Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG PADA AKSEPTOR KB DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK MARISSA PALEMBANG TAHUN 2016 Apriyanti Aini
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Abdurrahman
Publisher : STIKES Abdurrahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.752 KB)

Abstract

Quality family planning services and uniformly have a strategic position, namely as part of a comprehensive effort to reduce maternal mortality rate (MMR) and as part of a family planning program. This study aims was to analyze the long term contraception method usage in family planning acceptors in the mother and child hospital of Marissa Palembang 2016. The design that used was analytical survey by cross sectional lapproach. The sample in this study was acceptors who come to the mother and child hospital of Marissa Palembang on March 9th until April 29th 2016 with systematic random sampling method. The sample as many as 83 respondents. The data collection by interview and questionaire. Bivariate analysis used Chi-squre (µ = 0,05). Multivariate analysis used double logistic regression. Based on the frequency distribution of the majority of respondents were using (64,1%), good knowledge of which (57,8%), lower risk of age (63,9%), namely higher education (56,6%), lack of economic status namely (56,6%), husband support (59,0%). Based on the result of the bivariate analysis of the knowledge obtained p value = 0,000, age p value = 0,000, p value = 0,020 of education, economic status p value = 0,020, husband support p value = 0,000 against the use of long – term contraceptive method. The dominant factor of the long – term contraceptive method use was economic status that was Odd Ratio (OR) = 5,681. All health workers should retain or counseling, provides counseling to underprivileged families. Because of subsidizing family planning program has been right on target. Pelayanan KB yang berkualitas dan merata memiliki kedudukan yang strategis, yaitu sebagai bagian dari upaya komprehensif untuk menurunkan AKI dan sebagai bagian dari Program KB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang pada akseptor KB di Rumah Sakit Ibu dan Anak Marissa Palembang Tahun 2016. Desain yang digunakan adalah Survey Analitik dengan pendekatan “Cross Sectional”. Sampel dalam penelitian ini adalah akseptor KB yang datang ke rumah sakit ibu dan anak Marissa Palembang tanggal 09 Maret sampai 29 April 2016 dengan metode systematic random sampling. Sampel berjumlah 83 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Analisa bivariat menggunakan uji statistik Chi-squre (µ = 0,05). Analisa multivariat menggunakan regresi logistik ganda. Berdasarkan distribusi frekuensi sebagian besar responden menggunakan MKJP yaitu (64,1%), pengetahuan baik yaitu (57,8%), umur resiko rendah yaitu (63,9%), pendidikan tinggi yaitu (56,6%), status ekonomi kurang yaitu (56,6%), dukungan suami yaitu (59,0%). Berdasarkan hasil analisis bivariat pengetahuan diperoleh nilai p value = 0,000, umur p value = 0,000, pendidikan p value = 0,020, status ekonomi p value = 0,020, dukungan suami p value = 0,000 terhadap penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang. Faktor yang dominan terhadap penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang adalah status ekonomi yaitu Odd Ratio (OR) = 5,861. Hendaknya setiap tenaga kesehatan tetap mempertahankan memberikan penyuluhan atau koseling ke keluarga kurang mampu. Karena pemberian subsidi program KB sudah tepat sasaran.
ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG TEKNIK MENYUSUI DENGAN KEJADIAN PUTTING SUSU LECET Marchatus Soleha; Apriyanti Aini
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Abdurrahman
Publisher : STIKES Abdurrahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.802 KB) | DOI: 10.55045/jkab.v10i2.125

