group and the control group.