Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mekanisme Penyelesaian Kerugian Daerah oleh Pegawai Negeri Bukan Bendahara dan Pejabat Lainnya: Tinjauan Regulatif, Implementatif, dan Akuntansi Pemerintahan Ariyanto, Agung
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 10 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/3dawr954

Abstract

Kerugian daerah yang diakibatkan oleh pegawai negeri bukan bendahara dan pejabat lainnya merupakan isu sentral dalam penguatan akuntabilitas keuangan daerah. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan secara mendalam mekanisme penyelesaian kerugian daerah berdasarkan regulasi yang berlaku, meninjau pelaksanaan teknisnya di pemerintah daerah, serta menelaah implikasinya dalam akuntansi dan pelaporan keuangan daerah. Kajian ini dilakukan secara kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis yuridis-normatif terhadap ketentuan perundang-undangan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun telah tersedia kerangka hukum yang komprehensif, pelaksanaan mekanisme penyelesaian kerugian di daerah masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya kapasitas institusional, tidak optimalnya koordinasi antarinstansi, dan kendala budaya organisasi. Dalam konteks akuntansi, penyelesaian kerugian harus diakui dan disajikan secara akurat dalam laporan keuangan untuk memastikan transparansi dan pertanggungjawaban publik
PENGEMBANGAN SISTEM PENGERING GABAH BERBASIS IOT DENGAN FITUR MONITORING REAL-TIME Ariyanto, Agung; Noor Yulita Dwi Setyaningsih
E-JOINT (Electronica and Electrical Journal Of Innovation Technology) Vol 6 No 1 (2025): E-JOINT, Juni 2025
Publisher : Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/ejoint.v6i1.2661

Abstract

Dalam proses pasca panen, pengeringan gabah merupakan langkah penting yang menjamin kualitas dan daya simpan gabah. Namun, masalah seperti ketergantungan pada cuaca dan distribusi panas yang tidak merata sering terjadi pada teknik pengeringan konvensional. Proyek ini bertujuan untuk membangun dan membuat sistem pemantauan pengering gabah otomatis berbasis Internet of Things. Untuk memonitoring dan mengontrol proses pengeringan secara real-time, sistem ini menggabungkan sensor suhu, kadar air, dan berat dengan platform IoT dan mikrokontroler. Untuk memungkinkan pengguna memantau proses pengeringan dari jarak jauh, aplikasi menerima data melalui Mit App Inventor. Berdasarkan hasil pengujian, teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi pengeringan dan memberikan informasi yang tepat mengenai kondisi butiran selama proses berlangsung. Dengan pendekatan ini, petani atau pelaku usaha pertanian lainnya diharapkan dapat meningkatkan kualitas panen dan produktivitas secara lebih efektif dan efisien.