Abstract

Menyusui merupakan proses yang alamiah yang keberhasilannya tidak diperlukan alat-alat khusus dan biaya yang mahal namun membutuhkan kesabaran, waktu, dan pengetahuan tentang menyusui serta dukungan dari lingkungan keluarga terutama suami. Pada sebagian ibu yang tidak paham bagaimana teknik menyusui yang benar dapat menjadi masalah dalam proses menyusui. Dimana masalah kegagalan dalam proses menyusui tersebut antara lain putting susu lecet, payudara bengkak, saluran susu tersumbat, mastitis, abses payudara dan kelainan anatomis pada putting susu atau putting tenggelam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang teknik menyusui dengan kejadian putting susu lecet. Dengan menggunakan metode studi literatur maka dilakukan analisis terhadap hasil penelusuran jurnal (e-journal) dan artikel dengan tinjauan teori yang ada (e-book). Penelitian ini mengungkapkan bahwa pengetahuan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya putting susu lecet, kejadian putting susu lecet dapat disebabkan oleh kurangnya pengalaman pada ibu bagaimana cara menyusui yang benar dan ada hubungan pengetahuan ibu tentang teknik menyusui dengan kejadian putting susu lecet.
PENGARUH BABY SPA TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BAYI DI HAPPY BABY SPA PALEMBANG Sagita Darmasari; Apriyanti Aini
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurrahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.116 KB) | DOI: 10.55045/jkab.v11i1.134

Abstract

Baby spa adalah salah satu fisioterapi pada bayi dan dapat merangsang gerakan motorik bayi. Manfaat baby SPA ini dapat memberikan rasa tenang, nyaman, dan segar sehingga membuat kualitas tidur bayi menjadi lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Baby Spa Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada Bayi di Happy Baby Spa Palembang Tahun 2019. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan desain deskriptif analitik, pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling yang berjumlah 22 orang, data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari berkas-bekas di Happy Baby Spa. Hasil penelitian menunjukkan nilai ρ-value 0,000 < ɑ (0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara Baby Spa Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi. Diharapkan dapat memberikan informasi khususnya kepada para bidan untuk lebih memfokuskan tumbuh kembang bayi melalui baby spa. Baby Spa is one of physiotherapy to baby and it can stimulates baby movements. The benefits of baby spa is give feeling calm, comfortable and fresh so that makes the baby’s sleep quality better. The purpose of this study was to determine the relationship between baby spa and enhancement of baby’s weight in 2019 Happy Baby Spa Palembang. The method uses in this study was to uses descriptive analytical design, collecting samples using purposive sampling, totaling 22 people respondent, data was used is secondary data obtains from files in Happy Baby Spa. The results showed a ρ-value of 0,000 <ɑ (0,05) which means there is a significant relationship between Baby Spa Against Ehancement of Baby’s Weight. It is expected that giving information especially midwives to focus more on the growth and development of babies through a baby spa.
Online in the Students' Learning-Teaching Process Midwifery During the Covid-19 Pandemic Popy Apriyanti; Apriyanti Aini
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 4 No 4 (2022): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.214 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v4i4.1169

Abstract

The Covid-19 pandemic has disrupted the learning process in universities, especially in conventional health universities. So a solution is needed to answer this problem. Online learning is one alternative that can overcome this problem. The purpose of this study was to determine the relationship between the effectiveness of online learning methods and obstacles in the teaching and learning process during the covid-19 pandemic. This type of research uses cross sectional. The research time is from March 29 to April 7, the population of this study is 30, namely the sampling using purposive sampling with a sample of 30 respondents. Data collection using a questionnaire. Based on the results of the chi-square test in table 4.3 above, the p value = (0.66) is greater than = 0.05 (p value) this shows that there is no significant relationship between the effectiveness of online learning methods and obstacles in the teaching and learning process during the covid-19 pandemic.
Pengaruh Metode Bercerita Terhadap Peningkatan Konsumsi Sayuran Pada Anak Pra Sekolah (3-6 tahun) Apriyanti Aini; Sagita Darma Sari; Nersi Juliyani
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 7 No. 2 (2022): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v7i2.193

