Fatmawati, Retno
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Melalui Model Kooperatif Tipe Think Pair Shar Fatmawati, Retno; Samsidar, Samsidar; Agustini, Rini
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5491

Abstract

Model kooperatif Think Pair Share merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan melihat apakah model pembelajaran Think Pair Share dapat meningkatkan motivasi belajar PAI siswa. Metode ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Subjek penelitian ini siswa kelas VIII 9 berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi,  angket, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian bahwa penerapan model kooperatif tipe Think Pair Share menunjukkan adanya peningkatan terhadap keaktifan belajar siswa yaitu siklus I diperoleh persentase sebesar 60,22%. Aktivitas belajar siswa siklus II diperoleh 91,47% maka keaktifan siswa selama proses tindakan mengalami peningkatan 31,25% dengan kategori sangat baik. Motivasi belajar siswa pada saat prasiklus, siklus I, dan siklus II dengan persentase pra siklus sebesar 13,33% siswa kurang termotivasi dan meningkat pada siklus I mencapai persentase 30% dengan kategori termotivasi. Pada siklus II menunjukkan peningkatan persentase menjadi 63,33% kategori termotivasi. Berdasarkan hasil tersebut meningkat dari siklus I dan Siklus II secara signifikan sebesar 93,33% sehingga mencapai indikator keberhasilan yang telah ditentukan. Kesimpulannya bahwa model pembelajaran Think Pair Share secara efektif dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Implikasi hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan model pembelajaran Think Pair Share khususnya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. 
Studi Kasus : Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ibu Hamil dengan Letak Sungsang Melalui Penerapan Metode Knee-Chest Fatmawati, Retno; Luvi Dian Afriani
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of Care (CoC) midwifery care is an important effort in reducing the Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) through continuous monitoring of maternal and infant health. Breech presentation is one of the risk factors for labor complications, with an incidence rate of around 2.5-3% of all singleton deliveries in Indonesia, and carries a high risk of perinatal mortality. The purpose of this report is to implement comprehensive midwifery care for Mrs. H with a breech presentation. The objective is to implement and evaluate comprehensive midwifery care for Mrs. H, 28 years old, G3P2A0, with a breech presentation at 33 weeks of gestation. At the initial visit, Mrs. H was diagnosed as G3P2A0 with a breech presentation at 33 weeks of gestation. Interventions provided included Counselling, Information, and Education (CIE) and the recommendation to perform the knee-chest position to help correct the fetal position. This effort was successful, and by 35 weeks of gestation, the fetal position had changed to a cephalic presentation (head-down). Mrs. H subsequently delivered spontaneously (per vaginam) at 39 weeks of gestation. The baby was born weighing 2945 grams and in healthy condition. The application of Comprehensive Midwifery Care (Continuity of Care) proved effective in monitoring, detecting, and providing non-pharmacological interventions for high-risk cases such as breech presentation, which in Mrs. H's case was successfully resolved without complications, ensuring that the pregnancy, labor, postpartum period, and newborn (BBL) care proceeded well and in accordance with service standards.   Abstrak Asuhan kebidanan Continuity of Care (CoC) merupakan upaya penting dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui pemantauan kesehatan ibu dan bayi yang berkesinambungan. Letak sungsang merupakan salah satu faktor risiko komplikasi persalinan dengan angka kejadian sekitar 2,5-3% dari seluruh persalinan tunggal di Indonesia dan memiliki risiko kematian perinatal yang tinggi. Tujuan dari laporan ini adalah menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. H dengan letak sungsang. Untuk menerapkan dan mengevaluasi asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. H, 28 tahun, G3P2A0, dengan letak sungsang pada usia kehamilan 33 minggu. Pada awal kunjungan, Ny. H didiagnosis G3P2A0 dengan letak sungsang pada usia kehamilan 33 minggu. Intervensi yang diberikan berupa Konseling, Informasi, dan Edukasi (KIE) serta anjuran untuk melakukan posisi knee-chest untuk membantu koreksi posisi janin. Upaya tersebut berhasil, dan pada usia kehamilan 35 minggu, posisi janin telah berubah menjadi presentasi kepala. Ny. H kemudian melahirkan secara spontan (per vaginam) pada usia kehamilan 39 minggu. Bayi lahir dengan berat 2945 gram dan kondisi sehat. Penerapan Asuhan Kebidanan Komprehensif (Continuity of Care) terbukti efektif dalam memantau, mendeteksi, dan memberikan intervensi non-farmakologis pada kasus risiko tinggi seperti letak sungsang, yang pada kasus Ny. H berhasil diselesaikan tanpa komplikasi, sehingga proses kehamilan, persalinan, nifas, dan BBL dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar pelayanan.