Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Bisantara Informatika

SISTEM INFORMASI PURCHASE ORDER PADA SS FRIED CHICKEN MENGGUNAKAN METODE GRAPPLE Wijaya, Vera; Sitorus, Jimmi Hendrik P.; Wirayanti, Mei Intan
Jurnal Bisantara Informatika Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Bisantara Informatika Vol 6 No 1 Tahun 2022
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer PARBINA NUSANTARA Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purchase Order pada sebuah perusahaan dilakukan karena perusahaan tidak bisa memenuhisendiri kebutuhan untuk menunjang kegiatan bisnisnya. Purchase Order yang baik dapatmembantu dalam pengambilan keputusan untuk melanjutkan kerjasama dengan perusahaan lain yang mensupport kegiatan bisnis berdasarkan harga.dari user pengguna dengan menilaiterhadap barang yang telah di kirimkan. Suatu sistem informasi diperlukan dimana seorangmanusia tidak mampu dalam mengingat banyak hal terutama data nyang sudah terlalubanyak. Proses jalannya aplikasi ini customer akan melakukan login untuk dapat mengakseshalaman utama yang tersedia di aplikasi dan akan mempermudah customer untuk melakukanpembelian. Customer dapat memilih menu apa saja yang disukai dengan menginput beberapadata yang akan direspon oleh server secara otomatis dan akan dikirimkan detail pembayaran.
Perancangan Pendataan Keanggotaan Jemaat GMI Getsemani Binjai dengan Metode Waterfall Rahalim, Hendy; Wijaya, Vera; Alamsyah, Reza
Jurnal Bisantara Informatika Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Bisantara Informatika (JBI) Vol. 6 No. 2 Tahun 2022
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer PARBINA NUSANTARA Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gereja yaitu suatu wadah yang digunakan untuk melakukan kegiatan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya bagi umat kristiani. Data jemaat itu penting bagi gerejadikarenakan gereja harus dapat mengetahui siapa saja jemaat yang dimilikinya, dalam hal ini,data jemaat yang ada di GMI Getsemani Binjai mengalami beberapa kendala, data yang adatidak akurat, dan jemaat tidak memiliki kartu tanda anggota gereja. Data jemaat dicatat dalamsatu sistem informasi, tetapi tidak maksimal. Data yang dicatat hanya sebatas alamat dantempat serta tanggal lahir saja. Tidak disebutkan informasi lainnya. Alat bantu pengembangansistemnya penulis gunakan Waterfall, Diagram Konteks, DFD serta Flowchart. Sesuai denganmetode yang digunakan yaitu waterfall, penulis awali penelitian ini dari investigasi terhadapsistem mana yang sesuai untuk dikembangkan di gereja tersebut. Setelah tahap investigasi,analisis, desain, penulis kemudian mengimplementasikan sistem yang telah dikembangkantersebut dan diakhiri dengan tahap perawatan yaitu dengan melakukan pemeliharaan danpeningkatan kinerja sistem. Secara garis besar, sistem ini digunakan untuk mencatat data-datajemaat di GMI Getsemani Binjai sampai dengan diterbitkannya kartu tanda anggota gereja.
Pengembangan UI/UX Design E-Commerce Benang Asa Berbasis Kearifan Lokal Pendekatan Design Thinking wijaya, vera; E Panggabean, Tongam
Jurnal Bisantara Informatika Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Bisantara Informatika (JBI) Vol. 9 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer PARBINA NUSANTARA Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri tenun tradisional Indonesia merupakan bagian penting dari warisan budaya yang kini menghadapi tantangan serius dalam era digital. Rendahnya literasi digital dan keterbatasan akses teknologi informasi menjadi hambatan utama bagi pengrajin dalam memanfaatkan platform e-commerce. Penelitian ini bertujuan merancang antarmuka aplikasi e-commerce berbasis kearifan lokal yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan pengguna, khususnya perempuan pengrajin tenun. Metodologi yang digunakan adalah Design Thinking, yang mencakup lima tahapan: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test, dengan melibatkan pengguna secara aktif dalam setiap proses. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan uji prototipe dengan metode evaluasi System Usability Scale (SUS) dan User Experience Questionnaire (UEQ). Hasilnya menunjukkan bahwa desain antarmuka yang mengintegrasikan elemen budaya lokal—seperti motif tradisional dan bahasa daerah—dapat meningkatkan kenyamanan, keterlibatan emosional, serta kepuasan pengguna. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis empati dan nilai budaya lokal tidak hanya efektif dalam mendesain solusi teknologi, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi komunitas perempuan pengrajin. Model desain UI (User Interface) yang dihasilkan memiliki potensi untuk diadopsi dalam pengembangan sistem informasi sosial lainnya di era digital.