Abstract

Sayur merupakan salah satu kelompok makanan yang sangat baik untuk kesehatan anak usia pra sekolah dan sebagai sumber zat gizi bagi kesehatan manusia, kurangnya konsumsi sayur pada anak dapat berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak. Karena anak bisa memiliki peluang besar untuk menderita gizi buruk. Pada dasarnya ada cara untuk meningkatkan konsumsi sayur pada anak yaitu mendongeng. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh metode mendongeng terhadap peningkatan konsumsi sayur pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) di TK Arimbi Palembang 2022. Desain penelitian ini adalah desain Eksperimen. Sampel penelitian ini adalah anak PAUD usia 3-6 tahun yang diperoleh dengan teknik purposive sampling dengan populasi 30 anak PAUD dan sampel 15 anak. Kegiatan mendongeng diberikan 3 kali dalam 1 minggu kepada sample. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum metode mendongeng digunakan, terdapat 8 anak (53,3%) dalam kategori cukup, dan 7 anak (46,7%) dalam kategori kurang. Sedangkan setelah dilakukan metode mendongeng, terdapat 9 anak (60%) dalam kategori baik, dan 6 anak (40%) dalam kategori cukup. Berdasarkan hasil analisis bivariat dengan uji-t diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 dengan p-value < 0,05 yang menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara pengaruh metode mendongeng terhadap peningkatan konsumsi sayur.
Hubungan antara Pengetahuan dengan Kepatuhan Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) Apriyanti Aini; Welly Suwandi
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i2.812

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) merupakan seperangkat alat yang digunakan oleh tenaga kerja untuk melindungi seluruh atau sebagian tubuhnya terhadap kemungkinan adanya potensi bahaya di tempat kerja atau kecelakaan kerja. APD juga merupakan kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja sesuai bahaya dan resiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja itu sendiri dan orang di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan diketahuinya hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pemakaian alat pelindung diri. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua karyawan bagian produksi yang berjumlah sebanyak 76 orang yang merupakan sampel penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p value= 0,008) dengan kepatuhan pemakaian APD.
Edukasi Pemakaian APD (Alat Pelindung Diri) pada Pekerja Apriyanti Aini; Vivi Dwi Putri; Popy Apriyanti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1636

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) adalah suatu alat yang dipakai oleh tenaga kerja untuk melindungi seluruh tubuhnya terhadap adanya potensi bahaya kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja pada tempat lingkungan kerja. Banyak para pekerja menganggap tidak penting pemakaian APD, terutama pada pekerja pengangkut getah karet karena mereka merasa sudah terbiasa dan merasa nyaman bekerja tidak memakai APD (Paletean et al., 2020). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menimbulkan kesadaran pentingnya pemakaian APD dengan benar. Pelaksaanaan kegiatan yang dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab. Kegiatan ini dilaksanakan 02 Maret 2023 dengan responden sebanyak 15 pekerja di PT Hok Tong Keramasan. Kegiatan ini diawali dengan pretest didapatkan nilai rata-rata sebesar 50 poin, setelah itu dilakukan edukasi tentang penggunaan APD dan selanjutnya dilakukan dengan posttest nilai rata – rata adalah 90 poin. Terdapat peningkatan pengetahuan pekerja dalam penggunaan APD dengan nilai rata-rata peningkatan sebesar 40 poin. Dengan dilakukannya edukasi dalam pemakaian APD diharapkan pekerja dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dalam pemakaian APD saat bekerja.
Online in the Students' Learning-Teaching Process Midwifery During the Covid-19 Pandemic Popy Apriyanti; Apriyanti Aini
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 4 No 4 (2022): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.214 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v4i4.1169

