Sistem Informasi Manajemen Donor Darah (SIMDONDAR) merupakan sistem yang ada pada PMI Jombang yang digunakan untuk mengelola data pendonor, stok darah, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Namun dalam pengoprasian sistem ini masih terdapat beberapa kendala yaitu sering terputusnya listrik dan jaringan, teknologi yang sudah lama dan belum terupdate, serta resiko kehilangan data saat input data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja SIMDONDAR menggunakan metode IT Balanced Scorecard yang di dalamnya terdapat empat perspektif yaitu kontribusi perusahaan, orientasi pengguna, keunggulan operasional, dan orientasi masa depan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuisoner kepada 26 responden, kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya serta dihitung capaian Key Performance Indicator (KPI) pada setiap perspektifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi perusahaan mendapatkan skor akhir 79,30%, orientasi pengguna 76,00%, dan orientasi masa depan 79,70% dengan kategori “Baik”, sedangkan keunggulan operasional mendapatkan skor akhir 51,02% dengan kategori kurang. Secara umum, sistem SIMDONDAR sudah mendukung pelayanan donor darah, namun perlu peningkatan pada stabilitas sistem, efisiensi proses, dan dukungan teknis agar kinerja operasional menjadi lebih andal.