Abstract

The Covid-19 pandemic has disrupted the learning process in universities, especially in conventional health universities. So a solution is needed to answer this problem. Online learning is one alternative that can overcome this problem. The purpose of this study was to determine the relationship between the effectiveness of online learning methods and obstacles in the teaching and learning process during the covid-19 pandemic. This type of research uses cross sectional. The research time is from March 29 to April 7, the population of this study is 30, namely the sampling using purposive sampling with a sample of 30 respondents. Data collection using a questionnaire. Based on the results of the chi-square test in table 4.3 above, the p value = (0.66) is greater than = 0.05 (p value) this shows that there is no significant relationship between the effectiveness of online learning methods and obstacles in the teaching and learning process during the covid-19 pandemic.
Efektivitas Pemberian Psikoedukasi pada Gangguan Psikologis Masa Postpartum: Systematic Review Popy Apriyanti; Apriyanti Aini
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.1008

Abstract

Psikoedukasi dapat menurunkan resiko terjadinya gangguan kesehatan mental pada ibu postpartum. Systematic Review ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas pemberian psikoedukasi pada gangguan psikologis masa postpartum. Evaluasi dari Systematic Review akan menggunakan PRISMA checklist untuk menentukan penyeleksian studi yang telah ditemukan. Protokol yang digunakan dalam studi ini adalah CASP (Critical Appraisal Skill Programme). Penelitian ini menggunakan 4 data base yang diantaranya adalah PubMed, ProQuest, Wiley, dan Science direct. Secara independen data diekstraksi dari jurnal yang ditulis dalam bahasa Inggris, diterbitkan antara Juni 2010 dan Juni 2020. Dari 13 penelitian yang secara sistematis meninjau masalah kesehatan mental dan psikoedukasi sebagai intervensinya, 11 diantaranya lolos uji Critical Appraisal. Jurnal yang di review berbasis web dan apliaksi. Dari sebelas jurnal hanya 4 diantaranya yang memiliki magnitude of effect yang menunjukan bahwa psikoedukasi merupakan faktor protectif terhadap gangguan psikologi pada ibu postpartum dan 7 jurnal lainnya menunjukan magnitude of chance (p < 0.05). Studi ini bermakna karena mengungkapkan bukti dari uji coba yang dipublikasikan mengenai efektivitas program psikoedukasi yang menargetkan ibu postpartum. Hasil menunjukkan bahwa intervensi psikoedukasi dapat mengurangi depresi pascapersalinan ibu.
Edukasi dalam Pengenalan Tanda – tanda Bahaya pada Ibu Hamil Apriyanti Aini; Popy Apriyanti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i3.684

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) merupakan indikator penting untuk melihat pentingnya derajat kesehatan suatu bangsa dan menjadi salah satu komponen indeks pembangunan maupun indeks kualitas hidup. Tanda bahaya kehamilan adalah tanda atau gejala yang menunjukkan ibu dalam keadaan bahaya. Apabila ibu mengalami tanda bahaya, ibu harus mendapatkan pertolongan segera. Tanda bahaya pada kehamilan diantaranya adalah perdarahaan, bengkak, (oedem) di wajah, kaki dan tangan, sakit kepala yang kadang disertai kejang, ibu muntah terus menerus dan tidak mau makan, ibu mengalami demam tinggi. Setiap wanita hamil beserta pasangan dan keluarganya harus mempunyai kemampuan dan kepedulian dalam mengenali tanda-tanda bahaya dan melakukan deteksi dini komplikasi kegawatdaruratan pada kehamilan sehingga bisa terhindar dari bahaya kematian akibat kehamilan tersebut. Salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan yaitu dengan melakukan persuasi sosial berupa edukasi untuk meningkatkan pengetahuan diri terhadap pemahaman tanda bahaya tersebut. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasi tentang tanda – tanda bahaya pada ibu hamil. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain penyuluhan, diskusi, tanya jawab. Sasaran responden pengabdian yaitu ibu hamil trimester I,II, dan III sejumlah 15 responden. Setelah diberikan materi tanda – tanda bahaya kehamilan diperoleh jumlah ibu hamil yang mempunyai pengetahuan baik sebanyak 14 orang (93,5%),dan pengetahuan cukup 1 orang (6,5%). Kesimpulan dari pengabdian ini bahwa didapatkan pengaruh baik dari penyuluhan tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil.